
Jenderal Bintang Tiga Kawan Satu Angkatan Jenderal Andika Ini Juga Masuk Bursa Calon Kasad
Letjen AM Putranto.
Foto: IstimewaJAKARTA - Jenderal bintang tiga kawan satu angkatan dengan Jenderal Andika Perkasaini juga masuk bursa calon Kasad. Seperti diketahui, sebentar lagi posisi Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) akan lowong, seiring telah disetujuinya Jenderal Andika Perkasa, Kasad saat ini sebagai calon Panglima TNI.
Maka, setelah Jenderal Andika dilantik, posisi Kasad pun akan diisi oleh orang baru. Nah, salah satu jenderal bintang tiga yang masuk bursa calon Kasad adalah jenderal bintang tiga ini.
Dia pernah jadi Komandan Batalyon Infanteri Lintas Udara 433/Julu Siri yang berkedudukan di Makassar, Sulawesi Selatan. Kini pangkatnya Letnan Jenderal atau jenderal bintang tiga.
Dia, jenderal 'linud' yang ternyata satu letting dengan Jenderal Andika Perkasa, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) saat ini. Sama-sama lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1987.
Siapa dia? Dia adalah Letnan Jenderal (Letjen) TNI Anto Mukti Putranto. Jenderal bintang tiga kelahiran Jember, Jawa Timur, 26 Februari 1964 ini sekarang sedang memegang posisi sebagai Komandan Kodiklat TNI AD yang dipegangnya sejak 13 Juli 2018.
Ia jadi Komandan Kodiklat TNI AD menggantikan Jenderal Andika Perkasa, kawan satu angkatannya di Akmil. Ketika itu, Jenderal Andika dipromosikan jadi Pangkostrad, sebelum akhirnya naik kelas menjadi Kasad.
Sejak lulus dari Akmil, Letjen AM Putranto mulai merintis karirnya di satuan Linud. Ia tercatat, pernah jadiDanton-3/B Yonif Linud 612/ Modang pada tahun 1987. Kemudian, merangkak naik menjadi Dankima Yonif Linud 612/Modang pada tahun 1990. Tahun 1992, dia dipercaya menjadiDankipan A Yonif Linud 612/Modang. Setelah itu, ditugaskan untuk menduduki posisi Kasi 4/Log Yonif Linud 612/Modang pada tahun 1994 dan menjadi Kasi 3/Pers Yonif Linud 612/Modang pada tahun 1995.
Setahun berikutnya, AM Putranto dapat penugasan baru sebagai Pasi Ops Kodim 0905/Bpp. Lalu mengisi posisi Gumil Gol VI/Septik Pusdikif pada tahun 1997. Jabatan lain yang pernah dipegangnya antara lain sebagai Kasi Dok/Turjuk Linud Pussenif tahun 1998, Pamen Pussenif dalam rangka pendidikan di Seskoad tahun 1997 dan jadi Ps. Danyonif Linud 433/Julu Siri pada tahun 2000.
Di tahun yang sama ia ditugaskan ke luar negeri, dipercaya untuk memangku posisi Dansatgas Yonif Mekanis TNI Kongo. Pulang dari luar negeri, AM Putranto, diberi kepercayaan untuk memegang jabatan Danyonif Linud 433/Julu Siri. Jabatan Danyonif Linud 433/Julu Siri dipegangnya pada tahun 2001.
Setelah itu, ditunjuk jadi Pabandya Ops Sops Kostrad dan jadi Dandim 1422/Maros pada tahun 2004, serta Dandim 1408/BS Makassar pada tahun 2005. Karirnya terus naik. Setelah itu, AM Putranto dipromosikan menjadi Kasbrigif Linud 3/ Tri Budi Sakti pada tahun 2006.
Lalu, pada tahun 2008, ia juga dapat promosi jabatan menjadi Waaster Kaskostrad. Tahun 2009, kembali ia dipercaya menjadi komandan. Di tahun itu, AM Putranto ditugaskan untuk memegang posisi Danbrigif Linud 18/Trisula. Dan pada tahun 2011, ia ditunjuk jadi Danmentar Akmil.
Setahun berikutnya, yakni pada tahun 2012, ia dipromosikan menjadi Danrem 061/Surya Kencana. Di tahun yang sama, ia digeser untuk memegang posisi Paban VI/Binorg Srenad.
Antara tahun 2013 sampai 2016, AM Putranto ditugaskan menjadi Dan PMPP TNI. Pangkatnya pun naik jadi Brigjen. Karirnya terus naik. Pada tahun 2016, ia kembali dapat posisi baru sebagai Pangdivif 1/Kostrad yang dipegangnya sampai tahun 2017. Pangkatnya ikut naik. AM Putranto jadi Mayor Jenderal alias jenderal bintang dua.
Usai menjabat Pangdivif 1/Kostrad, AM Putranto ditunjuk jadi Pangdam II/Sriwijaya yang mulai ia jabat sejak 2017. Jabatan Pangdam II/Sriwijaya dipegangnya sampai tahun 2018. Di tahun yang sama, kembali ia dapat promosi jabatan saat ditunjuk jadi Dankodiklat AD. Bintang di pundaknya pun bertambah satu jadi jenderal bintang tiga.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Agus Supriyatna
Tag Terkait:
Berita Trending
- 1 Terkenal Kritis, Band Sukatani Malah Diajak Kapolri Jadi Duta Polri
- 2 Pangkas Anggaran Jangan Rampas Hak Aktor Pendidikan
- 3 Akses Pasar Global Makin Mudah, BEI Luncurkan Kontrak Berjangka Indeks Asing
- 4 Bangun Infrastruktur yang Mendorong Transformasi Ekonomi
- 5 Guterres: Pengaturan Keamanan Global "Berantakan"