Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video

Gawat Ini Ayo Buruan Vaksin, Studi AS: Orang Tanpa Divaksin Covid-19 Akan 11 Kali Berpotensi Meninggal

Foto : Antara/REUTERS/Andrew Kelly

Seorang warga yang mengenakan kostum Paman Sam menghadiri aksi protes, untuk menolak kewajiban vaksinasi penyakit virus corona (COVID-19), yang diadakan di luar New York City Hall di Manhattan, New York City, Amerika Serikat, Senin (9/8/2021).

A   A   A   Pengaturan Font

Washington - Orang-orang yang tidak disuntik vaksin memiliki 11 kali kemungkinan meninggal karena COVID-19 dibandingkan mereka yang sudah divaksin, menurut data Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Amerika Serikat (CDC) yang dirilis pada Jumat (10/9).

Direktur CDCRochelle Wallensky mengatakan temuan-temuan itu didapat dari sebuah tinjuan kasus, rawat inap, dan kematian terkait COVID-19 di 13 negara bagian AS sekaligus menjadi sebuah bukti "kekuatan vaksinasi COVID-19."

Studi tersebut melihat data dari dua bulan terakhir ketika varian Delta yang sangat menular menjadi varian virus corona dominan di AS.

Penelitian itu menemukan pula bahwa, selain secara dramatis meningkatkan perlindungan dari kematian COVID-19, vaksin memberi perlindungan yang sangat tinggi untuk menghindarkan orang terinfeksi dan harus dirawat inap.

Orang yang tidak divaksin sekitar 4,5 kali berpotensi terinfeksi COVID-19 dan 10 kali berpotensi dirawat inap, kata Walensky saat konferensi pers virtual.

"Seperti yang telah kami tunjukkan melalui berbagai studi, vaksinasi efektif," katanya. "Intinya adalah: kita memiliki alat ilmiah yang kita perlukan untuk dapat mengatasi kesulitan pandemi ini."

Studi itu akan diterbitkan secara lengkap di situs CDCpada Jumat.




Redaktur : Marcellus Widiarto
Penulis : Antara

Komentar

Komentar
()

Top