Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gerak Cepat, Dispar Gunungkidul Benahi Manajemen Wisata Dongkrak Wisatawan

📅 Minggu, 03 Sep 2023, 18:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat, Dispar Gunungkidul Benahi Manajemen Wisata Dongkrak Wisatawan Doc: ANTARA/Sutarmi
Ket. Ilustrasi - Objek wisata pantai di Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Gunungkidul - Gerak cepat, Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta melakukan pembenahan manajemen destinasi wisata untuk menciptakan data tarik wisata berkualitas dan berdaya saing sehingga mendongkrak kunjungan wisatawan.

Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul Oneng Windu Wardhana di Gunungkidul, Minggu, mengatakan penataan kepariwisataan pantai selatan sejauh ini masih terus berbenah, dilaksanakan berdasarkan prinsip keseimbangan antara upaya pengembangan manajemen destinasi untuk menciptakan daya tarik wisata berkualitas dan berdaya saing.

"Kami melakukan pengembangan pariwisata untuk menjaga kelestarian dan keberlanjutan sumber daya pariwisata," kata Oneng Windu Wardhana.

Ia mengatakan penataan kawasan pantai selatan bukan ranah Dinas Pariwisata. Penataan dan pengembangan sektor pariwisata dominan di pantai selatan, tapi sifatnya multisektor.

Bappeda telah menyusun dokumen rencana induk pengembangan kawasan pantai selatan. Dinas Pertanahan dan Tara Ruang Gunungkidul juga sudah menyusun rencana detail tata ruang (RDTR) untuk kawasan pantai selatan.

DPTR DIY juga menyusun dokumen pengembangan kawasan karst dan pantai selatan sebagai Satuan Ruang Strategis Keistimewaan.

"Kalau untuk sektor pariwisata, konsep pengembangan kepariwisataan di pantai selatan tetap mengacu pada Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah (Ripparda) Gunungkidul Nomor 8 Tahun 2020," katanya.

Sebelumnya, Wakil Bupati Gunungkidul Heri Susanto mengatakan rencana pengembangan kawasan pantai selatan sesuai dengan arah kebijakan makro yang komprehensif dan berkesinambungan.

"Harapannya dampak manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat. Lebih jauh, siap menuju Gunungkidul unggul," kata Heri.

Ia mengatakan saat ini, rencana pembangunan kawasan Pantai Baron sedang dibuatkan rencana induk oleh Bappeda. Hal ini bertujuan pembangunan kawasan atau wilayah mengacu pada rencana tata ruang wilayah (RTRW) dan rencana detail tata ruang (RDTR) yang sudah ditetapkan, serta sejalan dengan pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten.

Selain itu, pembangunan kawasan Pantai Baron dan pembangunan kawasan pantai selatan tidak merusak, tetap menjaga kelestarian alam, keindahan dan mengedepankan kearifan lokal untuk kemanfaatan bagi masyarakat.

"Rencana induk saat ini sedang dimatangkan di Bappeda," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

42 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.