Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Edisi Weekend Foto Video Infografis

Letkol Ronald Michael Patty Resmi Pegang Jabatan Komandan Satuan Pasukan Pemukul di Papua

Foto : Istimewa

Letkol Inf Ronald Michael Patty resmi memegang jabatan sebagai Komandan Batalyon Infanteri (Yonif) 761/Kibibor Akinting.

A   A   A   Pengaturan Font

MANOKWARI - Letkol Inf Ronald Michael Patty resmi memegang jabatan sebagai Komandan Batalyon Infanteri (Yonif) 761/Kibibor Akinting. Jabatan ini sebelumnya dipegang oleh Letkol Inf Misael Marthen Jenry Polii.

Mengutip keterangan tertulis Penerangan Kodam Kasuari yang diterima Koran Jakarta, Kamis (8/7), Sertijab jabatan Komandan Batalyon Infanteri (Yonif) 761/Kibibor Akinting dari Letkol Inf Misael Marthen Jenry Polii kepada pejabat baru Letkol Inf Ronald Michael Patty telah digelar dalam satu acara tradisi satuan. Acara dipimpin langsung Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, di Warmare Manokwari, Papua Barat.

Dalam rilis tertulisnya, Penerangan Kodam XVIII/Kasuari juga menyebutkan Yonif 761/KA ini baru diresmikan pada tahun 2019. Letkol Inf Misael merupakan pejabat pertama yang menjabat Danyonif 761/KA. Satuan ini merupakan pemukul Kodam XVIII/Kasuari yang diharapkan dapat meningkatkan kemampuan satuan manuver Kodam terutama dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Provinsi Papua Barat.

Mayjen Cantiasa mengatakan hadirnya Batalyon ini merupakan implementasi dari rencana strategis Kodam XVIII/Kasuari guna melengkapi organisasi dan satuan tempur infanteri dalam rangka menghadapi potensi ancaman bersenjata yang mungkin muncul di wilayah Papua Barat.

Kata dia, sengan medan tempur hutan gunung dan dengan situasi geografis yang sangat luas para prajurit Yonif 761 harus mempunyai kemampuan skill di bidang link, long, ring, petrol untuk bergerak patroli yang cukup jauh.

"Ini sesuai dengan tugas pokok Yonif mencari, mendekati, menghancurkan lawan atau musuh selain itu merebut, menguasai serta mempertahankan medan baik itu yang berdiri sendiri maupun dalam hubungan yang besar," ujarnya.

Tidak lupa, mantan Danjen Kopassus ini juga mengingatkan pejabat baru untuk selalu memelihara dan meningkatkan kemampuan teknik dan taktik tempur prajurit dan satuan sesuai program dari Komando. Sehingga terwujud prajurit yang disiplin, tanggap, tanggon dan trengginas. Serta satuan yang selalu siap operasional yang tentunya harus berpedoman dengan Sapta Marga, Sumpah Prajurit, 8 Wajib TNI serta Pancasila.

"Jaga keteguhan, kesucian dan keberanian serta semangat pantang menyerah sesuai arti lambang Satuan Kibibor Akinting, yaitu memiliki semangat, optimis dan kepercayaan serta kejayaan di medan tugas dan merupakan tempat bagi prajurit-prajurit yang memiliki kecerdasan dan keterampilan serta mampu bermanuver di manapun berada," katanya.


Redaktur : Marcellus Widiarto
Penulis : Agus Supriyatna

Komentar

Komentar
()

Top