Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video Infografis

Nunggu Antrean Sampai 22 Tahun, Yang Berangkat Haji Cuma 450 Orang dari 19.543 di Bogor

Foto : antara

Suasana ibadah haji di Tanah Suci Mekkah, Arab Saudi.

A   A   A   Pengaturan Font

BOGOR - Sebanyak19.543 warga Muslim di Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat, mengantre untuk berangkat berhaji ke Tanah Suci Mekkahdi Arab Saudi menurut data Kantor Kementerian Agama setempat.

"Jumlah itu sudah dikurangi yang berangkat tahun ini 450 orang," kata Kepala SeksiPenyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kota Bogor Ahyan Maemundi Bogor, Senin (23/5).

Ahyanmenambahkan, masa antre berangkat berhaji di Kota Bogor bisa sampai 22 tahun.

Ia menjelaskan, warga yang masuk antrean haji sudah membayar setoran awal biaya perjalanan ibadah haji minimal Rp25.000.000 melalui bank serta mendaftar ke Kantor Kementerian Agama.

Warga yang sudah mendaftar berhaji ke Kantor Kementerian Agama mendapat bukti pendaftaran berupa Surat Pendaftaran Pergi Haji (SPPH) serta mendapat nomor porsi atau nomor urut pendaftaran, yang juga menjadi semacam nomor antrean keberangkatan.

"Porsi juga berarti tempat duduk di pesawat nanti, penginapan, dan lain-lain mengenai keberangkatan," kata Ahyan.

Warga yang sudah memiliki nomor porsi harus melunasi biaya perjalanan ibadah haji yang ditentukan oleh pemerintah setelah mendapat jadwal keberangkatan.

Pemerintah menentukan biaya perjalanan ibadah haji berdasarkan wilayah embarkasi atau tempat keberangkatan.

Tahun ini biaya perjalanan ibadah haji bagi anggota jamaah yang akan diberangkatkan melalui Embarkasi Jakarta (Pondok Gede) Rp39.886.009 per orang dan Embarkasi Jakarta (Bekasi) Rp39.886.009 per orang.

"Tentu setiap tahun (biaya haji) bisa saja berbeda melihat dari berbagai faktor yang berkaitan dengan biaya, pesawat, penginapan, dan lain-lain. Tapi pemerintah pasti memberikan biaya terbaik yang bisa dijangkau masyarakat," kata Ahyan.


Redaktur : Lili Lestari
Penulis : Antara

Komentar

Komentar
()

Top