Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video

Mantan Komandan Pasukan Setan Ini Ternyata Perwira Lulusan Terbaik Akmil, Seskoad, dan Sesko TNI, Didikan Kopassus

Foto : Istimewa

Brigjen Bambang Trisnohadi.

A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Untuk menumpas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang kerap menebar teror di Papua, khususnya di Kabupaten Puncak Papua, TNI menurunkan Batalyon 315/Garuda yang bermarkas di Bogor, Jawa Barat. Sebanyak 400 personel Yonif 315/Garuda dikirimkan ke Papua.

Pasukan ini bukan pasukan biasa. Ini pasukan legendaris yang telah malang melintang sejak zaman perang kemerdekaan. Julukannya pun sangat seram. Di juluki pasukan setan. Nah, salah satu perwira yang pernah jadi komandan pasukan setan adalahBambang Trisnohadi. Dia, kini sudah jenderal bintang satu alias telah jadi Brigadir Jenderal (Brigjen).

Bambang Trisnohadi, jenderal bintang satu kelahiran bulan Februari 1972 ini bukan perwira biasa. Ia adalah jenderal didikan Kopassus. Tak hanya itu, dia juga salah satu jenderal cerdas di TNI.

Saat ini Brigjen Bambang Trisnohadi sedang ditugaskan di Bumi Cendrawasih sebagai Kepala Staf Kodam Cendrawasih. Ia merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1993.

Dan, dia bukan lulusan Akmil biasa di angkatannya. Tapi, lulusan terbaik Akmil. Peraih penghargaan Adhi Makayasa dan Tri Sakti Wiratama. Tidak hanya pernah tercatat sebagai lulusan terbaik Akmil, Brigjen Bambang Trisnohadi juga merupakan lulusan terbaik Digreg Seskoad XLVI tahun 2008.

Bukti lainnya, mantan komandan pasukan setan ini sebagai perwira cerdas, pada tahun 2017, ia dinobatkan sebagai lulusan terbaik Sesko TNI. Peraih penghargaan Adi Wira Nugraha. Brigjen Bambang Trisnohadi sendiri menjadi komandan pasukan setan atau jadi Danyonif 315/Garuda dari tahun 2010 sampai 2011.

Sebelumnya, ia pernah menjadi Pabandya Lat Ops Paspampres dari tahun 2008 sampai 2009. Dan menjadiDandenwalpri Grup A Paspampres sejak tahun 2009 hingga 2010. Sampai kemudian pada tahun 2010, ia didapuk menjadi Komandan Yonif 315/Garuda atau komandan pasukan setan. Jabatan sebagai komandan pasukan setan dipegangnya hingga tahun 2011.

Setelah itu, diangkat jadi Sespri Wakasad yang dijabatnya dari tahun 2011 sampai 2012. Dan pada tahun 2012, ia ditarik ke Paspampres untuk memegang posisi Dan Grup A Paspampres. Pada tahun 2014, ia dipercaya untuk memangku jabatanAsops Kasdam VI/Mulawarman. Selanjutnya diangkat menjadi Koorspri Kasad sejak tahun 2015 hingga 2017. Kemudian, sejak 9 April 2020, ia diberi mandat untuk memegang jabatan sebagai Kepala Staf Komando Daerah Militer XVII/Cenderawasih.



(ags/N-3)
Redaktur : Marcellus Widiarto
Penulis : Agus Supriyatna

Komentar

Komentar
()

Top