Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

NTB dan NTT Tuan Rumah PON 2028

📅 Kamis, 15 Sep 2022, 02:15 WIB | Oleh:
NTB dan NTT Tuan Rumah PON 2028 Doc: istimewa
Ket. Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman

JAKARTA - Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) resmi ditetapkan sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII/2028 dalam Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa (Musornaslub) KONI 2022 di Jakarta, Selasa (13/9).

NTB dan NTT terpilih secara aklamasi sebagai tuan rumah bersama pesta olahraga terbesar di Indonesia edisi ke-22 ini.

"Telah dilakukan Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa untuk menentukan tuan rumah PON ke-22 tahun 2028, yang terpilih adalah NTB dan NTT," ujar Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman dalam keterangan tertulis yang diterima Rabu (14/9).

"Proses ini harus dilakukan enam tahun sebelum pelaksanaannya dan melalui proses yang cukup panjang. Saya yakin dua provinsi itu akan mempersiapkan sebaik-baiknya," sambungnya.

Dalam pemaparan tim penjaringan dan penyaringan tuan rumah PON, lanjut Marciano, persiapan NTB dan NTT sudah mencapai 30-50 persen.

Gubernur NTB Zulkieflimansyah mengatakan menjadi tuan rumah PON 2028 adalah kesempatan yang besar dan menyebut provinsinya memiliki sejumlah fasilitas yang baik untuk menggelar multievent.

"Kami sudah melihat kesuksesan PON Papua pada tahun lalu. Nanti juga akan melihat PON Aceh-Sumatera Utara pada 2024. Sebelumnya di timur. Kemudian di barat, mungkin sekarang pertimbangannya NTB-NTT itu di tengah. Semoga kita bisa merefleksikan persatuan kesatuan Republik Indonesia," ujar Zulkieflimansyah.

"NTB seperti yang disampaikan kami fasilitas 40 sampai 60 persen telah siap. Misalnya motocross, kami tuan rumah Kejuaraan Dunia (MXGP). Jadi bisa dikatakan bukan hanya 80 persen, tapi 100 persen arena ini siap. Saya yakin lain-lain mampu dikejar dalam waktu 6 tahun," sambungnya.

Hal senada diungkapkan Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi yang mengatakan akan terus bersinergi dengan NTB untuk menyukseskan PON 2028.

"Kami dari NTB dan NTT harus menyiapkan diri sesuai motto berprestasi untuk global. Ada beberapa cabang olahraga akan kami padukan antara olah raga dan pariwisata," ujar Josef.

Sebelum PON 2028 di NTB dan NTT, pesta olahraga terbesar di Indonesia empat tahunan ini bakal lebih dulu bergulir di Aceh dan Sumatera Utara pada 2024. ben/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
Advertisement
jjroyal-luwak
pasang iklan di koran jakarta

Menbud Ajak Masyarakat Lestarikan Kebudayaan Melayu

26 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Menbud Ajak Masyarakat Lest...
Megapolitan
Pemprov DKI Terima Hibah As...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Dinas ke Singapura dan Malaysia, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Ditunggu KPK

Dinas ke Singapura dan Malaysia, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Ditunggu KPK

20 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.