Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video Infografis

Gremio Melaju ke Final Piala Dunia Klub

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

DUBAI - Klub asal asal Brasil Gremio menang atas klub Meksiko Pachuca 1-0 melalui gol pemain sayap Everton lima menit memasuki perpanjangan waktu. Hasil pertandingan yang berlangsung Rabu (13/12) dini hari WIB itu memastikan Gremio memesan tempat di final Piala Dunia Klub.

Pemain pengganti berusia 21 tahun melaju dari sisi kiri melewati pertahanan Pachuca dan melepaskan tembakan keras yang tak mampu dibendung kiper Oscar Perez.

Klub asal kota Porto Alegre akan bertemu dengan pemenang bentrokan semifinal lainnya antara juara bertahan Real Madrid kontra Al Jazira. Laga final akan berlangsung Sabtu (16/12).

"Kami merasa gugup sejak awal dan kami kesulitan untuk mencetak gol," ujar pelatih Gremio Renato Portaluppi. "Kami bermain bagus dan kami mulai menciptakan lebih banyak peluang di babak kedua," sambungnya.

Baca Juga :
MU Hidupkan Peluang

"Ini adalah akhir tahun, dan kami berada dalam kondisi kelelahan. Tapii kami adalah tim yang lebih baik dan sekarang kami bisa berkonsentrasi di final," tandasnya.

Gremio, pemenang Piala Interkontinental - cikal bakal Piala Dunia Klub - pada tahun 1983 dan runner-up pada tahun 1995. Mereka sekarang akan berupaya menjadi tim non-Eropa pertama yang memenangkan gelar tersebut sejak klub asal Brasil lainnya Corinthians mengalahkan Chelsea pada tahun 2012.

Kedua tim asal Amerikan Latin berjuang keras selama 90 menit di Al Ain yang menampilkan 35 pelanggaran dan beberapa peluang yang jelas.

Gremio adalah tim yang sedikit lebih positif, terutama di babak kedua, dengan Edilson nyaris mencetak gol dengan tiga tendangan bebas. Tapi kiper Pachuca Perez tampil bagus dalam menyelamatkan gawangnya.

Di sisi lain, bek Gremio Bruno Cortez membuat dua penyelamatan bagus di babak pertama sementara sundulan Victor Guzman dari Pachuca hanya melaju ke sisi gawang pada menit ke-80.

Kekalahan tersebut merupakan kekecewaan lain bagi pemenang Liga Champions zona CONCACAF. Klub asal Meksiko itu kini telah bermain di lima turnamen Piala Dunia Klub tanpa mencapai final.

Sementara itu, pelatih Real Madrid Zinedine Zidane mewanti-wanti para pemainnya untuk menghindar dari katu merah. Berdasarkan aturan FIFA, sebuah kartu merah di final Piala Dunia Antarklub akan berdampak langsung di laga kompetitif berikutnya. Seperti yang dialami bek Chelsea Gary Cahill mesti absen di laga Piala Liga setelah dikartumerah kala melawan Corinthians pada final 2012.ben/Rtr/S-1

Penulis : Benny Mudesta Putra

Komentar

Komentar
()

Top