Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video

Aturan Baru Perjalanan Warga

Foto : ANTARA/Feny Selly
A   A   A   Pengaturan Font

Peraturan terbaru perjalanan dalam negeri selama masa pandemi Covid-19 mulai berlaku hari ini, Kamis (1/4). Aturan tersebut tertera dalam Surat Edaran (SE) Nomor 12 Tahun 2021.

Perbedaan antara aturan baru ini dengan aturan sebelumnya yang tertera pada SE Satgas Nomor 7 Tahun 2021, salah satunya adalah soal penggunaan tes GeNose C19.

Dalam SE Nomor 7 Tahun 2021, belum ada ketentuan yang memperbolehkan penggunaan hasil tes negatif GeNose C19 untuk penumpang pesawat, penumpang transportasi laut, dan juga penumpang transportasi darat umum maupun pribadi.

GeNoSeC19 merupakan alat buatan Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk mendeteksi virus korona melalui embusan napas. Alat ini telah mendapat izin edar dari Kementerian Kesehatan.

Awalnya, aturan yang memperbolehkan syarat GeNose hanya berlaku untuk pelaku perjalanan yang menggunakan moda transportasi kereta api. Kini, pelaku perjalanan transportasi darat bisa juga menggunakan tes GeNose C19 yang tersedia di rest area.

Ada juga perubahan dalam jangka waktu berlakunya hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen khusus untuk perjalanan ke Bali. Dalam SE sebelumnya, syarat hasil negatif tes Covid-19 punya batas waktu maksimal 3 x 24 jam sebelum keberangkatan.

Sementara di aturan baru ini, sampel tes RT-PCR atau negatif rapid test antigen harus diambil dalam kurun waktu maksimal 2 x 24 jam sebelum keberangkatan.

Kemudian, poin yang mengatur soal syarat khusus perjalanan selama libur panjang atau libur keagamaan untuk pelaku perjalanan jarak jauh darat dan menggunakan moda kereta api serta kendaraan pribadi yang diatur dalam SE Nomor 7 juga ditiadakan.

Untuk pelaku perjalanan dengan transportasi darat pribadi, diimbau melakukan tes RT-PCR atau rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3 x 24 jam sebelum keberangkatan.

Selain menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen, pelaku perjalanan juga bisa mengikuti tes GeNose C19 yang dilakukan di rest area sepanjang perjalanan sebagai syarat melanjutkan perjalanan.

Khusus untuk anak-anak di bawah usia lima tahun tidak diwajibkan untuk melakukan tes RT-PCR atau rapid test antigen atau tes GeNose C19 sebagai syarat perjalanan.

Kita menyambut baik upaya pemerintah membuat peraturan dalam rangka memperketat mobilitas warga untuk menekan angka penambahan Covid-19.

Pelaku perjalanan memang membutuhkan pemeriksaan Covid-19 yang cepat, tepat, dan biaya yang terjangkau. Namun, penggunaan alat GeNose untuk pemeriksaan Covid-19 bagi pelaku perjalanan moda transportasi darat, laut, dan udara perlu dikaji secara teliti dan ilmiah.

Gold standard pemeriksaan Covid-19 adalah melalui tes swab polymerase chain reaction (PCR). Rapid test antigen juga digunakan untuk pemeriksaan Covid-19 dengan cukup cepat, meski tidak lebih akurat dari PCR.

GeNose harus dievaluasi karena sering terdapat banyak kekeliruan yang ditemukan dari alat tersebut, dibandingkan dengan hasil pemeriksaan PCR.

Ada beberapa faktor penting yang harus diperhatikan dalam melakukan evaluasi terhadap alat deteksi Covid-19 yaitu, sensitivity rate, specificity rate, dan predictive value.

(ril/P-4)
Redaktur : Khairil Huda

Komentar

Komentar
()

Top