Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Cegah Jatuh Korban, Trenggalek Rancang Protokol Kontingensi Penanggulangan Bencana Tsunami

📅 Sabtu, 05 Agu 2023, 00:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Jatuh Korban, Trenggalek Rancang Protokol Kontingensi Penanggulangan Bencana Tsunami Doc: ANTARA/HO – Anggita
Ket. Ilustrasi suasana pelabuhan di Teluk Prigi, Trenggalek.

Trenggalek - Cegah jatuh korban, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur tengah menyusun rancangan mitigasi berkaitan dengan langkah dan prosedur (protokol) kontingensi penanggulangan bencana tsunami di wilayah tersebut.

"Dan salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan itu adalah dengan penyusunan dokumen yang berisi SOP (standart operational procedure) mitigasi bencana tsunami," kata Kepala BPBD Trenggalek Triadi Atmono di Tulungagung, Jumat.

Penyusunan itu dilakukan BPBD dengan menggelar kegiatan semiloka pembahasan rencana kontingensi melibatkan tenaga ahli dari BNPB dan BMKG.

Penyusunan rencana kontingensi itu dilakukan untuk menyikapi jika sewaktu-waktu bencana tsunami itu benar-benar terjadi.

"Sehingga jika sewaktu-waktu terjadi bencana itu, pentahelix termasuk BPBD tahu bagaimana cara menyikapinya," kata Triadi.

Dijelaskan, sosialisasi rencana kontingensi yang melibatkan berbagai unsur lapisan itu membahas hulu hingga hilir untuk mengantisipasi serta meminimalisir dampak bencana yang ditimbulkan.

Mulai dari sarana dan prasarana pendukung, jalur evakuasi, alat deteksi dini hingga kesiapsiagaan masyarakat.

Pasalnya, terdapat 17 desa di tiga kecamatan pesisir yang masuk daerah rawan tsunami.

Tiga kecamatan pesisir itu adalah Watulimo, Panggul, dan Munjungan.

Salah satu fokus dalam antisipasi bencana tersebut adalah diseminasi informasiearly warning system(EWS) melaluiwarning receiver system(WRS) BMKG yang berada di BPBD Trenggalek.

"Ini sudah mumpuni dan bisa disampaikan ke masyarakat jika sewaktu-waktu potensi tsunami tersebut muncul," ujarnya.

Selain itu, Pemkab Trenggalek juga berupaya memberikan pelatihan serta pendampingan agar belasan desa tersebut menjadi desa tangguh bencana mandiri.

Dengan langkah itu masyarakat menjadi tahu tentang langkah-langkah yang diambil saat musibah terjadi sehingga dampak bencana yang ditimbulkan dapat diminimalkan.

"Kami juga lakukan pendampingan kepada desa-desa itu yang notabene berada di sekitar kawasan pesisir selatan Trenggalek," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.