
Kondisi Terkini Paus Fransiscus, Vatikan: Laporan Medis Tunjukkan Tanda-tanda Pemulihan
Paus Fransiskus menyampaikan homilinya selama Audiensi Umum mingguan di Aula Paulus VI pada 12 Februari 2025 di Kota Vatikan, Vatikan.
Foto: Foxnews/ReutersVATICAN CITY – Kondisi kesehatan Paus Fransiskus mulai menunjukkan “sedikit perbaikan”. Gagal ginjal uang dialami Paus mulai “mereda” pada Rabu (26/2), menurut Vatikan.
"Kondisi klinis Bapa Suci selama 24 jam terakhir menunjukkan sedikit perbaikan," demikian pernyataan Kantor Pers Takhta Suci yang dilaporkan National Catholic Register.
"Gangguan ginjal ringan yang dialaminya dalam beberapa hari terakhir telah mereda."
Meskipun ada perbaikan, laporan medis terbaru menyatakan bahwa “prognosis Paus masih belum pasti.”
Paus berusia 88 tahun itu menjalani CT Scan dada pada Selasa (25/2) malam yang menunjukkan “evolusi normal” peradangan paru-paru yang disebabkan oleh pneumonia.
Tes darah yang dilakukan hari Rabu mengonfirmasi bahwa Paus, meskipun rapuh, menunjukkan tanda-tanda pemulihan.
“Pemeriksaan hematokimia dan hemakrositometri hari ini mengonfirmasi perbaikan kemarin,” menurut pernyataan Vatikan malam itu.
Paus tidak mengalami “krisis pernapasan asma” pada hari ke-12 perawatannya di Rumah Sakit Gemelli tetapi terus menjalani “terapi oksigen aliran tinggi” dan fisioterapi pernapasan untuk mengobati pneumonianya.
“Pada pagi hari, Bapa Suci menerima Ekaristi. Sore harinya dihabiskan untuk kegiatan kerja,” demikian simpulan laporan Vatikan.
Meskipun Paus bertemu dengan pejabat Vatikan di Rumah Sakit Gemelli awal minggu ini, termasuk Menteri Luar Negeri Kardinal Pietro Parolin dan Uskup Agung Edgar Peña Parra, pengganti urusan umum Sekretariat Negara, Paus belum menerima satu pun pengunjung hari ini, kata Vatikan.
Di Roma, paroki-paroki dan komunitas-komunitas religius terus mempersembahkan Misa dan doa untuk Paus Fransiskus, kesehatannya, dan kepemimpinan Gereja sementara Paus tetap berada di rumah sakit untuk perawatan medis yang sedang berlangsung.
Sejak Senin, Keuskupan Roma dan Kuria Roma telah bekerja sama menyelenggarakan acara doa malam yang terbuka untuk umum di Lapangan Santo Petrus untuk berdoa bagi kesembuhan Paus.
Kardinal Italia Giovanni Battista Re, dekan Dewan Kardinal, akan memimpin Rosario Rabu malam.
Berita Trending
- 1 Terkenal Kritis, Band Sukatani Malah Diajak Kapolri Jadi Duta Polri
- 2 Pangkas Anggaran Jangan Rampas Hak Aktor Pendidikan
- 3 Akses Pasar Global Makin Mudah, BEI Luncurkan Kontrak Berjangka Indeks Asing
- 4 Bangun Infrastruktur yang Mendorong Transformasi Ekonomi
- 5 Guterres: Pengaturan Keamanan Global "Berantakan"
Berita Terkini
-
Upaya memberantas geng motor di Sukabumi
-
Pemkot Jaksel sambut bulan suci dengan menggelar Festival Ramadhan
-
Tim SAR hentikan pencarian bocah yang diterkam buaya di Kubu Raya
-
Menteri Agama Nasaruddin Umar Ajak Masyarakat Wujudkan Ramadan yang Menyenangkan dan Menenangkan
-
Influencer Gadungan AS Lolos dari Jeratan Hukum Rumania