Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video
Pandemi Covid-19

FDA Bakal Izinkan Vaksin Pfizer untuk Anak 12 Tahun

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

WASHINGTON DC - Media asal Amerika Serikat (AS) pada Senin (3/5) melaporkan bahwa Badan Urusan Pangan dan Obat-Obatan Amerika Serikat (Food and Drugs Administration/FDA) pada awal pekan depan diperkirakan akan menyetujui vaksin Covid-19 buatan Pfizer-BioNTech untuk diberikan kepada anak-anak berusia 12 tahun ke atas.

"Pfizer telah mengajukan izin penggunaan darurat untuk vaksin Covid bagi anak-anak dan remaja antara usia 12 dan 15 tahun," lapor CNN yang mengutip keterangan seorang pejabat pemerintah.

"FDA harus mengubah otorisasi penggunaan darurat untuk vaksin tersebut, tetapi prosesnya harus langsung," imbuh CNN.

Setelah keluar izin dari FDA, maka komite penasihat dari Centers for Disease Control and Prevention akan menggelar pertemuan untuk mengeluarkan rekomendasi bagaimana vaksin itu harus dipergunakan.

"Kami sedang berupaya untuk meninjau permintaan ini secepat dan setransparan mungkin," kata seorang juru bicara FDA kepada The Washington Post namun ia menolak memberikan rincian terkait jadwal persetujuan tersebut.

Saat ini pemberian vaksin Covid-19 Pfizer di AS hanya diizinkan untuk orang berusia 16 tahun ke atas.

Raksasa farmasi AS itu mengatakan pada akhir Maret bahwa pihaknya telah mengirimkan data dari uji klinis terhadap 2.260 anak berusia 12 hingga 15 tahun, yang menunjukkan vaksin itu sangat efektif dan dapat ditoleransi dengan baik. Sedangkan pengujian lebih lanjut pada anak-anak yang lebih kecil sedang berlangsung.

Selain Pfizer, perusahaan farmasi Moderna juga sedang melakukan uji coba vaksinnya pada remaja dan anak-anak yang lebih kecil dan hasilnya diharapkan akan keluar pada musim panas nanti. Selain itu, Johnson & Johnson juga sedang merencanakan uji coba pada anak untuk vaksin Covid-19 buatannya.

Perluas Vaksinasi

Jika otorisasi vaksin untuk remaja disetujui, maka hal itu berarti bisa memperluas program vaksinasi massal AS untuk lebih banyak orang.

Menurut data resmi, tingkat vaksinasi nasional mencapai puncaknya sekitar 11 April, dan meskipun 55 persen orang dewasa AS sekarang telah mendapat satu atau lebih dosis, dan perlu jalan panjang untuk mencapai kekebalan massal terhadap Covid-19.

Hingga saat ini sudah lebih dari 131 juta dosis vaksin Pfizer telah diberikan di AS, tetapi permintaan vaksin itu di kalangan orang dewasa telah turun secara dramatis dalam beberapa pekan terakhir ini. Penurunan ini bisa jadi bencana jika sebagian besar orang dewasa AS menolak untuk mendapatkan vaksinasi untuk anak-anak mereka. SB/AFP/I-1

(AFP/SB/I-1)
Redaktur : Ilham Sudrajat

Komentar

Komentar
()

Top