Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video

Oleh Jenderal Kopassus, Ia Diangggap Sulit Jadi Panglima TNI, Karir Perwira Zeni Ini Justru Melesat Sampai Puncak

Foto : Istimewa.

Jenderal Try Sutrisno dan Jenderal LB Moerdani.

A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Masa depannya di TNI sempat dianggap tak jelas oleh seorang jenderal Kopassus. Tak diduga, justru karir perwira zeni ini melesat sampai puncak. Sukses menjadi Panglima TNI.

Perwira Zeni yang karirnya diperkirakan suram oleh jenderal Kopassus itu adalah Jenderal Try Sutrisno. Kini, ia sudah purnawirawan. Sementara jenderal Kopassus yang menganggap karirnya di TNI tak jelas adalah Jenderal Leonardus Benny Moerdani. Benny juga sudah purnawirawan. Bahkan, telah meninggal dunia pada tahun 2004. Sementara Try masih jumeneng hingga sekarang.

Benny dan Try sendiri bersahabat. Berkawan karib sejak keduanya masih berpangkat perwira muda. Benny berasal dari Korps Infanteri. Sedangkan Try dari Korps Zeni.

Benny, dibesarkan di RPKAD (Kopassus). Kemudian malang melintang di dunia intelijen. Sementara Try dibesarkan di Korps Zeni. Sempat jadi Pangdam Jaya. Lalu jadi KSAD.

Keduanya sukses meraih empat bintang di pundak alias jadi jenderal penuh. Try jadi jenderal bintang empat ketika diangkat jadi KSAD. Sedangkan Benny jadi jenderal bintang empat saat dipilih jadi Panglima TNI yang ketika itu masih bernama ABRI.

Dalam bukunya Menyaksikan 30 Tahun Pemerintahan Otoriter Soeharto, Salim Said bercerita, satu waktu ketika Try baru saja menyelesaikan tugas sebagai ajudan Soeharto, Presiden saat itu, Benny mengajak sahabatnya itu masuk intelijen. Kala itu, Benny sudah jadi perwira berpengaruh di lembaga intelijen.

Benny melihat masa depan ketentaraan Try tidak begitu jelas. Kecil kemungkinan untuk jadi Panglima TNI. Sebab, jabatan itu selalu diisi oleh jenderal dari Korps Infanteri. Sementara Try adalah perwira Zeni. Tapi, prediksi Benny meleset. Justru karir sahabatnya yang merupakan perwira Zeni melesat bak meteor.

Try berhasil jadi KSAD, jabatan yang tidak pernah dipegang Benny. Bahkan setelah itu, Try dipilih Presiden Soeharto menjadi Panglima TNI. Menariknya, Try jadi Panglima ABRI menggantikan Benny, sahabatnya yang sempat memperkirakan Try sulit jadi Panglima ABRI.

Sebagai tambahan informasi, Benny Moerdani jadi Panglima ABRI dari tahun dari tahun 1983 sampai 1988. Sementara Try jadi Panglima ABRI dari tahun 1988 sampai 1993.

(ags/N-3)
Redaktur : Marcellus Widiarto

Komentar

Komentar
()

Top