Kawal Pemilu Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video Infografis
Kepemimpinan Nasional

Jokowi Tegaskan Indonesia Butuh Pemimpin Pemberani

Foto : ANTARA/HAFIDZ MUBARAK A

PRESIDEN DI PUNCAK MUSYAWARAH RAKYAT I Presiden Joko Widodo menyapa peserta pada puncak acara Musyawarah Rakyat (Musra) di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (14/5). Dalam acara tersebut Presiden Joko Widodo menerima tiga nama bakal calon presiden serta empat nama bakal calon wakil presiden di antaranya Mahfud MD dan Moeldoko berdasarkan hasil Musra.

A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA -Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan pemimpin Indonesia pada masa depan harus seseorang yang pemberani dan dekat dengan rakyat.

"Rakyat kita, rakyat Indonesia butuh pemimpin yang tepat, butuh pemimpin yang benar, yang dekat dengan rakyat, yang paham hati rakyat, yang tahu kebutuhan rakyat, yang mau bekerja keras untuk rakyat. Itu yang dibutuhkan, dan pemberani, yang berani, pemberani demi rakyat," kata Presiden Jokowi di Jakarta pada Minggu (14/5).

Presiden Jokowi menyampaikan hal tersebut pada acara Musyawarah Rakyat (Musra) Indonesia di Istora Senayan, Jakarta. Dalam Musra tersebut, Ketua Panitia Musra Indonesia Panel Barus menyerahkan hasil Musra yaitu tiga nama calon presiden untuk pemilu 2024 berdasarkan hasil penyaringan nama dari sejumlah organisasi relawan.

"Rakyat butuh pemimpin yang paham, yang ngerti bagaimana memajukan negara ini, karena pemimpin itu harus paham dan tahu potensi serta kekuatan negara ini, kekuatan bangsa ini apa," tambah Presiden.

Apalagi, menurut Presiden Jokowi, Indonesia adalah negara besar dengan sekitar 280 juta orang penduduk. "Dia (pemimpin Indonesia) harus ngerti, dia harus tahu dan pemimpin itu harus tahu dan paham bagaimana memajukan negara ini dari sisi mana, dan mampu memanfaatkan peluang yg ada, bukan hanya duduk di sana dan rutinitas, bukan hanya duduk di sana dan tanda tangan, bukan itu," ungkap Presiden.
Halaman Selanjutnya....


Redaktur : Sriyono
Penulis : Antara

Komentar

Komentar
()

Top