Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video

Mantap, UPVNJ Kirim 30 Orang untuk Jadi Calon Komponen Cadangan

Foto : Istimewa

UPVNJ mengirimkan 30 orang sebagai calon Komponen Cadangan.

A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPVNJ) mengirimkan sebanyak 30 calon Komponen Cadangan (Komcad). Demikian diungkapkan Ria Maria Theresa, Wakil Rektor BidangKemahasiswaan dan Kerja Sama UPVNJ dalam keterangannya yang diterima Koran Jakarta, Jumat (18/6).

Menurut Maria, 30 perwakilan UPNVJ yang jadi calon Komcad ini berasal dari berbagai latar belakang pekerjaan. Ada yang masih mahasiswa, tenaga pendidikan, dan dosen. Saat ini ke-30 pasukan tersebut sudah menyelesaikan proses administrasi dan Kesehatan diRindam Jaya, Pasar Rebo, Jakarta Timur.

"Kamiakan tetap memantau mahasiswa dan karyawan yang mengikuti Komcad ini mulai dari perizinan perkuliahan dan pemberian insentif," katanya.

Ia menambahkan, persyaratan yang mesti dipenuhi calon Komcad tersebut ialah warga negara Indonesia (WNI), usia minimal 18 hingga 35 tahun. Tidak memiliki catatan kriminalitas, sehat jasmani dan rohani, laki-laki atau perempuan. Dan bukan anggota TNI atau Polri.

"Kemudian syarat selanjutnya ialah bersedia dimobilisasi di seluruh wilayah NKRI, bersedia mengikuti seleksi yang diselenggarakan oleh panitia," ujarnya

Sementara itu,Letnan Kolonel Priyo dari Rindam Jaya mengatakan, dari awal seleksi di tingkat, belum ditemukan permasalahan dari perwakilan yang dikirimkan UPVNJ.

"Alhamdulillah masih berjalan lancar, belum ada laporan permasalahan juga,tetapi ada 2 calon Komcad dari UPNVJ yang kami pulangkan dikarenakan tidak lolos di bagian kesehatannya," ujarnya.

Ia juga menerangkan, bahwa para calon Komcad ini akan mengikuti dasar militer terbatas selama tiga bula kedepan. Namun jika sudah selesai melakukan penyelesian dan pelatihan akan dikembalikan ke masyarakat dengan hak-hak sipil biasa.

"Yang kemarin daftar, ada yang dari mahasiswa, pekerja buruh bahkan yang tidak punya pekerjaan," imbuhnya.




Redaktur : Marcellus Widiarto
Penulis : Agus Supriyatna

Komentar

Komentar
()

Top