Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gap Pembiayaan Infrastruktur Air Masih Besar

📅 Rabu, 22 Mei 2024, 06:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gap Pembiayaan Infrastruktur Air Masih Besar Doc: istimewa

BADUNG - Dana Air Indonesia atau Indonesia Water Fund masih efektif untuk mengatasi adanya ketimpangan (gap) terhadap pembiayaan infrastruktur air dan sanitasi. Saat ini, gap pembiayaan infrastruktur air Indonesia masih besar.

"Beberapa proyek sudah mulai diinisiasi oleh Indonesia Water Fund, namun kalau kita melihat peluangnya ke depan sangat besar sekali," kata Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Herry Trisaputra Zuna di Nusa Dua, Badung, Bali, Selasa (21/5).

Herry menyampaikan platform pembiayaan seperti Indonesia Water Fund masih sangat diperlukan. Sejauh ini, telah ada beberapa perusahaan yang menggelontorkan dana untuk Indonesia Water Fund, salah satunya PT Danareksa (Persero).

Berdasarkan laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dunia hanya memiliki waktu tujuh tahun untuk mengejar Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama yang berkaitan dengan air. Polusi air dan perubahan iklim menjadi penyebab yang mendesak. Saat ini, 4 juta orang hidup di wilayah krisis air. Satu dari 4 kota menghadapi kerawanan air.

Karena itu, Herry mengatakan kelangkaan air bersih telah menjadi perhatian pemerintah sejak lama. Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 pemerintah telah menetapkan target akses untuk air minum perpipaan sebesar 30 persen pada 2024. Kemudian 15 persen untuk kadar yang aman, dan 100 persen yang layak .

"Kalau angkanya saya pikir masih relevan, masih bisa menjadi acuan. Saya sampaikan bahwa dia sifatnya kolaborasi, membutuhkan komitmen, dan forum-forum seperti World Water Forum ini kan mengajak semua pihak untuk mempunyai tujuan bersama," jelasnya.

Optimalkan WWF 2024

Momentum World Water Forum ke-10 2024, lanjutnya, dapat menjadi panggung Indonesia untuk menunjukan strategi mengatasi masalah ini bersama-sama.

World Water Forum ke-10 2024 diselenggarakan bersama Pemerintah Indonesia dan Dewan Air Dunia atau World Water Council (WWC). Mengusung tema "Air untuk Kesejahteraan Bersama" atau "Water for Shared Prosperity". Forum tersebut diharapkan memberikan solusi dalam menyediakan air untuk seluruh kehidupan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
Daerah
Kasus yang Melingkungi Proy...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.