Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Edisi Weekend Foto Video Infografis

Atasi Risiko Kecelakaan, Perusahaan Asuransi Beri Perlindungan bagi Masyarakat

Foto : istimewa

Masyarakat membutuhkan perlindungan yang komprehensif atas kecelakaan diri, jiwa, dan biaya pengobatan.

A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Seiring dengan longgarnya kebijakan protokol kesehatan pascapandemi Covid-19, mobilitas masyarakat mengalami peningkatan. Misal, baru-baru ini, saat momentum libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru), sebanyak 16,36 persen penduduk Indonesia atau sejumlah 44 juta penduduk memanfaatkan libur dengan melakukan perjalanan. Angka tersebut meningkat 26 persen jika dibandingkan tahun 2021.

Peningkatan mobilitas masyarakat Indonesia tersebut juga berdampak terhadap peningkatan risiko terjadinya kecelakaan. Polri merilis data angka kecelakaan lalu lintas di Indonesia per September 2022 sejumlah 94.617 kasus. Data tersebut meningkat 34,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya sejumlah 70 ribu kasus. Jumlah korban meninggal per data terbaru tersebut mencapai 19.054. Data tersebut menunjukkan bahwa kecelakaan merupakan salah satu risiko yang dekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia.

Melihat hal tersebut, perusahaan asuransi, Great Eastern General Insurance Indonesia bersama Great Eastern Life Indonesia meluncurkan produk asuransi GREAT Accident and Life Protection sebagai wujud dari komitmen untuk memenuhi kebutuhan perlindungan masyarakat Indonesia dari segala jenis risiko kecelakaan. Produk ini merupakan gabungan antara asuransi umum dan asuransi jiwa yang memberikan kemudahan, efisiensi Premi, serta banyak manfaat lainnya.

"Produk ini memiliki jaminan meninggal dunia akibat kecelakaan atau bukan karena kecelakaan, cacat tetap atau sebagian, biaya pengobatan, dan biaya-biaya atau santunan lainnya akibat kecelakaan," jelas Cong Chun Ling, Marketing Director Great Eastern General Insurance Indonesia di Jakarta kemarin.

Lebih lanjut, Chun Ling menjelaskan hal yang melatarbelakangi lahirnya produk ini dari sisi kebutuhan pasar, yakni adanya kebutuhan masyarakat akan perlindungan yang komprehensif atas kecelakaan diri, jiwa, dan biaya pengobatan. "Produk ini memiliki dua jaminan sekaligus dalam satu polis dengan layanan tambahan klaim cashless untuk biaya pengobatan akibat kecelakaan," terangnya.

Ia menambahkan bahwa inovasi baru ini memiliki empat keunggulan utama dan 12 perlindungan tambahan dan telah diluncurkan kepada publik pada 12 Januari lalu serta dipasarkan melalui 12 kantor cabang. Pemasaran dan penjualannya berkolaborasi dengan 400 agen aktif dan lebih dari 25 broker rekanan.


Redaktur : Lili Lestari
Penulis : Fredrikus Wolgabrink Sabini

Komentar

Komentar
()

Top