Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video

Gedung Putih Naikkan Bendera Setengah Tiang untuk 500 Ribu Kematian Akibat Covid-19

Gedung Putih Naikkan Bendera Setengah Tiang untuk 500 Ribu Kematian Akibat Covid-19
Foto : VoA/Associated Press

Presiden Joe Biden, Ibu Negara Jill Biden, Wakil Presiden Kamala Harris dan suaminya Doug Emhoff, menundukkan kepala untuk menghormati 500 ribu warga Amerika yang meninggal karena Covid-19, di Gedung Putih, Senin (22/2)

A   A   A   Pengaturan Font

WASHINGTON DC - Bendera di Gedung Putih dikibarkan setengah tiang pada Senin (22/2) sore sebagai peringatan bagi 500 ribu nyawa orang Amerika Serikat (AS) yang melayang karena Covid-19.

"Presiden Joe Biden memerintahkan agar bendera di seluruh gedung federal dikibarkan setengah tiang sampai matahari terbenam pada 26 Februari, untuk mengenang kematian akibat virus korona. Biden juga meminta semua orang Amerika untuk mengheningkan cipta dalam kebaktian saat matahari terbenam," tulisan VoA, Selasa (23/2).

Katedral Nasional, salah satu bangunan terkenal di Washington DC, pada Senin sore juga membunyikan lonceng gereja sebanyak 500 kali sebagai ungkapan duka cita atas kematian 500 ribu orang AS akibat Covid-19.

Korban tewas akibat Covid-19 di Amerika telah mencapai 500 ribu menyamai jumlah seluruh warga AS yang tewas dalam Perang Dunia II, Perang Korea dan Perang Vietnam. Sementara Johns Hopkins University menyatakan jumlah nyawa yang hilang itu hampir sama dengan populasi Kansas City di Missouri dan jumlah itu lebih besar dari pada jumlah penduduk di Miami, Florida; Raleigh, North Carolina; atau Omaha, Nebraska.

Jumlah kematian di Amerika sejauh ini adalah yang tertinggi yang dilaporkan di dunia, yaitu mencapai 20 persen dari hampir 2,5 juta kematian akibat virus korona secara global. Namun, jumlah sebenarnya diperkirakan jauh lebih besar, antara lain karena banyak kasus yang tidak tercatat, terutama pada tahap awal wabah.

Terlepas dari peluncuran vaksin yang dilakukan sejak pertengahan Desember, model ilmiah dari Universitas Washington memproyeksikan sampai 1 Juni mendatang lebih dari 589 ribu warga AS akan meninggal akibat virus korona. VoA/I-1



(ils/I-1)
Redaktur : Ilham Sudrajat

Komentar

Komentar
()

Top