Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video Infografis
Kebijakan Pemerintah

AS Akan Paparkan Strategi untuk Mengomersialkan Fusi Nuklir

Foto : ANDREW CAALLERO-REYNOLDS/AFP

Utusan Khusus untuk Perubahan Iklim AS, John Kerry

A   A   A   Pengaturan Font

WASHINGTON - Utusan Khusus untuk Perubahan Iklim Amerika Serikat (AS), John Kerry, pada Senin (20/11), dilaporkan akan memaparkan strategi internasional pertama untuk mengomersialkan tenaga fusi nuklir pada pertemuan puncak iklim PBB, Conference of the Parties 28 (COP-28) mendatang di Dubai.

Dikutip dari The Straits Times, fusi mempunyai keunggulan dibandingkan pembangkit fisi nuklir yang memecah atom, karena tidak menghasilkan limbah radioaktif yang bertahan lama. Jika berhasil diterapkan, hal ini juga dapat menyediakan sumber listrik murah dan bebas karbon.

Menurut sumber-sumber, mantan menteri luar negeri ini akan mengumumkan rencananya untuk menyusun strategi yang memperkirakan penguatan kerja sama dengan negara-negara lain yang bertujuan untuk mempercepat komersialisasi dalam tur perusahaan fusi Commonwealth Fusion Systems di dekat Boston. Inggris dan AS pada 8 November menandatangani perjanjian kerja sama mengenai fusi.

Fusi, proses yang menggerakkan matahari dan bintang untuk menghasilkan listrik, dapat direplikasi di Bumi dengan panas dan tekanan menggunakan laser atau magnet untuk menghancurkan dua atom ringan menjadi lebih padat sehingga melepaskan energi dalam jumlah besar.

Pada bulan Agustus, para ilmuwan yang menggunakan sinar laser di laboratorium nasional di California mengulangi terobosan fusi yang disebut pengapian di mana dalam sekejap jumlah energi yang berasal dari reaksi fusi melebihi energi yang terkonsentrasi pada target.

Mendanai Penelitian

Kerry, yang sebagai senator AS lebih dari satu dekade lalu mendukung undang-undang yang akan mendanai penelitian fusi di Massachusetts Institute of Technology, akan melakukan tur ke Persemakmuran bersama Claudio Descalzi, CEO perusahaan energi Italia, Eni. Eni sedang mengerjakan empat kemitraan penelitian fusi di Italia dan AS, termasuk satu kemitraan dengan Persemakmuran.

"Saya akan menyampaikan lebih banyak hal mengenai visi Amerika Serikat mengenai kemitraan internasional untuk masa depan energi fusi yang inklusif di COP-28," kata Kerry dalam sebuah pernyataan.

"Investasi federal selama puluhan tahun mengubah fusi dari sebuah eksperimen menjadi solusi iklim yang sedang berkembang," tambahnya.

Namun, ada kendala dalam produksi listrik komersial melalui fusi. Menurut perkiraan beberapa ilmuwan, hasil energi dari percobaan fusi tahun lalu di Fasilitas Pengapian Nasional AS hanya sekitar 0,5 persen dari energi yang digunakan untuk menembakkan laser.

Para ilmuwan sejauh ini hanya mencapai titik-titik penyalaan yang tersebar, bukan jumlah kejadian penyalaan terus-menerus per menit yang diperlukan untuk menghasilkan listrik untuk menggerakkan rumah-rumah dan industri.

Terdapat juga hambatan dalam hal peraturan, konstruksi, dan penentuan lokasi dalam menciptakan armada pembangkit listrik baru untuk menggantikan bagian-bagian sistem energi yang ada.

Beberapa kritikus mengataka fusi akan memakan biaya yang terlalu mahal dan memerlukan waktu yang lama untuk dikembangkan guna membantu memerangi perubahan iklim di masa mendatang.

Sebuah sumber yang mengetahui rencana pengumuman tersebut mengatakan bahwa strategi fusi akan menjadi kerangka kerja yang menjabarkan rencana penerapan teknologi secara global yang dapat memperoleh dukungan dari mitra internasional.


Redaktur : Marcellus Widiarto
Penulis : Selocahyo Basoeki Utomo S

Komentar

Komentar
()

Top