Nasional Mondial Ekonomi Daerah Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Edisi Weekend Foto Video Infografis

Bangganya 200 Prajurit TNI yang Baru Pulang ke Indonesia Disambut Langsung Panglima TNI

Foto : Istimewa

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyambut langsung kedatangan 200 personel Satuan Tugas Kompi Zeni TNI Kontingen Garuda (Satgas Kizi TNI Konga) XXXVII-G/United Nations Multi-Dimensional Intergrated Stabilization Mission in Central in Africa (MINUSCA CAR) di Markas TNI di Cilangkap, Jakarta Timur.

A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Bangganya 200 prajurit TNI yang baru pulang ke Indonesia ini disambut langsung Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. Ratusan prajurit TNI yang baru pulang ke Indonesia ini tergabung dalam Satgas Kizi TNI. Mereka baru saja menyelesaikan misi perdamaian di Afrika Tengah.

Mengutip keterangan Kabidpeninter Puspen TNI Kolonel Laut (KH) Bayu Kurnianto yang diterima Koran Jakarta, Rabu (17/11) pada Senin (15/11), kedatangan 200 personel Satuan Tugas Kompi Zeni TNI Kontingen Garuda (Satgas Kizi TNI Konga) XXXVII-G/United Nations Multi-Dimensional Intergrated Stabilization Mission in Central in Africa (MINUSCA CAR) ini disambut Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. Penyambutan dilakukan dalam suatu upacara militer di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur.

"Para prajurit itu terdiri atas 178 TNI Angkatan Darat (AD), 18 TNI Angkatan Laut (AL), dan 4 TNI Angkatan Udara (AU) di bawah pimpinan Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Letkol Czi Parlindungan Simanjuntak. Mereka baru selesai melaksanakan misi penjaga perdamaian dunia selama satu tahun," kata Kolonel Bayu.

Dalam sambutannya, Panglima TNI mengapresiasi keberhasilan Satgas dalam menjalankan misi perdamaian. Menurut Marsekal Hadi, secara umum, Satgas dinilai telah berhasil mengemban tugas dalam melaksanakan misi pemelihara perdamaian di Afrika Tengah.

"Keberhasilan ini terlihat pula dari beberapa piagam penghargaan yang kalian terima, diantaranya adalah The MINUSCA Medal dari PBB, The CAR Medal dari Pemerintah Republik Afrika Tengah, Piagam penghargaan dari Chief Of Force Engineering MINUSCA, piagam penghargaan dari Serbian Armed Forces dan masih banyak lagi piagam dan penghargaan yang lainnya. Untuk itu, saya memberikan apresiasi yang tinggi kepada para Perwira dan Prajurit Satgas Kizi atas dedikasi dan loyalitas yang telah kalian berikan,"ungkap Panglima TNI.

Lebih lanjut Panglima TNI mengatakan, bahwa tugas sebagai pasukan pemelihara perdamaian PBB tidak asing lagi bagi Indonesia dan khususnya TNI. Hal itu bukan hanya karena kontinuitas penugasan yang sering dipercayakan oleh dunia kepada TNI, akan tetapi lebih karena landasan moral dan filosofi serta doktrin pertahanan dan perjuangan bangsa Indonesia yang "cinta damai, namun lebih mencintai kemerdekaan".

"Komitmen dan keikutsertaan dalam menjaga ketertiban dunia dan mewujudkan perdamaian abadi di muka bumi merupakan amanat konstitusi, sebagaimana tertuang dalam Pembukaan UUD 1945," kata Panglima.

Panglima menambahkan, TNI meyakini, tugas menjaga perdamaian dunia, merupakan tugas yang luhur dan mulia. Sekaligus membanggakan. Bukan saja mengangkat citra satuan dan TNI, tetapi juga citra dan harumnya nama bangsa dan negara Indonesia di forum internasional.

"Lebih dari itu, tugas dan pengabdian para prajurit di Afrika Tengah menjadi salah satu catatan sejarah nasional dan internasional," tegas Marsekal Hadi.

Panglima TNI juga menyerahkan petikan anugerah tanda kehormatan Satya Lencana Santi Dharma kepada perwakilan empat prajurit berdasarkan Surat Keputusan Presiden RI Nomor 66/TK/TAHUN 2021, tanggal 2 Agustus 2021.


Redaktur : Marcellus Widiarto
Penulis : Agus Supriyatna

Komentar

Komentar
()

Top