Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Edisi Weekend Foto Video Infografis

Jamal Musiala Sumber Kreativitas Lini Tengah Bayern

Foto : Ina FASSBENDER / AFP

Sumber Kreativitas I Pemain depan Jerman, Jamal Musiala menggiring bola saat pertandingan persahabatan antara Belanda melawan Jerman di Johan Cruyff ArenA, Amsterdam, beberapa waktlu lalu. Musiala terbukti menjadi sumber kreativitas di lini tengah Bayern Muenchen. Musiala sempat menolak Chelsea demi kembali ke negara asalnya, Jerman.

A   A   A   Pengaturan Font

BERLIN - Meskipun baru berusia 19 tahun pada bulan Februari lalu, tetapi Jamal Musiala terbukti menjadi sumber kreativitas di lini tengah Bayern Muenchen. Musiala sempat menolak Chelsea demi kembali ke negara asalnya, Jerman.

Ketika Bayern menghadapi Villarreal pada laga leg pertama perempat final Liga Champions Kamis (7/4), Musiala dapat ditempatkan sebagai gelandang serang atau bertahan. "Dia bisa memperkuat tim mana pun - termasuk Bayern Munich dan tim nasional," ujar pelatih Jerman Hansi Flick.

"Dia tahu bagaimana menegaskan dirinya sendiri, menciptakan ruang, sangat bagus dalam satu lawan satu, dan bisa menggiring bola dengan cepat," sambungnya.

Musiala masuk ke tim utama Bayern musim lalu sebagai gelandang serang. Dia lahir di Stuttgart, tetapi pindah bersama keluarganya ke Inggris saat masih kecil dan tumbuh melalui akademi Chelsea sebelum bergabung dengan Bayern pada 2019.

Meskipun bermain untuk tim Inggris U-21 pada tahun 2020, dia akhirnya memilih untuk memperkuat Jerman pada level senior. Debut penuhnya untuk juara dunia empat kali itu didapatnya pada Maret 2021.

September lalu, legenda Jerman Lothar Matthaeus mengatakan Musiala bisa menjadi "Neymar kedua". Hal itu diungkapnya setelah remaja itu tampil memukau dengan gol dan assist saat masuk dari bangku cadangan dalam kemenangan Bayern atas RB Leipzig.

Remaja kurus itu dijuluki "Bambi" oleh rekan satu timnya. Dia menunjukkan sisi yang lebih agresif sejak beralih ke peran ke posisi yang lebih dalam untuk Bayern dan tim nasional Jerman dalam beberapa pekan terakhir.

Flick memainkan Musiala sebagai gelandang serang saat Jerman menang 2-0 atas Israel dalam pertandingan persahabatan, kemudian menurunkannya kembali ke lapangan saat bermain imbang 1-1 pekan lalu kontra Belanda.

Musikala cukup rendah hati dan mengatakan harus banyak belajar dari Flick dan Nagelsmann. "Dalam peran sebagai pemain di posisi nomor enam, saya harus sedikit lebih pintar dengan lebih disiplin," ujar Musiala.

"Saya telah melakukannya dengan baik baru-baru ini, tetapi saya masih memiliki banyak hal untuk ditingkatkan," sambungnya.

Untuk Bayern, Nagelsmann menilai Musiala sebagai pilihan pertama untuk beroperasi tepat di belakang Robert Lewandowski setiap kali Thomas Mueller tidak tersedia. Dia mengisyaratkan Musiala bisa menjadi starter saat menghadapi Villarreal. ben/AFP/S-2


Redaktur : Sriyono
Penulis : Benny Mudesta Putra, AFP

Komentar

Komentar
()

Top