Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video Infografis

Menanti Hasil RDG BI

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan penguatannya dalam perdagangan tengah pekan ini. Pergerakan IHSG dipengaruhi sikap pelaku pasar yang cenderung menanti hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) pada 21 Desember mendatang.

Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memproyeksikan IHSG dalam perdagangan, Rabu (20/12), bergerak menguat dengan support di 7.134 dan resistance 7.216. Menurutnya, sentimen penggerak IHSG meliputi sikap wait and see pasar terhadap RDG BI dan faktor menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Sebelumnya, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (19/12) sore, ditutup menguat seiring optimisme pelaku pasar terhadap potensi kebijakan soft landing dari The Fed. IHSG ditutup menguat 68,33 poin atau 0,96 persen ke posisi 7.187,85. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 10,46 poin atau 1,10 persen ke posisi 959,60.

"Penguatan IHSG lebih dipengaruhi sentimen positif dari global, di mana potensi penerapan soft landing policy dari The Fed memberikan katalis positif bagi peningkatan capital inflow ke market," ujar Analis Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta saat dihubungi di Jakarta, kemarin.

Baca Juga :
Berpotensi "Rebound"

Menurut Nafan, hal tersebut juga terlihat dari para pelaku pasar yang mengapresiasi penurunan imbal hasil (yield) US Treasury note 10 year. The Fed memutuskan untuk menahan suku bunga acuannya (FFR) di level 5,5 persen pada Federal Open Market Committee (FOMC) Meeting Desember 2023 ini.


Redaktur : Muchamad Ismail
Penulis : Muchamad Ismail, Antara

Komentar

Komentar
()

Top