Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video

Chelsea Satu Kaki di Semifinal

Foto : AFP/CRISTINA QUICLER
A   A   A   Pengaturan Font

SEVILLE - Sebuah gol berkelas dari Mason Mount membantu Chelsea meraih kemenangan 2-0 pada leg pertama perempat final Liga Champions atas Porto, Kamis (8/4) dini hari WIB.
Tembakan tajam Mount pada babak pertama cukup menyakitkan bagi Porto, yang sebenarnya tampil lebih baik pada sebagian besar permainan di Seville malam itu. Tetapi berulang kali kurang presisi untuk memanfaatkannya.
Penderitaan Porto diperparah oleh Ben Chilwell yang memanfaatkan kesalahan lini belakang untuk mencetak gol pada menit akhir. Ini membuat Chelsea unggul dua gol tandang. Hasil tersebut membuat Chelsea berada di ambang semifinal.
Kedua gol tandang hanya istilah, mengingat kedua tim bermain di Ramon Sanchez Pizjuan, Seville Spanyol. Kedua tim akan bertemu lagi di tempat sama pekan depan, hanya dengan peran kandang dan tandang dibalik.
Porto yang berada di kandang pada leg pertama, mengenakan perlengkapan kandang. Mereka memiliki spanduk besar klub di tribun kosong. Chelsea juga memainkan peran itu, menujukkan penampilan tandang klasik dengan menyerap tekanan dan memukul lawan melalui serangan balik.

Madrid
Real Madrid kemungkinan menunggu pemenang laga tersebut setelah mengalahkan Liverpool 3-1 pada laga sebelumnya. "Ada atmosfer bagus di ruang ganti. Kami senang tapi tidak terlalu euphoria. Kami belum terlalu bersemangat," ujar pelatih Chelsea Thomas Tuchel. "Kami harus memiliki mentalitas terbaik dan performa terbaik Selasa depan," sambungnya.
Gol Mount menjadikannya pencetak gol termuda Chelsea di Liga Champions pada usia 22 tahun, 87 hari. Sementara itu, gol kedua yang dicetak Chilwell membuat klub memiliki dua pencetak gol asal Inggris dalam pertandingan Liga Champions untuk pertama kalinya sejak 2012.
Kemenangan Chelsea juga mengobati kekecewaan setelah secara mengejutkan kalah 2-5 di kandang dari West Brom di Liga Inggris akhir pekan lalu. Itu mengakhiri 14 pertandingan tak terkalahkan Tuchel sebagai pelatih "The Blues."
"Setelah kalah dalam pertandingan aneh, kami mengatakan situasi terbaik adalah langsung menghasilkan clean sheet. Ini membuatnya sangat berharga," ujar Tuchel.
Porto tidak difavoritkan sebagai pemenang, meski mengalahkan Cristiano Ronaldo dan Juventus di babak 16 besar. Tugas mereka kali ini diperparah oleh skorsing Mehdi Taremi dan pencetak gol terbanyak Sergio Oliveira.
Tapi mereka menekan sejak awal. Porto memiliki enam tembakan ke gawang Chelsea sebelum paruh waktu. Chelsea kemudian menunjukkan ketajaman ketika Jorginho melepaskan umpan kepada Mount di tepi area penalti. Mount mengambilnya dengan kaki belakangnya dan melepaskan tembakan ke sudut jauh.
Porto terus berupaya membalas. Moussa Marega menyelinap masuk ke pertahanan Chelsea tapi tembakannya digagalkan oleh kaki Mendy. Chilwell kemudian melepaskan tembakan keras untuk menggandakan keunggulan Chelsea. ben/AFP/G-1



(ben/S-2)
Redaktur : Sriyono

Komentar

Komentar
()

Top