Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Komando PBB: Penjaga Perbatasan Mulai Dipersenjatai

📅 Rabu, 20 Des 2023, 02:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Komando PBB: Penjaga  Perbatasan Mulai Dipersenjatai Doc: AFP/WON DAI-YEON
Ket. Penjaga Perbatasan l Sejumlah anggota pasukan penjaga perbatasan Korsel berpatroli dengan senjata lengkap di perbatasan dengan Korut beberapa waktu lalu. Pada Selasa (19/12) Komando PBB telah mengizinkan pasukan penjaga perbatasan di Korsel untuk membawa senjata.

SEOUL - Pasukan di Area Keamanan Bersama (JSA) sisi Korea Selatan (Korsel) di perbatasan dengan Korea Utara (Korut), telah diizinkan untuk membawa senjata, kata Komando PBB (UNC) pada Selasa (19/12). Langkah itu diambil setelah setelah tentara Korut yang berjaga di perbatasan dilaporkan mulai membawa senjata sejak bulan lalu.

Komando PBB yang dipimpin AS selama ini bertugas untuk mengawasi tentara dari kedua negara yang saling berhadapan di JSA. Korut dan Korsel sebelumnya sepakat untuk melucuti senjata pasukan mereka di JSA sesuai dengan pakta militer tahun 2018, namun pasukan Korut dilaporkan membawa senjata sejak November lalu setelah kesepakatan tersebut mulai gagal.

Bulan lalu, Seoul menangguhkan sebagian perjanjian lima tahun tersebut menyusul peluncuran satelit mata-mata Pyongyang. Korut menanggapinya dengan membatalkan perjanjian tersebut sepenuhnya, dan berjanji untuk mengerahkan angkatan bersenjata yang lebih kuat dan senjata baru di sepanjang perbatasan.

"Keputusan untuk mengizinkan pasukan UNC membawa senjata terjadi setelah tentara Korut dipersenjatai," kata UNC dalam sebuah pernyataan. "UNC telah memberi wewenang kepada anggota pasukan penjaga perbatasan yang terlatih dan memenuhi syarat di sisi JSA UNC untuk dipersenjatai kembali guna melindungi personel sipil dan militer," imbuh UNC seraya menjelaskan bahwa tindakan ini diambil dengan sangat hati-hati.

Sementara itu pemimpin Korut, Kim Jong-un, telah berjanji untuk mempercepat pengembangan nuklir negaranya dan memperingatkan Amerika Serikat (AS) agar tidak membuat keputusan yang salah. Pernyataan Kim Jong-un itu dilontarkan setelah ia mengawasi peluncuran misil balistik paling kuat di negara itu, kata media pemerintah pada Selasa.

Kim Jong-un mengatakan bahwa peluncuran misil yang mampu mencapai daratan AS pada Senin (18/12) lalu adalah sinyal yang jelas bagi kekuatan musuh dan menunjukkan pilihan negaranya jika Washington DC membuat keputusan yang salah terhadap Korut, lapor kantor berita KCNA.

"Uji coba peluncuran ICBM Hwasong-18 dilakukan sebagai aksi militer penting untuk menunjukkan secara jelas kekuatan strategis nuklir Korut serta kemauan perlawanan yang luar biasa dan kekuatan yang tiada tara terhadap musuh," tulis KCNA.

Berbagi Informasi

Sementara itu Korsel, AS, dan Jepang, telah memulai berbagi informasi peringatan misil Korut secara real time pada Selasa.

Kementerian Pertahanan Korsel menyatakan bahwa tiga negara tersebut mengoperasikan sistem berbagi informasi peringatan misil bersama informasi pemantauan Korut yang hingga saat ini ditangani oleh tiga negara secara terpisah.

Langkah tersebut telah disepakati dalam pertemuan menteri pertahanan antara Korsel, AS, dan Jepang, pada November lalu untuk memantau dan mendeteksi aktivitas misil Korut secara real time. AFP/KBS/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
Daerah
Kasus yang Melingkungi Proy...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
Olahraga
Sabalengka di Luar Dugaan D...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

56 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.