Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video Infografis
Status Pengajar

Guru Honorer Lebak Berharap Jadi PNS

Foto : ANTARA/Mansur

Guru di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten berharap diangkat menjadi tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga.

A   A   A   Pengaturan Font

LEBAK - Para guru honorer Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, berharap bisa diangkat menjadi tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga. "Kalau tetap sebagai tenaga honorer dengan gaji relatif kecil," kata Heni Suheni, seorang guru SDN 2 Sukamanah, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Senin (28/11).

Pendapatan gaji yang diterima sebesar 1,2 juta dari sekolah dipastikan tidak mencukupi untuk kehidupan ekonomi keluarga. Bahkan, dirinya pergi ke sekolah mengeluarkan biaya tranportasi angkutan kota (angkot) dan ojek motor sebesar 24 ribu pulang pergi (PP).

Baca Juga :
Penutupan Sementara

Pendapatan gaji sebesar itu, kata dia, tertolong pendapatan suami sebagai pekerja swasta, sehingga bisa menombok uang sendiri untuk naik angkot dan ojek. Sebab, kata dia, jika mengandalkan gaji honorer tentu tidak mencukupinya.

"Kami mengabdikan diri sebagai guru honorer selama 15 tahun berharap diangkat tenaga PPPK maupun pegawai negeri sipil," katanya. Menurut dia, meski gaji honorer tidak seberapa, saya tetap bersyukur, ikhlas dan semangat mengajar di SDN 2 Sukamanah Rangkasbitung.

Bahkan, Heni bekerja dengan gembira dan mensyukuri sejak honorer 100 ribu/bulan hingga sekarang tetap semangat. Dia menjadi guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas I sampai VI. Sebelumnya, dia mengajar Bahasa Inggris dan Bahasa Sunda.
Halaman Selanjutnya....


Redaktur : Aloysius Widiyatmaka
Penulis : Antara

Komentar

Komentar
()

Top