Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video
Kyilan Mbappe

Dalam Motivasi Tinggi

Foto : FRANCK FIFE / AFP

Kylian Mbappe

A   A   A   Pengaturan Font

KYLIAN Mbappe siap melanjutkan kepahlawanannya untuk Prancis di Piala Dunia 2018 dengan meraih kesuksesan di Piala Eropa 2020.

Mbappe mengungkapkan tentang mentalitas yang membuatnya menjadi salah satu pemain terbaik Eropa. "Dalam sepak bola tingkat tinggi, tidak ada yang akan membuat tempat untuk Anda atau memberi tahu Anda bahwa Anda mampu melakukan banyak hal. Terserah anda untuk meyakinkan diri sendiri bahwa Anda mampu," ujar Mbappe dalam sebuah wawancara denganEsquiretengah pekan lalu.

Mbappe menyebutkan bahwa ego, cinta diri, bukan hanya perubahan pemain bintang. Ini juga keinginan untuk melampaui diri sendiri, untuk memberikan yang terbaik. "Setiap kali saya berjalan ke lapangan, saya berkata pada diri sendiri, Saya yang terbaik," sambungnya.

Ketika diminta untuk memberikan wawasan tentang bagaimana dia melihat gaya permainannya, Mbappe melihat dirinya sebagai penggabungan dari posisi yang berbeda. "Penyerang modern yang bisa bermain di mana saja," ucap Mbappe saat diminta menjelaskan gaya permainannya.

"Dulu ada nomor sembilan atau nomor 11, atau nomor tujuh tahun lalu. Saya bermain sendirian di depan, saya bermain di kiri dan kanan. Dengan segala kerendahan hati, saya tidak berpikir itu diberikan kepada semua orang untuk mengubah posisi seperti itu setiap tahun dan saya tetap menjaga standar kinerja pada tingkat tertinggi," sambungnya.

Mbappe sadar bahwa dia akan menjadi pusat perhatian di Piala Eropa 2020. "Apakah saya seorang bintang? Saya kira begitu. Jika wajah anda ada di mana-mana, di kota, di mana pun di dunia, itu pasti," ujarnya.

Menjadi bintang adalah sebuah status, Namun Mbappe menegaskan tidak membuatnya menjadi orang yang lebih baik dari yang lain. Level yang telah ditetapkan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo selama dekade terakhir adalah apa yang Mbappe harapkan untuk ditiru.

Namun sampai saat itu dia tidak ingin dibandingkan dengan dua pencetak gol legendaris itu "Bukan hanya saya yang tahu bahwa Messi dan Cristiano lebih baik," sambungnya. ben/AFP/S-2

Baca Juga :
Berjuang Tanpa Ibra


(ben/S-2)
Redaktur : Sriyono
Penulis : Benny Mudesta Putra

Komentar

Komentar
()

Top