Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video Infografis
Karakter Bangsa - "Roadshow" Dilanjut Tingkat Kabupaten-Kota

Pendidikan Antikorupsi Lahirkan Generasi Muda Berkualitas

Foto : Antara/Mulyana

Penjabat (Pj) Gubernur Banten, Al Muktabar didampingi Wakil Ketua KPK Nurul Gufron saat membuka acara Roadshiw Bus KPK 2022 di Kota Serang.

A   A   A   Pengaturan Font

SERANG - Penjabat (Pj) Gubernur Banten, Al Muktabar, menyebutkan bahwa pendidikan antikorupsi dapat menumbuhkan generasi muda yang berkualitas.
"Pendidikan antikorupsi kepada generasi muda dapat menumbuhkan kualitas antikorupsi dalam rangka lanjutan tongkat estafet kepemimpinan," kata Muktabar pada rangkaian kegiatan "Roadshow" Bus KPK 2022 di Kota Serang, Sabtu.

Menurutnya, dengan tertanam sikap antikorupsi sejak dini, memberikan sebuah harapan generasi penerus dapat menjadi pemimpin yang baik ke depannya."Kita bisa berharap serta yakin pemimpin-pemimpin nanti dengan segala edukasi yang dimilikinya itu terbekali dengan sempurna. Ini termasuk bekal dari moral dan mentalitas menjadi utama dalam antikorupsi," katanya.

Ia juga menyebutkan, kegiatan "Roadshow" Bus KPK Tahun 2022 di wilayah Provinsi Banten ini merupakan upaya bersama untuk menumbuhkan nilai-nilai antikorupsi pada generasi penerus bangsa."Kalau kita lihat arahan KPK ini komprehensif sekali. Itu yang disebut jelajah negeri dalam rangka upaya atau ikhtiar kita bersama dengan target menumbuhkan nilai-nilai dalam diri tentang antikorupsi," ujarnya.

Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron, menyampaikan dengan ditanamkan sikap antikorupsi kepada anak-anak sejak dini dapat membentuk generasi muda yang berintegritas.

"Tentu KPK berharap sejak usia dini sudah memiliki integritas dan semangat untuk menjadi generasi yang siap memimpin dengan semangat antikorupsi," katanya.

Ia mengatakan jika Indonesia bebas dari korupsi, masyarakat akan merasakan dan harapan ke depannya untuk memiliki peluang yang sama dengan siapa pun dalam mendapat kesejahteraan maupun pendidikan.

"Korupsi mengakibatkan akses kesejahteraan dan akses pendidikan tidak merata. Oleh karena itu, kesejahteraan dan peningkatan SDM syaratnya antikorupsi. Maka, kami kemudian memberikan harapan dan memotivasi agar anak-anak sejak dini sudah punya cita-cita dan komitmen untuk menjadi kader-kader yang tidak korupsi," kata dia.

Kabupaten-Kota

Sementara itu, satuan pendidikan mulai dari tingkat SD, SMP, SMA/SMK se-Provinsi Banten mengikuti edukasi antikorupsi pada rangkaian agenda Roadshow Bus KPK dengan tema "Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi" di Kota Serang, Sabtu.Kepala Dinas dan Kebudayaan Provinsi Banten, Tabrani di Serang menyampaikan bahwa kegiatan mengimplementasikannilai-nilai antikorupsi ini nantinya akan segera ditindaklanjuti dengan satuan Dinas Pendidikan yang ada di Kabupaten/Kota.

"Sebagai evaluasi, pendidikan nilai-nilai antikorupsi ini akan dilakukan secara merata di Provinsi Banten," katanya.Iajuga menyampaikan terima kasih kepada tim roadshow bus KPK yang telah bersedia memberikan ilmunya terkait pencegahan korupsi pada satuan pendidikan di Banten.

Pelaksana Harian (PLH) Deputi Jejaring Pendidik, Aida Ratna Zulaiha, menyampaikan tujuan dari kegiatan edukasi antikorupsi pada satuan pendidikan ini di antaranya menanamkan nilai antikorupsi serta pengimplementasian yang berjenjang dan berkelanjutan.

Dalam menerapkan antikorupsi menyasar satuan pendidikan agar dapat meningkatkan tata kelola sehingga menjadi lembaga pendidikan yang akuntabel.

"Penerapan antikorupsi ini bisa diterapkan secara fleksibel. Bisa berupa kurikulum pembelajaran atau kegiatan lanjutan untuk meningkatkan kompetensi pendidikan antikorupsi," jelasnya.


Redaktur : Aloysius Widiyatmaka
Penulis : Aloysius Widiyatmaka

Komentar

Komentar
()

Top