Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Edisi Weekend Foto Video Infografis
Penghargaan

PAM Jaya Raih Penghargaan Pelayanan Publik

Foto : istimewa

Priyatno Bambang Hernowo

A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - PAM Jaya menerima penghargaan TOP 99 Inovasi Award yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Direktur Utama PAM JAYA, Priyatno Bambang Hernowo, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa PAM JAYA dan PALYJA meraih penghargaan TOP 99 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik.

Menurutnya, ada empat Inovasi dari Jakarta yang berhasil mendapat gelar TOP 99 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik. Salah satunya yaitu Inovasi KATROL (peningkatan kualitas air olahan Pam-Palyja di IPA Pejompongan) yang dibawakan oleh PAM JAYA bersama Operatornya PALYJA.

"Kompetisi ini sendiri, diselenggarakan oleh Kemenpan RB. Ini merupakan tahun kedua bagi PAM JAYA bersama PALYJA meraih penghargaan TOP 99 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik," ujar Hernowo dalam keterangannya, di Jakarta, Kamis (20/9).

Dia mengatakan, mitra kerja lainnya, yakni PT Aetra Air Jakarta juga pernah masuk kategori TOP 99 tahun lalu. Penghargaan itu, lanjutnya, menjadi pemacu bagi PAM Jaya untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada Masyarakat Jakarta.

Pemberian penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Menpan RB Indonesia Syafrudin, M.S.I. yang diterima oleh Inovator KATROL (peningkatan kualitas air olahan Pam-Palyja di IPA Pejompongan), yaitu Diah Infusiawati yang didampingi oleh Senior Manajer Teknik Pelayanan PAM JAYA Elly Dermawati dan President Director PALYJA Robert Rerrimassi di Hotel Shangrila Surabaya.

"Inovasi KATROL (peningkatan kualitas air olahan Pam-Palyja di IPA Pejompongan) ini merupakan inovasi yang sudah dikembangkan oleh PAM JAYA bersama PALYJA sejak tahun 2016 lalu melalui penerapan teknologi Moving Bed Biofilm Reactor (MBBR) di Instalasi Pengambilan Air Baku (IPAB) Kanal Banjir Barat," jelasnya.

Menurutnya, inovasi tersebut merupakan yang pertama dan satu-satunya di Asia Tenggara. Teknologi ini menggunakan partikel yang dinamakan Meteor yang dikembangkan oleh Degrémont dengan material proprietary polyethylene biofilm carries, yang permukaannya dapat menjadi media tumbuh mikroorganisme alami.

Mikroorganisme alami yang hidup dalam air inilah yang akan bermanfaat untuk memurnikan dan menetralisasi air dengan cara menyaring dan mengurai polutan terlarut dalam air, seperti amonium. Setelah diproses dengan teknologi MBBR, air baku akan disalurkan ke IPA Pejompongan untuk diolah menjadi air bersih.

Berkat inovasi itu, pihaknya mengklaim ada peningkatan kinerja PAM Jaya dan PALYJA dalam memproduksi air bersih. Peningkatan itu berupa penambahan alternatif sumber air baku untuk IPA Pejompongan.

"Peningkatan ini juga disebabkan oleh Instalasi Pengambilan Air Baku (IPAB) Kanal Banjir Barat yang telah dioperasikan selama 24 jam berturut-turut dengan suplai maksimal 550 liter/detik sebagai air baku tambahan," katanya.

Baca Juga :
Promosikan UMKM

pin/P-5


Redaktur : M Husen Hamidy
Penulis : Peri Irawan

Komentar

Komentar
()

Top