Koran Jakarta | Informasi Berita Terkini Hari Ini
Koran Jakarta | June 3 2020
iklan koran jakarta
koran jakarta berita terkini hari ini 1 koran jakarta berita terkini hari ini 2

Kesejahteraan Petani Terus Merosot

Rabu 3/6/2020 | 00:04
A   A   A   Pengaturan Font
» Penurunan Nilai Tukar Petani (NTP) dalam empat bulan terakhir perlu diantisipasi dengan memberi stimulus ke sektor pertanian. » Jika NTP terus turun,...
Tampilkan Semua
FOLLOW US
KURS
SAHAM
LAPORAN KEUANGAN
laporan keuangan koran jakarta
Nasional

Personel Satgas Yonif 411 Kostrad dan Warga Memanen Semangka

Rabu 3/6/2020 | 11:51
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Personel Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas)  RI-PNG Yonif MR 411/Pdw Kostrad, melaksanakan kegiatan panen buah semangka, hasil kebun bersama warga masyarakat Kampung Sota, Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Papua.

Dansatgas Yonif MR 411/Pdw Kostrad, Mayor Inf Rizky Aditya, dalam pernyataan tertulisnya yang diterima Koran Jakarta, Rabu (3/6) mengatakan di sela-sela tugas pokok mengamankan wilayah perbatasan RI-PNG, personel Satgas mengembangkan potensi dalam bidang berkebun guna memanfaatkan lahan kosong sekitar pos.

Seperti yang dilakukan personel Pos Komando Utama (Kout) Sota, beberapa bulan lalu menaman buah semangka, kini musim panen tiba. Hasilnya cukup melimpah, yang sebagian dibagikan kepada warga dan sebagian dijual di Kota Merauke.

Dalam panen semangka kali ini, Senin sore, delapan personel Pos Kout Sota yang dipimpin Patop Satgas Letda Ctp Firman Hadi Purnama, bersama warga binaan ikut memanen hasil kebun yang juga sebagai salah satu wadah untuk mempererat tali silaturahmi.

Tujuan dari berkebun ini sebagai salah satu cara untuk memotivasi warga asli Papua di Kampung Sota agar semangat dalam berkebun memanfaatkan lahannya. “Tidak harus di lahan luas karena jika diberdayakan secara maksimal, hasilnya bisa melimpah, serta dapat dijual untuk meningkatkan pendapatan,” kata Rizki.

Dansatgas mengungkapkan kegiatan berkebun ini telah digalakkan oleh personel Pos Kout Sota dalam kegiatan farmer field day atau temu tani yang bekerja sama dengan PT Ewindo pada Desember 2019, yang digunakan sebagai media komsos Satgas dengan masyarakat untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di perbatasan.

Di tempat terpisah, Wadansatgas Yonif MR 411/Pdw Kostrad, Mayor Inf Ilham Datu Ramang mengatakan, berkebun dilaksanakan selain mengisi waktu luang di tengah tugas juga sebagai salah satu usaha dalam ketahanan pangan. Dengan adanya lahan kosong yang masih luas menjadi peluang untuk membudidayakan tanaman sayuran atau buah untuk memotivasi masyarakat perbatasan.

“Kami berupaya membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di  perbatasan RI-PNG, khususnya dalam bidang pertanian, seperti membantu warga berkebun, mengadakan temu tani, dan memotivasi dan memberi contoh melalui kebun yang dimiliki Pos Kout Sota,” tuturnya.

Seperti komitmen sejak awal bertugas, kehadiran Satgas di tengah masyarakat untuk mempererat tali silaturahim, sehingga kemanunggalan TNI-rakyat selalu ada dan nyata. “Tidak hanya memanen buah, tetapi kita (Satgas) juga saling bertukar pikiran tentang wawasan dalam meningkatkan hasil pertanian sesuai dengan harapan,” jelasnya.

Salah satu warga, Martinus Ndiken (51 tahun) mengucapkan terima kasih kepada Satgas Yonif MR 411/Pdw Kostrad yang telah memberikan hasil panen buah semangka kepada warga sekitar. “Kami berharap ketulusan dan keikhlasan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat, sehingga terjalin ikatan kekeluargaan yang semakin erat antara TNI dan masyarakat,” ucapnya. mar/N-3

Tampilkan Semua

Penyidik KPK Akan Periksa 2 Saksi untuk Pemberi Suap Nurhadi

Rabu 3/6/2020 | 11:33
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan dua saksi untuk tersangka Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (MIT), Hiendra Soenjoto (HS) yang diduga sebagai pemberi suap mantan Sekretaris Mahkamah...
Selengkapnya

KPK Jadwalkan Periksa Dua PNS Kabupaten Bogor

Rabu 3/6/2020 | 11:24
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan memeriksa dua Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kabupaten Bogor sebagai saksi kasus tindak pidana korupsi pemotongan uang dan gratifikasi oleh mantan Bupati Bogor 2008-2014...
Selengkapnya

Buka Wisata Prambanan

Rabu 3/6/2020 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita nasional lainnya
beriklan di koran jakarta
Mondial

Penurunan Biaya EBT Pertanda Transisi Energi

Rabu 3/6/2020 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font

LONDON - Penurunan biaya bagi energi baru terbarukan (EBT) akan menjadi pertanda dimulainya transisi global menuju penggunaan energi rendah karbon. Hal itu diumumkan International Renewable Energy Agency (IRENA) dalam laporannya yang dipublikasikan pada Selasa (2/6). “Dengan semakin murahnya pembangunan ladang pembangkit energi surya dan angin dari pada mengoperasikan pembangkit energi batu bara, maka ini akan jadi pertanda terjadinya transisi energi,” lapor IRENA. Disampaikan pula oleh IRENA bahwa semakin murahnya biaya pembangkit EBT daripada generasi pembangkit berbahan bakar fosil bisa membantu pemerintah untuk merangkul langkah pemulihan bagi perekonomian yang ramah lingkungan (green economic) yang terdampak oleh terjadinya pandemi virus korona.

“Kita telah mencapai tahap penting dalam masalah transisi energi,” kata Direktur Jenderal IRENA, Francesco La Camera. Walau para ilmuwan mengatakan bahwa dunia harus lebih cepat dalam mengupayakan transisi energi untuk menghindari dampak buruk dari perubahan iklim, dalam laporan IRENA dinyatakan bahwa energi angin dan surya saat ini sudah semakin kompetitif dalam hal biayanya saja.

“Lebih dari setengah kapasitas EBT yang dibangun pada 2019, beban biayanya lebih murah dibandingkan pembangunan pembangkit energi batu bara terbaru dengan biaya yang paling murah,” lapor institusi yang bermarkas di Abu Dhabi itu. Kurangi Emisi Dalam laporan IRENA juga disebutkan bahwa lelang kontrak proyek pembangunan ladang pembangkit energi tenaga surya dan kincir angin di tepi pantai rata-rata biayanya lebih rendah dari pada mengoperasikan pembangkit energi batu bara yang telah ada dan semakin mahal seiring semakin tipisnya cadangan batu bara. Berdasarkan kalkulasi, dunia bisa menghemat hingga 23 miliar dollar AS terkait beban biaya sistem energi jika memanfaatkan ladang pembangkit energi surya dan angin yang kapasitasnya setara untuk menggantikan pembangkit energi batu bara yang bisa menghasilkan listrik sebesar 500 gigawatt. Pembangkit energi batu bara saat ini masih banyak dioperasikan di Tiongkok, India, Polandia, Korea Selatan, Jepang, Jerman dan Amerika Serikat (AS).

“Jika pembangkit energi batu bara diganti oleh pem bangkit EBT juga bisa mengurangi emisi karbon dioksida global setara dengan 5 persen dari total emisi CO2 yang dihasilkan dunia pada 2019,” demikian laporan IRENA.

SB/Ant/I-1

Tampilkan Semua

Selandia Baru Cabut Seluruh Aturan terkait Covid-19

Rabu 3/6/2020 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
WELLINGTON - Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern, pada Selasa (2/6) mengatakan bahwa seluruh aturan untuk membatasi penyebaran virus korona mungkin akan dicabut pada pekan depan. Langkah itu diambil setelah Negeri Kiwi berhasil...
Selengkapnya

WHO Ingatkan Bahaya Antibiotik

Rabu 3/6/2020 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
World Health Organization mewanti-wanti bahaya penggunaan antibiotik selama terjadi pandemi virus korona dengan menyatakan bahwa resistensi bakteri bisa meningkatkan angka kematian. JENEWA - Peningkatan penggunaan obat antibiotik dalam...
Selengkapnya

Pemimpin Hong Kong Tuding AS Terapkan Standar Ganda

Rabu 3/6/2020 | 03:00
A   A   A   Pengaturan Font
Aksi Unjuk Rasa HONG KONG - Pemimpin Hong Kong, Carrie Lam, pada Selasa (2/6) menuding Amerika Serikat (AS) telah menerapkan standar ganda dalam tanggapannya terhadap aksi protes yang disertai kekerasan. Tudingan itu dikemukakan Lam...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita mondial lainnya
beriklan di koran jakarta
Polkam

Wawancara Deddy Corbuzier dengan Siti Fadilah Langgar Prosedur

Selasa 26/5/2020 | 12:05
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) menyatakan wawancara yang dilakukan presenter Deddy Corbuzier dengan Menteri Kesehatan RI periode 2004-2009 Siti Fadilah Supari, pada Rabu (20/5/2020), di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, melanggar prosedur."

Kegiatan liputan dan wawancara Siti Fadilah dan Deddy Corbuzer tidak sesuai dan tidak memenuhi persyaratan yang tercantum pada Peraturan Menteri Hukum dan HAM Pengelolaan dan Pelayanan Informasi dan Dokumentasi pada Ditjenpas, Kantor Wilayah Kemenkumham dan UPT Pemasyarakatan, Pas No. M..HH-01.IN.04.03, 5 Oktober Tahun 2011," ujar Kabag Humas dan Protokol Ditjenpas, Rika Aprianti dalam keterangan pers di Jakarta, Selasa (26/5/2020).

Rika menjelaskan, pada Pasal 28 ayat (1) disebutkan bahwa peliputan untuk kepentingan penyediaan informasi dan dokumentasi harus mendapat izin secara tertulis dari Ditjenpas.

Kemudian, Pasal 30 ayat (3) menyatakan bahwa peliputan hanya dapat dilakukan pada hari kerja dan jam kerja yang ditentukan oleh masing-masing unit atau satuan kerja.

Pelaksaanaan peliputan juga harus didampingi oleh pegawai pemasyarakatan dan sesuai dengan prosedur yang ditetapkan, sebagaimana tertuang pada Pasal 30 ayat (4).

"Dan pada Pasal 32 ayat (2) menyatakan bahwa wawancara terhadap narapidana hanya dapat dilakukan jika berkaitan dengan pembinaan narapidana," ucap Rika.

Ditjenpas menilai kegiatan peliputan dan wawancara yang dilakukan Deddy Corbuzier dengan Siti Fadilah tidak memenuhi ketentuan-ketentuan tersebut.

Rika kemudian menjelaskan kronologi wawancara yang dilakukan antara Deddy dan Siti Fadilah.

Pada 20 Mei 2020, Siti Fadilah dirujuk ke RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta untuk menjalani pemeriksaan terkait penyakit asma yang dia derita. Rujukan tersebut berdasarkan rekomendasi dari dokter Rutan Pondok Bambu dan telah disetujui oleh Pelaksana tugas (Plt) Kepala Rutan.

Berdasarkan keterangan dari pihak Rutan Pondok Bambu yang telah melakukan penelusuran baik kepada Siti Fadilah maupun dua orang petugas yang berjaga saat itu, terjadinya wawancara antara Menteri Kesehatan era Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono dengan Deddy Corbuzier tersebut diperkirakan terjadi pada Rabu (20/5) malam, di Ruang Paviliun Kartika kamar 206, RSPAD Gatot Subroto, antara pukul 21.30 WIB hingga 23.30 WIB.

Hal tersebut, kata Rika, didasarkan pada informasi bahwa pada pukul 21.30 WIB, terdapat empat orang, terdiri dua laki-laki dan dua perempuan, masuk ke dalam ruang perawatan Siti Fadilah.

"Ada empat orang, dua laki-laki dan dua perempuan, yang masuk ke ruang rawat Siti Fadilah, mengenakan masker dan salah satunya menggunakan penutup kepala dari jaket dan mengenakan ransel. Satu di antaranya adalah Deddy Corbuzier," ujar Rika.

Rika mengatakan, petugas jaga saat itu tidak sempat bertanya keperluan para tamu tersebut, karena pintu ruang rawat telah terlebih dahulu dikunci dari dalam. Bahkan, kata Rika, perawat yang ingin masuk untuk memberi obat-obatan pun tidak diperkenankan masuk ke dalam ruangan.

"Saat ada perawat yang ingin masuk ruang rawat untuk memberi obat-obatan pun dilarang masuk oleh keluarga yang bersangkutan," ucap dia.

Adapun pihak Rutan Pondok Bambu baru mengetahui adanya wawancara tersebut, setelah melihat unggahan video di akun instagram milik Deddy Corbuzier, pada Kamis (21/5).

"Selanjutnya Plt Karutan memerintahkan Plt KPR dan Kasi Pelayanan Tahanan untuk langsung menulusuri tayangan wawancara tersebut," tutur Rika.

Siti Fadilah sendiri sejak Jumat (22/5) telah dikembalikan ke Rutan Pondok Bambu untuk melakukan rawat jalan di Klinik rutan. Terpidana kasus korupsi pengadaan alat kesehatan (alkes) pada 2005 itu juga dinyatakan negatif Covid-19. yok/Antara/AR-2

Tampilkan Semua

Musisi Nasional, Ketua MPR, DPR. DPD, Panglima TNI, Kapolri, hingga Presiden, Ramaikan Konser Virtual

Sabtu 16/5/2020 | 13:10
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengajak masyarakat menyaksikan konser virtual 'Berbagi Kasih Bersama Bimbo' yang disiarkan secara langsung dari studio TVRI, Minggu 17 Mei 2020, pukul 19.30 - 22.00 WIB. Konser ini akan di-relay...
Selengkapnya

30% Dana Bantuan Negara Diusulkan untuk Perempuan

Senin 24/2/2020 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Untuk bisa menyiapkan calon pemimpin bangsa yang berintegritas, khususnya dari kalangan perempuan maka partai harus anggarkan dana khusus kederisasi kaum hawa. JAKARTA - Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) mengusulkan 30...
Selengkapnya

Panwas Pilkada Soppeng Dilindungi Asuransi

Jumat 7/2/2020 | 07:00
A   A   A   Pengaturan Font
MAKASSAR - Panitia pengawas (Panwas) pemilihan ke­pala daerah (Pilkada) Kabupaten Soppeng mendapat per­lindungan asuransi dari Badan Penyelenggara Jaminan So­sial Ketenagakerjaan. Sebanyak 611 pengawas didaftarkan pada dua...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita polkam lainnya
Ekonomi

Kerugian Ekonomi Akibat Covid-19 Ditaksir Rp316 Triliun

Rabu 3/6/2020 | 10:00
A   A   A   Pengaturan Font

Jakarta – Pemerintah memperkirakan kerugian ekonomi yang dialami Indonesia akibat pandemi Covid-19 mencapai 316 triliun rupiah. Jumlah tersebut tercermin dari penurunan ekonomi pada triwulan I tahun ini.

Kepala Pusat Kebijakan Ekonomi Makro, Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Hidayat Amir menyatakan, pada situasi normal, pertumbuhan ekonomi Indonesia mampu berada di kisaran 5 persen. Sementara itu, lanjutnya, pada triwulan I-2020 hanya tumbuh sebesar 2,97 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

“Triwulan pertama tumbuhnya hanya 2,97 persen berarti ada lost potential growth economy (potensi kehilangan pertumbuhan ekonomi) kita dari 5 persen ke 2,97 persen, berarti sekitar 2,03 persen atau 2 persen dari pertumbuhan ekonomi tahun lalu,” katanya dalam diskusi daring di Jakarta, Selasa (2/6).

Hidayat menjelaskan potensi kerugian ekonomi itu bisa dikuantitatifkan menjadi sebuah angka yaitu mengalikan penurunan ekonomi triwulan I-2020 dengan PDB.

“Kalau dikuantitatifkan secara nominal tinggal dikalikan saja misalnya kalau GDP nya saat ini sekitar 15.800 triliun rupiah jadi dikalikan saja 2 persen. Itu kira-kira lost dari aktivitas ekonominya,” jelasnya.

Karenanya, Hidayat menegaskan saat ini pihaknya sedang melakukan pendataan terhadap sektor yang mengalami penurunan maupun pertumbuhan agar dapat ditetapkan skenario pertumbuhan ekonomi ke depannya.

“Jadi kita menggunakan indikator yang tidak konvensional. Kita coba tracking dari aktivitas penerbangan, konsumsi listrik, bahkan kalau Google ada Google mobility yang kira-kira meng-capture penurunan aktivitas ekonominya seperti apa,” katanya.

Meski demikian, Hidayat tetap optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini masih akan berada dalam skenario pemerintah yaitu 2,3 persen hingga minus 0,4 persen. “Kami pemerintah, Kemenkeu memprediksikan akan tetap tumbuh di kisaran 2,3 persen sampai minus 0,4 persen,” ujarnya.

Terjebak Stagnasi

Sementara itu, Bank Dunia memperkirakan pertumbuhan perekonomian Indonesia akan melambat ke level nol persen atau tidak tumbuh untuk tahun ini akibat dampak pandemi Covid-19. Prediksi tersebut juga merupakan imbas dari perekonomian global yang melambat baik di negara maju maupun berkembang sehingga berpengaruh pada harga-harga komoditas.

“Konsumsi akan melambat karena terjadinya PHK dihasilkan dari penurunan kegiatan ekonomi dan menurunnya kepercayaan konsumen,” ujar Senior Economist The World Bank Ralph Van Doorn.

Selanjutnya, Ralph memperkirakan pertumbuhan investasi turut melambat akibat ketidakpastian berakhirnya wabah Covid-19 serta penanganannya, harga komoditas rendah, dan perlemahan ekonomi global. “Lalu impor jatuh lebih cepat daripada ekspor sehingga tercermin dalam neraca pembayaran karena kami melihat peningkatan defisit transaksi berjalan,” katanya. mad/Ant/E-10

Tampilkan Semua

Program Sejuta Rumah Bantu Warga Hadapi Dampak Pandemi

Rabu 3/6/2020 | 09:58
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Dirjen Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Khalawi Abdul Hamid menyatakan program Sejuta Rumah adalah hal yang efektif dalam membantu warga guna mengatasi dampak pandemi Covid-19. Menurutnya,...
Selengkapnya

Pemerintah Rencanakan Lumbung Pangan Baru di Pulang Pisau Kalteng

Rabu 3/6/2020 | 09:55
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Pemerintah berencana menciptakan food estate atau daerah yang ditetapkan sebagai lumbung pangan baru di Indonesia. Langkah itu sebagai upaya untuk menjamin kebutuhan pangan bagi masyarakat dan sekaligus merupakan bagian...
Selengkapnya

Tol Laut Siap Sambut “New Normal”

Rabu 3/6/2020 | 09:46
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA –  Tol Laut yang digagas oleh pemerintah terus melakukan inovasi terlebih di tengah kondisi Pandemi Covid 19 saat ini, diantaranya dengan menerapkan New Normal dalam layanannya. Selama ini, tol laut dianggap sebagai...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita ekonomi lainnya
Daerah

111.000 Kendaraan Menuju Jakarta

Rabu 27/5/2020 | 17:00
A   A   A   Pengaturan Font

 

JAKARTA - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sejak H+1 dan H+2 Lebaran 2020 atau 25-26 Mei 2020 terdapat 111.022 kendaraan menuju Jakarta melalui arah timur, arah barat, dan arah selatan.

Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga, Dwimawan Heru menyampaikan volume lalu lintas (lalin) yang menuju Jakarta ini turun 66 persen dibandingkan dengan lalin periode yang sama di Lebaran tahun 2019.

“Untuk distribusi lalu lintas menuju Jakarta sebesar 30,6 persen dari arah Timur, 33,4 persen dari arah Barat dan 36,0 persen dari arah Selatan,” ungkapnya di Jakarta, Rabu (27/5/2020).

Heru merincikan, lalin menuju Jakarta dari arah timur merupakan kontribusi lalin dari dua Gerbang Tol (GT) pengganti GT Cikarang Utama, yaitu GT Cikampek Utama untuk pengguna jalan yang meninggalkan Jalan Tol Trans Jawa serta GT Kalihurip Utama untuk pengguna jalan yang meninggalkan Jalan Tol Cipularang-Padaleunyi dengan rincian distribusi lalin sebagai GT Cikampek Utama 2, dengan jumlah 18.058 kendaraan menuju Jakarta, turun sebesar 65 persen dari Lebaran tahun 2019.

GT Kalihurip Utama 2, dengan jumlah 15.884 kendaraan menuju Jakarta, turun sebesar 86 persen dari Lebaran tahun 2019. Total kendaraan menuju Jakarta dari arah Timur, turun sebesar 79 persen dibandingkan dengan lalin Lebaran tahun 2019.

Untuk arah barat, Jasa Marga mencatat jumlah kendaraan yang menuju Jakarta melalui GT Cikupa tercatat sebanyak 37.134 kendaraan, turun sebesar 53 persen dari Lebaran tahun 2019.

Untuk arah selatan, jumlah kendaraan yang menuju Jakarta melalui GT Ciawi 2 tercatat sebesar 39.946 kendaraan, turun sebesar 53 persen dari Lebaran tahun 2019.

Jasa Marga mengimbau kepada pengguna jalan tol untuk berpartisipasi aktif dalam mencegah penularan Covid-19, dengan tidak mudik dan tidak piknik di Lebaran Tahun 2020. Selain itu batasi perjalanan dan jaga jarak, keluar rumah hanya untuk keadaan yang mendesak serta wajib mengenakan masker jika harus beraktivitas di luar rumah. ers/AR-2

Tampilkan Semua

Mewujudkan Bengkulu yang Maju, dan Berdaya Saing

Senin 24/2/2020 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Gubernur Bengkulu saat ini, Rohidin Mersyah bertekad untuk mewu­judkan Bengkulu yang ma­ju, sejahtera dan bermartabat dan berdaya saing tinggi. Un­tuk mengupas itu lebih lan­jut Koran Jakarta berkesempa­tan...
Selengkapnya

Layanan Kereta Api Cibatu-Garut Gratis di Awal Operasional

Jumat 31/1/2020 | 17:55
A   A   A   Pengaturan Font
GARUT – PT Kereta Api Indonesia (KAI) siap menggratiskan layanan transportasi kereta api Stasiun Cibatu-Garut di Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada awal operasional sebagai bentuk pelayanan dan menarik minat masyarakat untuk...
Selengkapnya

Pemkot Bandung Bangun Kolam Retensi di Jalan Bima Guna Cegah Banjir

Jumat 31/1/2020 | 09:44
A   A   A   Pengaturan Font
BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mulai membangun kolam retensi di Jalan Bima yang dirancang untuk mampu menampung air untuk menahan luapan dari Daerah Aliran Sungai (DAS) Sungai Citepus. Wali Kota Bandung, Oded M Danial,...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita daerah lainnya
Otomotif

MG Motor Donasi 10.000 APD untuk Tenaga Medis

Kamis 21/5/2020 | 18:50
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Meski baru masuk pasar otomotif Indonesia pada awal tahun ini, namun Morris Garage (MG) Motor Indonesia turut berkontribusi memberikan bantuan langsung kepada warga dan tenaga kesehatan di tengah pandemi Covid-19 melalui program #DrivetoShare.
MG menyerahkan lebih dari 10.000 unit paket alat pelindung diri (APD) meliputi hazmat, surgical mask, pelindung wajah, pelindung sepatu, sarung tangan, dan masker N95 kepada manajemen RS Amanda Cikarang dan RSKD Duren Sawit, Jakarta Timur.
Mereka juga mengirimkan sembako kepada sejumlah masyarakat di wilayah Jatiasih Bekasi, Ps Manggis Setiabudi, Roda Hias Serpong, Tanah Tinggi Tangerang, Cipayung, Ciputat dan Bojong Gede, Bogor pada 20-21 Mei 2020.
"Program ini adalah bentuk dukungan kami kepada Pemerintah Indonesia dalam memutus rantai pandemi Covid-19," kata Managing Director MG Motor Indonesia, Figo Lee secara tertulis di Jakarta, Kamis (21/5).
"Kami ingin berperan aktif untuk dapat menjangkau langsung ke sejumlah lapisan masyarakat dan tenaga medis yang membutuhkan sehingga manfaatnya dapat benar-benar dirasakan. Semoga kegiatan ini dapat meringankan beban saudara-saudari kita dalam menghadapi masa pandemi Covid-19 ini," kata dia.
Marketing & PR Director MG Motor Indonesia, Arief Syarifudin menambahkan penyerahan dilakukan secara langsung agar dapat melihat bagaimana kondisi mereka selama Covid-19.
"Tak kalah pentingnya, kami juga meminta kepada perwakilan tenaga medis dan masyarakat yang kami temui saat penyerahan bantuan agar terus menekankan pentingnya menerapkan pola hidup bersih dan sehat, serta pembatasan interaksi fisik demi menekan kurva penularan Covid-19,” kata dia.
#DrivetoShare MG Indonesia sejalan inisiatif global MG UK & MG India. MG Indonesia juga menerapkan praktik sanitasi pada mutu standar pelayanan di area gerai penjualan Jabodetabek dan Bandung.
Pengiriman unit mobil MG ZS juga telah melalui inspeksi intensif dan dilengkapi dengan tag penanda bahwa unit tersebut telah lolos proses sanitasi demi kesehatan dan kenyamanan setiap pelanggan. yok/AR-2

Tampilkan Semua

Pembelian Honda secara “Online” Meningkat

Kamis 21/5/2020 | 17:20
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – PT Honda Prospect Motor mencatatkan peningkatan pembelian mobil secara online atau daring sebesar 20 persen dari seluruh total penjualan pada April 2020 atau bertepatan dengan pemberlakuan aturan Pembatasan Sosial...
Selengkapnya

MPV dengan VIP Wall Anti Covid-19

Rabu 13/5/2020 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Di tengah wabah virus korona seperti sekarang ini pengguna kendaraan membutuhkan pengaman khusus untuk mengindari penularan Covid-19. Perusahaan modifikasi PT Lombardi Auto Indonesia Mobil melakukan desain ulang sedemikian rupa agar...
Selengkapnya

Mobil Mungil Berkualitas Premium

Rabu 13/5/2020 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Mobil kompak Mini lahir pada 1959 akibat krisis minyak yang melanda Inggris kala itu. S aat Mesir menasionalisasi terusan Suez yang berdampak pada turunnya pasokan minyak dari Timur Tengah di Inggris. Akibatnya, mobil masyarakat...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita otomotif lainnya
beriklan di koran jakarta
Telko

WhatsApp Nantinya Bisa Aktif di Dua Perangkat

Selasa 5/5/2020 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - WhatsApp dikabarkan tengah mengembangkan fitur yang memungkinkan aplikasi perpesanan itu bisa dijalankan atau aktif bersamaan setidaknya di dua perangkat berbeda.

“Sejak tahun lalu, WhatsApp mengembangkan fitur baru yang memungkinkan untuk menggunakan akun WhatsApp yang sama di beberapa perangkat pada saat yang bersamaan,” menurut WaBetaInfo pada Senin (4/5).

Ini berarti pengguna tidak akan terputus dari perangkat utama ketika mereka mencoba masuk dan menggunakan WhatsApp dari ponsel lain.

Fitur ini akan sangat penting, terutama bagi pengguna yang memiliki tablet. Bahkan, misalnya, pengguna iOS akan dapat menggunakan akun WhatsApp mereka di iPad juga.

Saat ini pengguna sebenarnya sudah bisa menggunakan WhatsApp di dua perangkat dalam waktu bersamaan asalkan memanfaatkan aplikasi pihak ketiga yang tersedia di Google Play Store.

Meskipun minim fitur dan banyak disisipi iklan, aplikasi WhatsApp tak asli itu bisa menjadi opsi untuk menjalankan akun WhatsApp yang sama di dua perangkat. Ant/I-1

Tampilkan Semua

Aplikasi Daring untuk Hadapi Pandemi Covid-19

Selasa 5/5/2020 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Teknologi digital hadir untuk membantu dalam upaya mencegah penyebaran virus korona atau Covid-19. Aplikasi-aplikasi perang melawan Covid-19 dikembangkan oleh Indosat Ooredoo Digital Camp (IDCamp) yang dimulai pada akhir Maret lalu....
Selengkapnya

Pengguna “Live Streaming” Capai 560 Juta di Tiongkok

Minggu 3/5/2020 | 19:35
A   A   A   Pengaturan Font
BEIJING –  Pusat Informasi Jaringan Internet Tiongkok melaporkan jumlah pengguna layanan siaran langsung daring (live streaming) di Tiongkok telah mencapai 560 juta per Maret 2020, mencakup 62 persen dari total pengguna...
Selengkapnya

INFINIX NOTE 7 Resmi Diluncurkan dengan Harga Mengejutkan

Rabu 29/4/2020 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA– INFINIX, premium online smartphone brand untuk para generasi muda, akhirnya resmi meluncurkan produk yang paling di nantikan para X-fans (Sebutan Fans INFINIX) di Indonesia, yaitu INFINIX NOTE 7 pada hari ini, Kamis (30/4)...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita telko lainnya
Properti

Ruang Kerja Nyaman saat “Work From Home”

Senin 20/4/2020 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Skema work from home (WFH) menjadi pola kerja yang banyak dilakukan di tengah wabah Covid-19. Rumah pun mendadak bertambah fungsi sebagai ruang kerja. Untuk mengakomodasi kebutuhan tersebut, penghuni dapat memanfaatkan berbagai sudut ruang di dalam rumah sebagai ruang kerja. Pindahnya ruang kerja dari kantor ke rumah tidak dipungkiri membawa sejumlah konsekuensi. Para pekerja perlu beradaptasi “di tempat baru” untuk menyelesaikan pekerjaannya yang biasa dilakoni kurang lebih selama delapan jam per hari.

Alhasil, mereka pun membutuhkan ruang kerja yang nyaman untuk menyelesaikan pekerjaannya. Dilansir dari laman Dezeen, ruang kerja di dalam rumah dapat memanfaatkan bagian rumah yang menghadap ke jendela, sehingga saat bekerja, para pekerja dapat memandang lingkungan di luar ruangan. Konsep ruang kerja semacam ini membuat kerja tidak membosankan, menumbuhkan ide baru serta menciptakan suasana yang tidak terpisah dengan lingkungan sekitar.

Dalam konsep tersebut, penghuni dapat meletakkan tempat tidur di belakang meja kerja yang digunakan untuk melepas lelah saat jeda kerja. Di tempat tersebut juga dapat digunakan untuk membaca buku secara lebih santai. Perlu Sentuhan YLAB Arquitectos, studio arsitek di Bercelona, Spanyol, merekomendasikan ruang kerja dapat dibuat dengan meja yang menempel pada lemari dinding. Meja kerja tersebut terlihat disembunyikan di lemari dinding. Saat akan digunakan, meja yang bergabung dengan lemari dibuka serta dilenngkapi dengan kursi kerja.

Sementara itu, IDIN Architects, studio arsitek di Bangkok, ailand, menggunakan meja kerja yang terdapat dalam tempat tinggal sebagai ruang kerja.

Selain leluasa, meja kerja yang terhubung dengan dapur mampu memberikan kedekatan di antara anggota keluarga. Lantaran ruangan yang ditujukan untuk pasangan muda ini dengan bebas dapat melongok aktivitas pasangannya untuk mempererat hubungan pribadi.Widger Architecture, studio desain interior di London, Inggris, menggunakan bagian loteng at untuk ruang kerja.

Ruang tersebut ditutup dengan kayu lapis warna cerah untuk bagian langit-langit dan dinding. Material serupa digunakan untuk membuat meja build in.

Sebagai padanannya, material dekorasi (seperti lampu, bingkai kursi, dan jendela) menggunakan warna hitam. Padanan warna tersebut menjadikan ruang kerja yang terletak di loteng tidak terasa pengap serta menjadikan ruang terasa lebih hidup. Jendela yang menempel pada dinding loteng memberikan salah satu keuntungan.

Karena loteng yang identik sebagai ruang bukan digunakan untuk beraktivitas mampu memberikan kehidupan untuk penghuninya. Alhasil, dengan sedikit sentuhan desain serta memahami makna ruangan, tempat tinggal pun dapat menjadi ruang kerja yang nyaman terutama selama WFH. din/S-2

Tampilkan Semua

Pandemi Covid-19 Bakal Pengaruhi Desain Interior

Senin 20/4/2020 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pandemi Covid-19 dinilai bakal mampu menelurkan ide baru dan memengaruhi adanya perubahan dalam desain interior, baik untuk hunian maupun perkantoran. Selain itu, adanya pola hidup untuk selalu menjaga kebersihan juga akan menjadi...
Selengkapnya

Desain Pasar Mikro untuk Minimalisir Penyebaran Korona

Selasa 7/4/2020 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pasar saat ini menjadi lokasi yang patut dihindari seiring dengan merebaknya wabah virus Korona atau Covid-19.  Mengingat pasar merupakan lokasi yang tidak dapat dihindari oleh masyarakat di tengah wabah virus, dipandang perlu...
Selengkapnya

Bangunan untuk “Rumah Sakit Darurat”

Senin 30/3/2020 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Seiring dengan merebaknya wabah virus Korona atau Covid-19, banyak bangunan yang berubah fungsi menjadi “rumah sakit dadakan”. Perubahan fungsi ini tentu harus memenuhi standar rumah sakit agar modifikasi yang dilakukan...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita properti lainnya
Olahraga

Arsenal Tawari Aubameyang Perpanjangan Kontrak

Selasa 2/6/2020 | 18:57
A   A   A   Pengaturan Font

LONDON - Arsenal telah memberikan sebuah penawaran kepada Pierre-Emerick Aubameyang untuk memperpanjang kontraknya dan berusaha memagari sang pemain dari klub-klub lain yang tertarik mendapatkan jasanya.

Kontrak Aubameyang bersama Arsenal hanya tersisa satu tahun lagi dan sampai saat ini penyerang asal Gabon berusia 30 tahun tersebut masih belum meneken kontrak baru.

Sejumlah klub termasuk PSG dikabarkan tertarik mendatangkan mantan pemain Borussia Dortmund tersebut di bursa transfer musim panas ini.

Menurut laporan L'Equipe pada Senin (1/6), Aubameyang telah menerima tawaran perpanjangan kontrak di Emirates.

Namun, sang pemain bisa saja meninggalkan The Gunners demi dapat bermain di Liga Champions. Arsenal sudah tidak berkompetisi di Liga Champions sejak 2017.

Meski tampil konsisten sejak gabung klub London tersebut pada 2018, Aubameyang tidak ingin Arsenal terus bersaing di Liga Europa.

Arsenal saat ini berada di urutan kesembilan dan terpaut delapan poin dari posisi keempat menjelang kembali bergulirnya Liga Premier Inggris. Peluang mereka lolos ke kompetisi teratas klub Eropa musim depan terlihat kecil.

Namun, Arsenal akan berusaha untuk menjaga salah satu pemain paling berharganya itu, yang berbagi sepatu emas Liga Premier Inggris musim lalu bersama dua pemain Liverpool Mohamed Salah dan Sadio Mane.

Arsenal ingin menghentikan saga transfer yang berlarut-larut itu dan mengamankan masa depan Aubameyang secepat mungkin.

Paris Saint-Germain yakin dapat membujuk Arsenal untuk melepaskan Aubameyang dengan biaya transfer 36 juta sampai 45 juta poundsterling (sekitar Rp648 miliar sampai Rp810 miliar) daripada mengambil risiko kehilangan Aubameyang dengan gratis pada musim panas 2021.

Aubameyang telah mencetak 61 gol hanya dalam 97 pertandingan bersama Arsenal dan langsung menjadi pemain favorit para suporter sejak tiba dari Dortmund. (ion/AFP/S-2)

Tampilkan Semua

Klopp Sudah Tak Sabar Tunggu Liga Inggris Bergulir Kembali

Selasa 2/6/2020 | 18:52
A   A   A   Pengaturan Font
LIVERPOOL - Manajer Liverpool, Juergen Klopp sudah tidak sabar menunggu sepak bola Inggris kembali setelah tiga bulan berhenti karena pandemi virus corona dan berjanji untuk merayakan gelar Liga Premier Inggris dengan gaya saat aman...
Selengkapnya

Tanpa Ada Degradasi, Liga 1 Dilanjutkan Lagi September

Selasa 2/6/2020 | 18:48
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Setelah terhenti karena pandemi virus korona, kompetisi utama sepakbola Indonesia, Liga 1 direncanakan bergulir kembali pada September 2020. Hal itu terungkap dalam rapat virtual yang digelar  PSSI dengan pihak klub Liga 1...
Selengkapnya

FIGC Berharap Penonton Bisa ke Stadion Sebelum Musim Serie A Berakhir

Selasa 2/6/2020 | 13:27
A   A   A   Pengaturan Font
ROMA - Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) Gabriele Gravina berharap sejumlah kecil penonton diperbolehkan datang ke stadion untuk menonton pertandingan sebelum sisa musim 2019/20 berakhir. “Penggemar di stadion? Saya...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita olahraga lainnya
Perspektif

Pengamalan Pancasila

Rabu 3/6/2020 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font

Tahun 2020 ini kita memperingati Hari Kelahiran Pancasila di tengah wabah pandemi Covid-19 yang telah menyerang hampir seluruh negara di dunia. Penyebaran dan dampaknya amat dahsyat dan korban tewas pun mencapai angka yang fantastis. Angka penderita positif Covid-19, termasuk jumlah yang meninggal pun terus bertambah. Pemerintah melalui juru bicara Gugus Tugas Penagangan Covid-19, Achmad Yurianto, setiap hari melakukan update sehingga persebaran dan angka yang meninggal, sembuh, juga bisa cepat diketahui.

Dalam konteks pandemi korona ini maka peringatan Hari Lahir Pancaila 1 Juni ini punta arti yang penting bagi kita. Sebagai bangsa, kita memiliki ideologi dan falsafah negara yang kuat dan futuristik. Artinya jauh melampui zaman dan tetap relevan dan setiap zaman. Begitu pula ketika kita dihadapkan pada persoalan besar menghadapi bencana virus ini maka kedudukan Pancasila sebagai pedoman untuk menangani pandemi, sesungguhnya juga sangat kokoh.

Sebagaimana sering dikemukakan Presiden Joko Widodo bahwa kita tidak bisa menghindari dari wabah virus ini dan jalan terbaiknya setelah kita melakukan upaya pencegahan dan penanggulangan sesuai protokol kesehatan dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) adalah berdamai dengan virus. Artinya, kita harus mempersiapkan diri dengan protokol kesehatan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Di samping itu, secara psikologis, kita tidak boleh terlalu khawatir dalam menghadapi situasi ini. Sebab kekhawatiran yang berlebihan dalam menghadapi pandemi, ditambah berita bohong atau hoaks yang gampang kita telan, justru akan membuat imunitas tubuh kita lemah dan mudah terserang virus. Sikap peduli terhadap sesama, khususnya warga yang terdampak Covid-19 dan kemudian menerapkan praktik gotong royong untuk saling membantu, merupakan bukti pengamalan ajaran Pancasila, khususnya sila kelima.

Hal ini makin membuktiukan bahwa masyarakat Indonesia dalam situasi apa pun, akan saling membantu dan bergotong royong meringankan beban saudara sebangsa dan se-Tanah Air. Dalam konteks pandemi Covid- 19 ini, kita masih menyaksikan sebagian masyarakat kita yang tak patuh terhadap aturan dan juga imbauan pemerintah dalam mencegah merebaknya virus korona.

Nah, situasi seperti ini akan menimbulkan persoalan di lapangan. Karena kita menyaksikan melalui pemberitaan di media televisi maupun online, betapa masyarakat sangat reaktif terhadap para petugas kesehatan yang memang berkewajiban menjalankan tugasnya, tetapi kemudian dihalau, bahkan hingga terjadi bentrokan. Menyaksikan situasi seperti itu, hendaknya para tokoh masyarakat di suatu daerah, dapat menempatkan posisi dan pengaruhnya untuk mengingatkan masyarakat agar mereka mematuhi protokol kesehatan dengan cara menerima para petugas kesehatan baik dari Gugus Tugas Covid daerah maupun pusat yang tengah menjalankan tugas negara, demi mencegah makin merebaknya virus korona.

Implementasi para pemimpin daerah, tokoh masyarakat, dan tokoh agama untuk mendukung upaya pemerintah dalam pencegahan dan penanggulangan Covid-19 itu tak lain merupakan penerapan dari sila Pancasila, misalnya sila Persatuan Indonesia. Mengapa? Sebab jika tidak ada arahan para pemimpin dan pemuka agama, maka potensi kon ik bisa menjurus pada perpecahan bangsa.

Dengan demikian, momen peringatan Hari Lahir Pancasila juga harus kita jadikan sebagai landasan untuk saling mengingatkan dan menyadarkan seluruh elemen bangsa, bahwa dalam situsi sulit pandemi korona ini, yang mungkin akan berlangsung cukup lama maka kesadaran bersama untuk saling merekatkan persatuan sangat penting. Persatuan bukan hanya dalam perspektif wilayah saja, tetapi juga bagaimana menyatukan pikiran (meski agak susah di masa kebebasan saat ini) untuk bersama-sama melakukan aksi nyata bagi pencegahan virus, dan jika mungkin menanggulangi bersama. Apabila setiap elemen bangsa patuh pada protokol kesehatan maka pemerintah akan semakin ringan dalam menanggulangi wabah virus ini.

Tampilkan Semua

Kematian Floyd, Protes Antirasialisme

Selasa 2/6/2020 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Protes terhadap kematian pria kulit hitam Amerika Serikat (AS), George Floyd (46 tahun), di Minneapolis, merembet menjadi aksi kerusuhan dan semakin meluas. Unjuk rasa yang memasuki hari ketujuh itu belum ada tanda-tanda akan mereda....
Selengkapnya

Dilema Tahun Ajaran Baru

Jumat 29/5/2020 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Sejumlah pemerintah daerah pada pekan ini tengah mempersiapkan kalender akademik untuk tahun ajaran 2020/2021. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, salah satunya, telah menetapkan tahun ajaran baru akan mulai pada 13 Juli 2020 mendatang....
Selengkapnya

Bersiap “New Normal”

Kamis 28/5/2020 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Sejak Indonesia mengumumkan kasus pertama Covid- 19 dan kini terus bertambah menjadi puluhan ribu, berbagai pembatasan kegiatan baik kantor, transportasi, dan sebagainya dilakukan pemerintah daerah. Di Provinsi dengan penduduk besar...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita perspektif lainnya
Rona

ARISTON Thermo Indonesia Donasikan150 Water Heater ke Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di Jakarta

Selasa 2/6/2020 | 08:00
A   A   A   Pengaturan Font

Jakarta, Berdasarkan data BNPB pada 28 Mei 2020, setidaknya terdapat 687 kasus positif COVID-19 baru yang dilaporkan di Indonesia. Penyebaran virus ini telah menyeluruh ke 34 provinsi di negeri ini, dan telah menginfeksi setidaknya 24.538 orang, denganv 6.240 laporan kasus sembuh, dan 1.496 laporan kasus meninggal. Di DKI Jakarta sendiri, sebagai episentrum pandemi memiliki kasus COVID-19 terkonfirmasi tertinggi dibandingkan dengan provinsi lain dengan 6.929 total laporan kasus terkonfirmasi, 1.719 laporan kasus sembuh dan 514 laporan kasus meninggal (per 28 Mei 2020).

Pemerintah Indonesia telah mengambil tindakan serius untuk memerangi pandemi ini, dan telah mengumumkan bahwa virus ini merupakan darurat nasional sejak 29 Februari 2020. Karenanya, pemerintah telah mengubah rumah sakit umum untuk rujukan penanganan COVID-19 dan perawatan intensif sebagai upaya awal dan mendasar untuk menangani pasien yang telah positif COVID-19. Setidaknya terdapat 11 rumah sakit di seluruh DKI Jakarta yang ditunjuk untuk menjadi rujukan COVID-19 dengan lebih dari 3.000 pekerja medis tersebar di seluruh rumah sakit yang terlibat langsung setiap hari di zona merah dengan merawat pasien COVID-19.

“Para petugas medis di zona merah atau yang terlibat langsung di lapangan perlu menjaga diri mereka dengan menggunakan APD lengkap, Sebelum dan setelah melakukan tugas penanganan pasien  COVID-19 para petugas medis harus melalui proses sterilisasi dengan dekontaminasi untuk mencegah penyebaran virus. Karena keterbatasan alat pemanas air di ruang perawatan COVID-19, sehingga mereka harus menggunakan air dingin untuk mandi lebih dari 3 kali sehari di jam yang tidak menentu demi menjaga sterilisasi diri para petugas medis. Bisa kita bayangkan, hal tersebut sangatlah sangat tidak nyaman, sedangkan mandi ketika melakukan sterilisasi diri dan dekontaminasi bersifat wajib” kata Wakil Kepala Bidang Pembinaan RSAL Mintoharjo Kolonel Laut (K) drg. Dwi Afrosiansi, Sp. Perio., Ucapan terimakasih juga di sampaikan oleh Wakil Kepala Bidang Pembinaan RSAL Mintoharjo kepada Ariston Thermo Indonesia yang telah memberikan bantuan berupa pemanas air ke Rumkital Dr. Mintohardjo, sehingga dapat membantu proses sterilisasi para petugas medis dengan mandi yang lebih nyaman dari sebelumnya.

“Meskipun kami telah mematuhi protokol wajib penjagaan diri dari virus COVID-19 dan meminimalisir resiko tertular virus ini, sebagian dari kami belum bertemu keluarga selama lebih dari 3 bulan, hal ini untuk mengurangi risiko kami menjadi carrier. Tentu saja, kami merindukan rumah dan keluarga kami,” kata Retna Handayani, perawat yang menangani COVID-19 pasien dari RSAL Mintoharjo. “Kami mandi setidaknya 3 kali sehari, biasanya pagi-pagi sekali, malam hari, bahkan subuh-subuh, tergantung shift, tetapi 3 kali ini angka minimum. Karena mengenakan APD itu sendiri tidak nyaman, dan membuat kami kesulitan bernafas, waktu maksimal menggunakan APD adalah 3 jam. Setelah 3 jam, kami harus mendekontaminasi diri dengan mandi", tambahnya.

Ariston Thermo Indonesia sebagai merek pemanas air terkemuka di Indonesia turut berkontribusi untuk mendukung garda terdepan pemberantas COVID-19 yakni para pekerja medis, dengan tetap memberi mereka kenyamanan bahkan pada saat mereka jauh dari kenyamanan, yakni rumah dan keluarga. Ariston selalu berkomitmen untuk memberikan kenyamanan yang berkelanjutan bagi semua orang, bahkan dalam kondisi paling ekstrem melalui produk mereka. Pada 26 Mei 2020, Ariston Thermo Indonesia menyumbangkan 150 unit produk water heater yang disesuaikan berdasarkan kebutuhan rumah sakit ke 6 rumah sakit rujukan COVID-19 di Jakarta yakni RSAL Mintoharjo, RS Persahabatan, RS Fatmawati, RS Bhayangkari, RS Sulianti Saroso, dan RS Gatot Subroto.

Kolonel Laut (K) drg. Dwi Afrosiansi, Sp. Perio juga menjelaskan bahwa mereka sedang membangun fasilitas baru untuk penanganan COVID-19 pada awal Mei, dan harus beroperasi sesegera mungkin. Tetapi karena peraturan PSBB yang membatasi logistik antar kota, mereka tidak dapat menemukan water heater apa pun yang siap dikirim dan dipasang secepat mungkin sesuai dengan kebutuhannya, sementara itu mereka didesak untuk segera membuka fasilitas baru untuk penanganan COVID-19. “Pemanas air sangat diperlukan untuk melengkapi fasilitas medis berstandar WHO yang dimiliki Rumkital Dr. Mintohardjo, karena pekerja medis yang terlibat langsung dengan ODP dan PDP harus melakukan dekontaminasi diri sebelum meninggalkan ruang perawatan COVID-19”.

Mandi sekarang menjadi hal yang paling penting untuk diperhatikan untuk mengurangi risiko terpapar COVID-19, karena mandi membersihkan tubuh kita dan mendekontaminasi diri. Dengan menggunakan water heater, tentunya akan memberikan lebih banyak manfaat bagi pekerja medis yang kadang-kadang harus mandi di tengah malam atau bahkan subuh.

Ns. Yetty, S. Kep, perawat dari Perawat Pencegahan dan Pengendali Infeksi di Rumah Sakit (IPCN), mengatakan, “Mandi air hangat sangat penting selama pandemi ini, terbukti lebih efektif dalam dekontaminasi, dan juga akan memberikan manfaat medis untuk pengguna juga. Misalnya, ini membantu memperlancar sirkulasi darah, meningkatkan pernafasan, memberi memiliki dampak terapeutik sensasi pijatan, sehingga pengguna akan merasa rileks,” katanya. Selain memberikan manfaat mandi bagi tubuh, menurut WHO, suhu 60 ° C hingga 70 ° C efektif untuk membunuh sebagian besar jenis virus, sehingga air panas sangat baik untuk mensterilisasi peralatan termasuk alat medis.

Direktur RSUP Fatmawati, dr. Mochammad Syafak Hanung, Sp.A, M.P.H menyampaikan rasa terima kasihnya kepada PT Ariston Thermo Indonesia atas donasi produk water heater kepada RSUP Fatmawati, “Kami ingin menyampaikan rasa terima kasih kami yang terdalam kepada Ariston untuk water heater yang disumbangkan. Water heater ini akan kami instalasi tidak hanya di fasilitas petugas medis, melainkan juga di kamar pasien di kamar mandi petugas laboratorium. Mandi air hangat memiliki manfaat untuk orang dengan sistem kekebalan rendah, yakni pasien yang sedang dirawat di Rumah Sakit. Mandi air hangat membuat tubuh menjadi lebih teroksigenasi dan memungkinkan kita untuk bernapas lebih dalam dan lebih lambat, terutama ketika uap sudah muncul. Jika tubuh merasa rileks, tentunya ini juga berdampak pada sistem kekebalan tubuh, sehingga sangat baik dan penting bagi pasien di sini juga,” katanya. Produk-produk yang disumbangkan akan digunakan tidak hanya oleh tenaga medis, tetapi juga akan sangat bermanfaat bagi pasien untuk mendapatkan manfaat yang dapat diberikan oleh mandi air hangat seperti yang dinyatakan oleh Dr. Mochammad.

“Ariston Thermo Indonesia berkomitmen untuk menghadirkan kenyamanan bagi keluarga di Indonesia; melihat keadaan hari ini, kita dapat melihat dengan jelas korelasi antara produk kami, dan pandemi COVID-19. Sebagian besar pekerja medis jauh dari kenyamanan mereka (keluarga di rumah) dan berada dalam kondisi ekstrem (pusat perawatan COVID-19). Mengetahui bahwa mandi diperlukan dan wajib, mandi di masa pandemi ini telah terbukti sangatlah penting dibandingkan sebelumnya untuk mendekontaminasi tubuh kita, oleh karena itu, kami ingin memberi mereka kenyamanan melalui produk kami, sehingga mereka dapat lebih rileks dan merasa lebih nyaman dengan mandi dengan air hangat”, kata Erwin Lim, Direktur Pemasaran PT Ariston Thermo Indonesia.

“Melihat hari ini, rasanya perjalanan pandemi tampak masih panjang, dan karenanya PT Ariston Thermo Indonesia ingin berkontribusi dalam memastikan bahwa garda terdepan penanganan virus ini akan memiliki pengalaman mandi sehari-hari yang paling nyaman melalui apa yang menjadi spesialisasi brand kami, yakni water heater”, tambahnya.

Ariston selalu berusaha untuk memberikan kenyamanan kepada semua orang melalui produk-produknya yang telah teruji kualitasnya pada kondisi ekstrim. Seperti yang telah Ariston lakukan dalam misi The Ariston Comfort Challenge di Greenland, yakni memberikan kenyamanan bagi para peneliti yang melakukan studi mereka tentang perubahan iklim dalam kondisi cuaca ekstrem. Ariston berharap bahwa pekerja medis saat ini akan memiliki pengalaman mandi yang lebih nyaman, dan mendapatkan manfaat kesehatan lainnya dengan mandi menggunakan air hangat.

Tampilkan Semua

Inilah Alasan Kenapa Tidak Boleh Sering Mencuci Wajah

Selasa 2/6/2020 | 07:38
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Mencuci wajah memang dianjurkan untuk membersihkan sel kulit mati, debu dan sisa-sisa tata rias. Namun terlalu sering mencuci wajah juga tidak diperbolehkan karena dapat merusak permukaan kulit. Ahli dermatologi dari Florida,...
Selengkapnya

Alasan Tabir Surya Perlu Tetap Digunakan Meskipun #Dirumahaja

Selasa 2/6/2020 | 07:26
A   A   A   Pengaturan Font
  JAKARTA - Sebagian besar orang beranggapan tidak perlu menggunakan tabir surya bila tidak sedang berkegiatan di luar rumah. Apalagi pada krisis virus korona ini, setiap orang diminta hanya untuk berada di dalam rumah...
Selengkapnya

Tips Agar Masker Tak Sebabkan Jerawat pada Kulit Sensitif

Selasa 2/6/2020 | 07:17
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Mengenakan masker saat Anda keluar sudah menjadi hal lumrah di masa the new normal karena pandemi Covid-19. Namun kulit Anda mungkin membutuhkan waktu sedikit lebih lama untuk terbiasa dengan hal itu. “Selama ini, orang...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita rona lainnya
beriklan di koran jakarta
Megapolitan

Hari Jadi ke-538 Kota Bogor Bertema Solidaritas

Selasa 2/6/2020 | 23:05
A   A   A   Pengaturan Font

BOGOR- Pemerintah Kota Bogor memperingati Hari Jadi Bogor (HJB) ke 538 Yang jatuh pada 3 Juni dengan menekankan nilai solidaritas. Upaya tersebut sebagai bentuk keprihatinan terhadap wabah pandemi Covid-19.

"Tahun ini, Hari Jadi Bogor ke 538 diperingati dengan suasana berbeda. Ini merupakan masa-masa yang paling sulit bagi kita semua. Pandemi bukan hanya ujian kesehatan, tetapi juga ujian keimanan dan kebersamaan bagi kita semua," ungkap Bima Arya di Balaikota dalam keterangan tertulis, Selasa (2/6).

"Sekuat tenaga pemerintah bekerja dengan segala kekurangan dan ketrtbatasan. Semaksimal mungkin kita semua berkolaborasi untuk berbagai. Semangat itu kemudian dituangkan ke dalam tema besar HJB ke-538, yakni Sahitya Raksa Baraya yang bermakna solidaritas untuk saling menjaga, memelihara, menyayangi dan melindungi sesama warga," tambah dia.

Untuk memperingati HJB pada 3 Juni 2020, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan menggelar rapat paripurna terbatas dalam rangka peringatan HJB. Di dalamnya akan berisi pemberian penghargaam terhadap tokoh dalam upaya pencegahan dan penanganan Covid-19 hingga penyerahan bantuan insentif Pemkot Bogor kepada para tenaga medis.

Selain itu, Pemkot Bogor juga akan menyerahkan bantuan bagi 538 keluarga yang dihimpun melalui program Jaringan Keluarga Asuh Kota (Jaga Asa). Para penerima bantuan telah diverifikasi dan belum pernah menerima bantuan dari pemerintah, baik pusat, provinsi maupun daerah

“Pemerintah Kota Bogor juga akan menyerahkan bantuan bagi “Pemerintah Kota Bogor juga akan menyerahkan bantuan bagi 538 keluarga yang dihimpun melalui program Jaringan Keluarga Asuh Kota (Jaga Asa). Para keluarga penerima manfaat ini telah diverifikasi dan belum pernah mendapatkan  bantuan dari pemerintah, baik pusat, provinsi maupun daerah. Selain itu, Pemkot juga akan menyalurkan insentif untuk 2.600 guru ngaji se-Kota Bogor.

Sahitya Raksa Baraya yang menjadi tema HJB ke-538 diambil dari bahasa Sansekerta dan Sunda. Sahitya mengandung makna solidaritas atau gotong royong, Raksa bermakna menjaga, melindungi dan memelihara. Sedangkan, Baraya mengandung makna saudara atau kerabat.

"Sehingga Sahitya Raksa Baraya dimaknai sebagai solidaritas untuk saling menjaga, memelihara, menyayangi dan melindungi sesama warga Kota Bogor dengan keimanan dan kebersamaan melawan Covid-19," ujar Atep Budiman, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bogor tentang logo yang berbentuk rusa sebagai ikon Kota Bogor tersebut. din/P-5

 

Tampilkan Semua

Polisi: Tak Ada Indikator Dwi Sasono Pengedar

Selasa 2/6/2020 | 23:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Penyidik Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan tidak menemukan adanya indikasi aktor Dwi Sasono alias DS terlibat dalam jaringan pengedar narkoba. "Sudah kami lakukan, buka komunikasi dan sama sekali tidak ada...
Selengkapnya

Commuter Line Siapkan Aturan Baru di Era Normal Baru

Selasa 2/6/2020 | 22:53
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) menyiapkan aturan baru bagi penumpang ketika menggunakan moda transportasi itu saat kebijakan normal baru. Aturan ini, kata VP Communication PT KCI Anne Purba dalam keterangan tertulisnya,...
Selengkapnya

Penghuni Tiga Rumah di Menteng Dikarantina

Selasa 2/6/2020 | 22:41
A   A   A   Pengaturan Font
 JAKARTA  - Petugas Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat (Jakpus) mengawasi proses karantina tiga rumah berisi puluhan orang tanpa Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) di Kelurahan Kebon Sirih dengan penempelan stiker...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita megapolitan lainnya
The Alun-Alun

Perban Cerdas Terhubung dengan Aplikasi

Selasa 2/6/2020 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Penyembuhan luka kronis adalah tantangan perawatan kesehatan yang memengaruhi sejumlah besar orang. Karena ini bisa menimbulkan beban keuangan yang parah dan merupakan penyebab utama amputasi anggota tubuh.

Luka kronis biasanya dalam keadaan meradang yang menetap, ini membutuhkan terapi yang dinamis dan tepat, pemberian obat yang tepat dan memodulasi kondisi lingkungan.

Laman Trendhunter.com membahas teknologi yang telah dikembangkan untuk secara aktif memonitor lingkungan luka. Sekelompok peneliti yang bekerja di Harvard Medical School, MIT dan University of NebraskaLincoln Amerika, telah mengembangkan perban pintar berteknologi tinggi yang mampu melakukan pengobatan selama periode waktu, berdasarkan jadwal yang telah diprogram.

Perban pintar ini dibuat dari serat konduktif yang memanas ketika mikrokontroler yang tertanam mengirim sinyal tegangan. Saat serat memanas, mereka memanaskan gel yang dilapisi, melepaskannya ke luka pemakainya.

Yang hebat tentang perban pintar ini adalah ia dapat dikontrol oleh telepon pintar, ini memungkinkan jadwal pengobatan untuk dimasukkan ke dalam telepon sehingga pengawasan manual tidak diperlukan untuk memastikan pemberian obat yang tepat waktu. ars

Tampilkan Semua

Perban yang Dapat Melacak Gejala Covid-19

Selasa 2/6/2020 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Mewabahnya Covid-19, membuat banyak orang berusaha untuk menjaga diri dengan berbagai usaha. Selain pembatasan sosial yang dilakukan, juga berbagai alat yang dinilai bisa mendeteksi adanya virus corona terus bermunculan. Total kasus...
Selengkapnya

Paket Menginap di Hotel Unik

Senin 1/6/2020 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Buat yang sering bepergian, tentunya pernah merasa bosan menginap di hotel yang itu-itu saja. Kali ini sudah saatnya mencoba sensasi bermalam di hotel unik . Selain sebagai tempat menginap, hotel-hotel unik ini juga bisa jadi tempat...
Selengkapnya

Bermalam di Hotel Berbentuk Kentang Raksasa

Senin 1/6/2020 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Satu lagi tempat unik untuk menginap yang ramai dibicarakan. Jika selama ini orang menganggap kentang sebagai salah satu makanan favorit, maka kali ini menjadi lebih istimewa karena orang dapat menghabiskan malam di dalam kentang raksasa...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita the alun-alun lainnya
Kupas

Sinergi Jajaran Ditjen Hubla dengan Semua Pihak Mutlak Dilakukan

Rabu 3/6/2020 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan telah memperpanjang masa berlaku pengendalian transportasi selama masa mudik Idul Fitri 1441 H dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 25 Tahun 2020 menjadi hingga 7 Juni 2020.

 

Dan usai pembatasan tersebut akan dilak­sanakan tatanan baru dalam transportasi di Tanah Air. Era baru yang biasa di sebut new normal pada transportasi laut akan diberlakukan, di mana masyarakat akan mulai kembali beraktivitas secara normal, namun harus tetap menerapkan protokol kesehatan guna mence­gah penyebaran Covid-19.

Nah untuk mengetahui lebih jauh tentang hal tersebur berikut perbincangan Koran Jakarta dengan Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan R Agus H Purnomo.

Langkah pertama yang akan dilakukan dalam menyambut new normal?

Yang pertama adalah kesamaan misi dan visi terkait new normal tersebut yang harus kita jadikan acuan bersama, di mana dalam Keputusan Menhub 116 Tahun 2020 tersebut untuk menindaklan­juti terbitnya Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Co­vid-19 Nomor 5 Tahun 2020 pada 25 Mei 2020 yang memperpan­jang masa berlaku Pembatasan Perjalanan Orang dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19.

Setelah itu?

Sinergi dengan semua pihak ter­kait seperti Pemerintah Daerah dan Gugus Tugas Covid-19 untuk men­dukung penera­pan protokol kesehatan Covid-19 di masa new normal nanti. Untuk itu, jajaran Direktorat Jenderal Per­hubungan Laut khususnya yang di lapangan dapat bersinergi dengan semua stakeholder terkait seperti pemerintah daerah dan para opera­tor untuk segera mempersiapkan segala sesuatunya sebaik mungkin untuk mengantisipasi diberlaku­kannya era new normal ini.

Lalu, bagaimana dengan implementasi di lapangan?

Para petugas di lapangan maupun operator kapal dapat melaksanakan pengawasan dan pengaturan sebaik mungkin terhadap mekanisme pemesanan tiket maksimal 50 persen dari kapasitas kapal, serta tetap melaksanakan sesuai protokol kesehatan Co­vid-19, seperti melaku­kan pemeriksaan kesehatan bagi para calon penumpang, penerapan physical distancing dan menyediakan tempat cuci tangan dan hand sani­tizer bagi para penumpang.

Tapi, walaupun ada protokol baru ada jaminan kelancaran barang dan penumpang?

Tentunya, laju pergerakan eko­nomi harus terus bergulir sehingga implikasinya pergerakan orang, ba­rang atau kapal harus tetap berjalan, namun dengan tetap menerapkan protokol kesehatan guna mencegah terjadinya penyebaran Covid-19.

Untuk operator pelabuhan bagaimana?

Selain regulator di pelabuhan, peran operator pelabuhan dan perusahaan pelayaran juga sangat penting dalam mendukung new normal sesuai tupoksi masing-masing. Oleh karenanya, semua pihak wajib memastikan setiap penumpang yang naik ke kapal dalam keadaan sehat dan memiliki dokumen pendukung yang diper­syaratkan.

Itu dengan menerapkan proto­kol kesehatan?

Harus, seluruh proses pengang­kutan penumpang dari awal hingga tiba di pelabuhan tujuan harus menerapkan protokol kesehatan yang berlaku, termasuk meny­iapkan ruang karantina di kapal beserta dokter/tenaga medis jika sewaktu-waktu ada penumpang yang sakit.

Apakah semua ini sudah siap?

Beberapa kali kami turun ke lapangan mengecek semua itu. Baik saya ataupun eselon II seperti Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP), Direktur Kenavigasian, Direktur Kepelabuhan dan lainya, alhamdulillah semua telah siap. Hasil monitoring yang kami laksanakan sejauh ini sudah berjalan dengan baik, yakni petugas tetap melakukan pengecekan rutin terhadap penumpang. muhammad zaki alatas/AR-3

Tampilkan Semua

Data Daftar Pemilih Tetap Pemilu di Komisi Pemilihan Umum Aman

Selasa 2/6/2020 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Jutaan data penduduk Indonesia yang terkait dengan data pemilih pada Pemilu 2014 yang dimiliki Komisi Pemilihan Umum (KPU) diduga bocor. Informasi tentang bocornya data ini pertama kali diungkap akun Twitter @underthebreach.   Akun...
Selengkapnya

“Fast Food” Tidak Mengandung Gizi yang Cukup untuk Pertumbuhan

Sabtu 30/5/2020 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Sumber makanan pokok tidak harus beras atau tepung, gandum, atau terigu yang saat ini begitu dominan.   Singkong, ubi jalar, sagu, jagung juga memiliki karbohidrat kompleks yang lebih baik dari beras atau nasi, apalagi mi...
Selengkapnya

Maksimal Hanya 50 Persen ASN yang Bekerja di Kantor

Jumat 29/5/2020 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Hingga kini, penyebaran Covid-19 di seluruh dunia belum bisa dikendalikan, termasuk di Indonesia. Virus ini telah menjangkiti jutaan orang dan ratusan ribu meninggal dua.   Dampak penyebaran virus pun menular ke mana-mana, termasuk...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita kupas lainnya
beriklan di koran jakarta
Edisi Weekend

Vincent Piket Dorong Pemulihan Sosio-Ekonomi Eropa akibat Korona

Sabtu 30/5/2020 | 03:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pandemi korona yang telah mewabah secara global membuat dunia, termasuk negara-negara di kawasan Eropa mengalami berbagai masalah. Persoalan yang dihadapi tak hanya menyangkut masalah jatuhnya korban jiwa, tetapi juga menyangkut berbagai aspek kehidupan.

Pandemi yang belum diketahui ujung berakhirnya itu telah membuat sosio-ekonomi negara-negara Eropa yang tergabung dalam Uni Eropa mengalami keterpurukan. Setelah menyebabkan 130 ribuan jiwa meninggal, kini negara-negara anggota Uni Eropa mulai melakukan pelonggaran pembatasan sosial dengan protokol kesehatan yang ketat.

Untuk mengetahui langkah-langkah yang dilakukan serta peran Uni Eropa dalam menghadapi pandemi korona, wartawan Koran Jakarta, Aloysius Widiatmaka, berkesempatan mewawancarai Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, Vincent Piket, baru-baru ini. Berikut petikan wawancara selengkapnya.

Bapak Dubes dapat menggambarkan situasi terakhir Eropa terkait pendemi virus korona?

Negara-negara anggota Uni Eropa sudah mulai melakukan pelonggaran pembatasan sosial, namun secara bertahap dan dengan sikap berhati-hati. Puncak pandemi sudah berlalu berkat tindakan pencegahan yang tegas oleh negara-negara Anggota dan oleh Uni Eropa secara kolektif. Sekarang, jutaan orang akan kembali ke tempat kerja mereka. Pusat perbelanjaan, perusahaan jasa, dan tempat umum lainnya mulai dibuka. Para pelajar juga mulai kembali sekolah. Tetapi, ini semua berlangsung secara bertahap dan berdasarkan protokol medis, higenis, dan jaga jarak.

Kegiatan perjalanan di dalam kawasan Eropa juga perlahan-lahan kembali pulih. Negara-negara Anggota sudah mulai membuka kembali perbatasan mereka dan memulihkan transportasi untuk penumpang. Namun, pembatasan perjalanan ke Uni Eropa bagi warga non-Uni Eropa untuk sementara belum dicabut.

Apa saja dampak pandemi ini terhadap kehidupan masyarakat Eropa?

Pertama-tama, pandemi ini menyebabkan sekitar 130.000 korban jiwa di seluruh Uni Eropa. Ini adalah kerugian yang tak tergantikan. Selain korban manusia, ada dampak sosio-ekonomi yang berat. Kami memperkirakan penurunan ekonomi sebesar 7 persen, sebanyak sembilan juta orang kehilangan pekerjaan dan perusahaan-perusahaan terjerat utang.

Bagi individu, mereka terpaksa mengurung diri di rumah selama berminggu-minggu, tanpa dapat menikmati aktivitas biasanya seperti ke bioskop, olahraga, belanja, dan kumpul-kumpul. Bekerja dan studi secara daring telah menjadi norma bagi banyak perusahaan maupun universitas. Kondisi ini tidak mungkin berubah dalam semalam, untuk sementara waktu inilah new normal (kebiasaan baru).

Apakah pandemi mengganggu hubungan internal Uni Eropa?

Tidak terganggu. Jelas Uni Eropa lengah di awal terjadinya pandemi ini. Kami tidak siap. Pada awalnya terjadi kelangkaan pasokan barang-barang medis penting, seperti pakaian pelindung diri dan alat tes. Masalah akut ini diatasi dengan tiga cara. Pertama, dengan adanya solidaritas dari negara-negara anggota yang sedikit terdampak ke negara-negara yang paling terkena dampak, yaitu dengan menyumbangkan peralatan medis, mengirimkan tim dukungan medis dan dengan merawat pasien dari negara-negara anggota lainnya.

Kedua, Uni Eropa mengambil langkah-langkah kolektif, misalnya pengaturan stok peralatan medis, penciptaan greenlines atau jalur hijau untuk menjaga agar perdagangan di dalam kawasan Uni Eropa tetap berjalan lancar, dan Dana Solidaritas untuk bantuan medis.

Ketiga, Uni Eropa memutuskan menyediakan bantuan finansial besar-besaran untuk menyerap goncangan ekonomi langsung: sejauh ini 940 miliar euro. Secara paralel, negara-negara anggota juga telah mengumpulkan dana untuk ini: 2,4 triliun euro. Jadi, secara keseluruhan kami telah mengumpulkan hampir 3,4 triliun euro. Ini menunjukkan bahwa Uni Eropa bersatu dengan sangat kuat.

Sektor apa saja yang paling terdampak (rata-rata tiap anggota Uni Eropa)?

Tentunya sektor kesehatan yang paling terpukul dan menanggung beban terberat akibat pandemi ini. Untuk masa depan, kami harus memikirkan dengan seksama mengenai bagaimana meningkatkan ketahanan sektor medis untuk krisis seperti saat ini.

Selain itu, sektor jasa sangat terpukul: transportasi, pariwisata dan rekreasi, penerbangan, serta sektor kreatif dan budaya. Sektor otomotif maupun makanan dan minuman juga termasuk yang paling terdampak. Untuk itu, Uni Eropa menyediakan bantuan darurat untuk pertanian, perikanan, dan budi daya perairan atau akuakultur.

Apa peran Uni Eropa dalam penanganan pandemi korona di Eropa?

Berdasarkan hukum Uni Eropa, tanggung jawab utama untuk kesehatan masyatakat berada pada negara-negara anggota. Uni Eropa, dipimpin oleh Komisi Eropa, bertugas untuk mengoordinasi tanggapan bersama Eropa bilamana diperlukan.

Selama pandemi ini, Uni Eropa misalnya telah mengambil tindakan terhadap ekspor ilegal peralatan medis serta telah menyelenggarakan persediaan stok peralatan tersebut. Uni Eropa juga membantu penelitian vaksin dan perawatan medis senilai 474 juta euro. Kami mengalihkan pula anggaran sebesar 20 miliar euro untuk membantu negara-negara anggota yang kurang mampu dalam melaksanakan tanggap Covid, khususnya aspek sosial. Ada 500 miliar euro untuk mendukung perusahaan dan orang-orang yang menganggur selama krisis sampai ekonomi pulih kembali.

Mengenai mobilitas, selain jalur hijau untuk perdagangan lintas batas, Uni Eropa mengeluarkan pula panduan untuk memastikan para pekerja dapat bebas melakukan perjalanan, terutama di sektor perawatan kesehatan dan pangan. Selain itu, berkat dukungan logistik dan konsuler Uni Eropa, sebanyak 500.000 turis Uni Eropa yang terdampar di luar negeri telah kembali ke rumah dengan selamat.

Pemimpin Eropa menyepakati koleksi dana sekitar satu triliun euro atau sekitar 17 ribu triliun rupiah untuk membangkitkan perekonomian akibat pandemi. Apa proposal Uni Eropa seperti yang mereka minta?

Presiden Komisi Eropa akan mengajukan proposal tersebut dalam minggu mendatang. Dana tidak hanya ditujukan untuk menyerap guncangan ekonomi yang disebabkan oleh pandemi. Ini juga bertujuan untuk memberi dorongan baru bagi strategi ekonomi jangka panjang Uni Eropa. Ada dua sasaran utama: pertama, membuat ekonomi kami lebih tangguh, termasuk dengan melakukan investasi besar di bidang digitalisasi dan konektivitas. Kedua, membuat ekonomi kami lebih hijau dengan maksud agar kami bisa mencapai ekonomi sirkuler dan netralitas karbon pada tahun 2050. Menurut saya, proposal tersebut akan mendapat dukungan kuat dari negara-negara anggota Uni Eropa.

 Sektor mana saja yang menjadi prioritas diperbaiki?

Ekonomi Uni Eropa menghadapi potensi kontraksi sebesar 7,4 persen untuk tahun ini, yang berarti lebih buruk dibanding apa yang kami alami saat krisis finansial 2009. Rencana ambisius untuk pemulihan sedang digodok. Sektor yang menjadi prioritas adalah sektor yang paling terpukul seperti kesehatan, makanan dan minuman, otomotif, pariwisata, transportasi dan penerbangan. Tetapi, Uni Eropa juga akan memprioritaskan ekonomi hijau dan strategi digital. Bila pandemi tetap terkendali dan kita dapat secara bertahap melonggarkan pembatasan sosial, para pakar kami memperkirakan pertumbuhan ekonomi akan naik 6 persen pada 2021.

Ketua Panel Sains Uni Eropa, Mauro Ferrari, sampai mundur karena kesal melihat negara-negara Eropa tak bekerja sama atasi pandemi. Sebenarnya bagaimana negara-negara Eropa mengatasi pandemi? Apakah mereka benar sendiri-sendiri/ tak bekerja sama?

Tanggapan Uni Eropa terhadap Covid-19 sangat kuat dan berjangkauan luas, mencakup sisi medis maupun aspek ekonomi, sosial, penelitian, mobilitas dan konsuler. Kami telah menempuh banyak langkah hanya dalam beberapa bulan. Sekarang, kami perlu bertahan dan tidak bersantai: virusnya masih ada, belum ada vaksin dan pembukaan kembali ekonomi dan sosial kita baru saja dimulai. Banyak pekerjaan yang masih ada di depan kami, tetapi setidak-tidaknya kami sekarang telah memiliki dasar yang kuat.

Bagaimana perkembangan peran Uni Eropa terhadap Indonesia?

Hubungan Uni Eropa dengan Indonesia sangat kuat. Walaupun COVID-19 telah mengganggu beberapa kegiatan, berbagai kemajuan tetap tercapai. Pada bulan Februari, kami mengadakan pertemuan Komite Bersama dan kami tetap melaksanakan perundingan Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif (CEPA).

Untuk Uni Eropa, prioritas utama untuk kerja sama masa depan adalah agenda hijau. Alasannya sederhana: sementara kita bergulat dengan krisis Covid-19, jangan sampai hal ini membuat kita mengabaikan kenyataan bahwa krisis perubahan iklim ada di hadapan kita. Di Eropa, kami meluncurkan EU Green Deal atau Kesepakatan Hijau Uni Eropa untuk mencapai ekonomi sirkuler dan netralitas karbon pada tahun 2050. Namun, kami menyadari bahwa upaya ini hanya akan berhasil jika semua pemain global bekerja sama. Uni Eropa melihat Indonesia sebagai mitra yang sangat diperlukan dalam upaya ini. Maka dari itu kami ingin bekerja sama dengan Indonesia dalam menciptakan agenda hijau yang strategis. Bagi kami, itu termasuk upaya menentukan dan menyepakati masukan-masukan untuk pertemuan multilateral tentang keanekaragaman hayati dan iklim yang akan berlangsung akhir tahun ini dan awal tahun berikutnya.

Saya berharap pasca-Covid kita akan lebih sering mengandalkan kerja sama secara virtual untuk melengkapi pertemuan fisik. Pengalaman kami dengan itu selama beberapa minggu terakhir sebenarnya sudah cukup baik. Misalnya, pada 9 Mei kami merayakan Europe Day atau Hari Eropa. Pada tanggal tersebut dan sebelum serta sesudahnya kami mengadakan serangkaian acara daring yang mempromosikan kerja sama ekonomi, budaya dan pendidikan. Dengan adanya acara daring, partisipasi orang bahkan lebih banyak tahun ini dibandingkan tahun lalu. Tentu saja, komunikasi virtual tidak akan dapat menggantikan tatap muka secara langsung. Hal ini tetap diperlukan.

Apa peran Uni Eropa dalam penanganan COVID-19 di Indonesia?

Uni Eropa telah memobilisasi 20 juta euro untuk mendukung respons Indonesia terhadap pandemi ini. Salah satu proyek kami adalah menyalurkan hibah senilai enam juta euro kepada LSM-LSM untuk mendukung kelompok-kelompok rentan yang terkena dampak krisis Covid-19. Hibah lain, senilai 10 juta euro akan diperuntukkan dua rumah sakit universitas yang juga merupakan rumah sakit rujukan Covid-19.

Kami juga sedang mempersiapkan dukungan dana untuk kegiatan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di Indonesia, serta hibah untuk Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) untuk perlindungan migran berbasis komunitas.

Kami bekerja dalam format "Tim Eropa" yaitu Uni Eropa dan negara-negara anggota Uni Eropa bekerja sama dan memobilisasi dana bersama sejauh memungkinkan. Untuk kawasan Asean secara keseluruhan "Tim Eropa" menyediakan 350 juta euro.

Pandemi ikut menghambat proses perundingan dagang pemerintah dengan sejumlah negara mitra. Salah satunya, perundingan dagang Indonesia-Eropa atau Indonesia European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (I-EU CEPA). Bagaimana sebenarnya yang terjadi?

Betul. Putaran ke-10 perundingan CEPA antara Uni Eropa dan Indonesia semula dijadwalkan bulan Maret, namun harus ditunda. Sebagai gantinya, kami menyiapkan konferensi video untuk melanjutkan pembahasan bab-bab tertentu selama beberapa bulan mendatang. Kami sepakat untuk mengadakan putaran perundingan secara lengkap yang berikutnya pada kuartal ketiga tahun ini. Momentum kita tetap baik.

Ada kesan Uni Eropa menghalangi pengembangan nikel Indonesia yang bertujuan untuk energi bersih. Benarkah?

Tidak benar. Uni Eropa menghendaki win-win solution, pengembangan industri mobil listrik di Indonesia dan akses layak terhadap nikel bagi industri baja di seluruh dunia. Hal terakhir ini terkendala dengan adanya kebijakan pelarangan ekspor bijih nikel dari pemerintah Indonesia. Itulah sebabnya, Uni Eropa telah mengajukan gugatan ke Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) terhadap larangan ekspor tersebut.

Bagaimana peran Uni Eropa dalam pengembangan energi tenaga surya di Indonesia?

Sejumlah perusahaan Uni Eropa siap berinvestasi dalam proyek energi tenaga surya di Indonesia. Mereka tengah menantikan kerangka kerja peraturan yang kondusif dan stabil. Kantor Delegasi Uni Eropa di Indonesia dan Kamar Dagang dan Industri Eropa di Indonesia (EuroCham) sedang menyiapkan beberapa rekomendasi untuk Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral agar dapat mendorong investasi dalam industri tenaga surya.

S-2

Tampilkan Semua

Tontowi Ahmad: Memutuskan untuk Pensiun Itu Rasanya Campur Aduk

Jumat 22/5/2020 | 03:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tontowi Ahmad resmi  menyatakan pensiun dari bulutangkis.  Menapaki puncak karirnya  saat  berpasangan dengan Liliyana Natsir di sektor ganda campuran, Owi (demikian dia akrab dipanggil) meraih berbagai gelar...
Selengkapnya

Amarulla Octavian : Unhan Harus Jadi “Think Tank” Kemenhan

Sabtu 16/5/2020 | 03:00
A   A   A   Pengaturan Font
Universitas Pertahanan harus memberikan kontribusi signifikan kepada Kementerian Pertahanan dan Mabes TNI. Selain itu, Unhan juga harus diperkuat sebagai lembaga pemikir (think tank) Kemenhan yang menyelenggarakan short course bagi...
Selengkapnya

Imam Budidarmawan Prasodjo : Masyarakat Banyak Gunakan “Cyber Interaction

Sabtu 9/5/2020 | 03:00
A   A   A   Pengaturan Font
Kebijakan jaga jarak atau physical distancing hingga Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sudah dilakukan di sejumlah daerah Indonesia guna mencegah menyebaran Covid-19. Sekolah hingga bekerja dilakukan dari rumah...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita edisi weekend lainnya
beriklan di koran jakarta