Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video Infografis

Hujan Lebat di Jepang Meningkat Dua Kali Lipat dalam 45 tahun

Foto : AFP/CHARLY TRIBALLEAU
A   A   A   Pengaturan Font

TOKYO - Seorang pakar meteorologi Jepang mengatakan frekuensi hujan lebat lokal di Jepang meningkat lebih dari dua kali lipat dalam 45 tahun. Direktur Departemen Penelitian Topan dan Cuaca Buruk di Institut Riset Meteorologi, Kato Teruyuki, mempublikasikan sebuah laporan perubahan pola hujan antara 1976 hingga 2020.

Ia menggunakan data hujan yang dikumpulkan oleh Sistem Akuisisi Data Meteorologi Otomatis atau AMEDAS di sekitar 1.300 lokasi di seluruh Jepang. Ia mendefinisikan curah hujan 130 milimeter atau lebih dari periode tiga jam sebagai curah hujan lebat lokal.

Curah hujan jenis itu terjadi sebanyak 67,7 kali pada 2020. Jumlah pada 1976 adalah sebanyak 31,5 kali.

Hujan lebat lebih banyak terjadi selama musim hujan pada Juni dan Juli. Frekuensi curah hujan lebat hampir empat kali lipat lebih besar selama dua bulan ini.

"Pemanasan global telah menyebabkan temperatur air laut naik dan meningkatkan kelembapan, mengembangkan sistem presipitasi, dan fenomena tersebut tampaknya akan memicu hujan deras selama musim hujan," kata Kato sepeerti dikutip dari kantor berita NHK, Senin (30/5). NHK/I-1
Halaman Selanjutnya....


Redaktur : Ilham Sudrajat
Penulis : Ilham Sudrajat

Komentar

Komentar
()

Top