Kawal Pemilu Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video Infografis
Sengketa LTS

Filipina Bela Patroli Bersama dengan AS

Foto : REUTERS/Philippine Air Force

Patroli Bersama l Pesawat AU Filipina dan AS berpartisipasi dalam patroli bersama di wilayah udara Batanes dan LTS dalam zona ekonomi eksklusif Filipina pada Selasa (21/11). Filipina menegaskan bahwa patroli bersama ini merupakan haknya dalam menjaga wilayah kedaulatannya.

A   A   A   Pengaturan Font

Patroli bersama Filipina dengan Amerika Serikat (AS) di Laut Tiongkok Selatan (LTS) merupakan hak Manila, dan Filipina akan terus mendukung Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka. Hal itu ditegaskan oleh penasihat keamanan nasional Filipina pada Jumat (24/11).

MANILA - Patroli bersama Filipina dengan Amerika Serikat (AS) di Laut Tiongkok Selatan (LTS) merupakan hak Manila, dan Filipina akan terus mendukung Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka. Hal itu ditegaskan oleh penasihat keamanan nasional Filipina pada Jumat (24/11).

Penegasan ini dilontarkan setelah ada pernyataan dari Tiongkok yang menyatakan bahwa Filipina telah meminta "pasukan asing" untuk berpatroli udara dan maritim di LTS, kata Penasihat Keamanan Nasional Filipina, Eduardo Ano.

"Filipina tidak ingin menimbulkan masalah," kata Menteri Pertahanan Gilberto Teodoro kepada wartawan. "Kepentingan kami adalah untuk melindungi hak-hak kami," tegas dia seraya mengatakan akan ada beberapa kali patroli gabungan di masa mendatang.

Sekutu perjanjian tersebut melakukan patroli bersama dari Selasa (21/11) hingga Kamis (23/11) di perairan dekat Taiwan dan LTS dalam zona ekonomi eksklusif (ZEE) Manila, sehingga meningkatkan ketegangan lebih lanjut dengan Tiongkok.

Tiongkok mengklaim sebagian besar LTS berdasarkan sembilan garis putus-putus (nine-dash line) yang membentang sejauh 1.500 kilometer di selatan daratannya, memotong ZEE negara penggugat lainnya yaitu Brunei, Indonesia, Malaysia, Filipina dan Vietnam.
Halaman Selanjutnya....


Redaktur : Ilham Sudrajat
Penulis : Ilham Sudrajat

Komentar

Komentar
()

Top