Kawal Pemilu Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video Infografis

Bebas dari Penjara, Bos Huawei Tinggalkan Kanada dengan Pesawat Carter

Foto : ANTARA/Reuters

Chief Financial Officer Huawei Meng Wanzhou memberikan keterangan pers di luar gedung Mahkamah Agung British Columbia setelah sidang pembebasannya di Vancouver, Kanada, Jumat (24/9/2021).

A   A   A   Pengaturan Font

Beijing - Salah satu bos Huawei, Meng Wanzhou, bertolak menuju kampung halamannya di Tiongkok dengan menggunakan pesawat carter setelah dibebaskan dari penjara di Kanada, Jumat (24/9).

Berkat kerja keras pemerintah Tiongkok, Meng meninggalkan Kanada dengan menggunakan pesawat yang disewa pemerintah Tiongkok untuk pulang ke kampung halaman dan bertemu keluarganya, Kantor Berita Xinhuamelaporkan pada Sabtu.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Zhao Lijian menyambut kepulangan bos perempuan perusahaan teknologi informasi terbesar itu dalam akun Weibo pribadinya.

Meng yang menjabat direktur keuangan Huawei juga berterima kasih kepada Kedutaan Besar Tiongkok di Kanada, tim pengacara, dan rekan-rekannya.

"Meskipun dalam masa-masa yang sangat sulit, selalu ada harapan," ucap putri pendiri Huawei Ren Zhengfei itu.

Meng menghadiri sidang secara virtual di pengadilan federal di Brooklyn, Amerika Serikat, Jumat waktu setempat, untuk menandatangani perjanjian penangguhan penuntutan dalam kasus penipuan yang dituduhkan kepadanya.

Melalui perjanjian tersebut, Meng tidak didakwa di AS dan proses ekstradisi di Kanada dihentikan, demikian pernyataan William Taylor, salah satu pengacara Meng.

"Dia belum mengaku bersalah dan kami sepenuhnya berharap dakwaan akan dihentikan setelah empat belas bulan. Sekarang, dia akan bebas kembali ke rumah untuk berkumpul bersama keluarganya," kata Taylor dikutip Global Times.

Meng telah menjalani tahanan di Kanada hampir tiga tahun setelah tertangkap di bandara negara itu pada Desember 2018.

Tak lama setelah penangkapan Meng, otoritas Tiongkok menangkap dua warga negara Kanada, Michael Korvig dan Michael Spavor, atas tuduhan spionase.

Sejak saat itu hubungan bilateral Tiongkok-Kanada memburuk. Bahkan dalam tiga tahun terakhir, pengamanan di depan gedung Kedutaan Besar Kanada di Jalan Dongzhimen Wai,Beijing, ditingkatkan hingga terlihat lebih mencolok dibandingkan kedutaan lainnya di kawasan itu.


Redaktur : Marcellus Widiarto
Penulis : Antara

Komentar

Komentar
()

Top