Kawal Pemilu Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video Infografis

Aryna Sabalenka, Tsitsipas, dan Rublev ke Babak Dua

Foto : Thomas SAMSON / AFP

Kembalikan Bola I Aryna Sabalenka dari Belarusia melakukan pengembalian forehand ke arah Marta Kostyuk dari Ukraina selama pertandingan tunggal putri mereka pada hari pertama turnamen tenis Roland-Garros Terbuka di Court Philippe-Chatrier, Paris, Minggu (28/5).

A   A   A   Pengaturan Font

PARIS - Aryna Sabalenka memenangkan pertandingan bermuatan politik melawan Marta Kostyuk di Prancis Open, Senin (29/5) dini hari WIB. Ejekan menghujani petenis asal Ukraina, Kostyuk, yang kalah saat menolak untuk berjabat tangan dengan Sabalenka dari Belarusia. Sabalenka, petenis nomor dua dunia dan juara Australia Open menang 6-3, 6-2 saat memulai upaya untuk mencapai pekan kedua di Paris untuk pertama kalinya.

Kostyuk menepati janjinya untuk tidak berjabat tangan dengan Sabalenka sebagai protes atas invasi Russia ke Ukraina. Belarusia adalah sekutu utama militer Moskwa. Kostyuk, peringkat 39 dunia, juga menolak berjabat tangan dengan rekan senegara Sabalenka dan mantan petenis nomor satu dunia Victoria Azarenka di AS Open tahun lalu.

Sabalenka mengaku menjelang tampil di Prancis Open bisa menerima jika Kostyuk memiliki perasaan "benci" terhadapnya. "Saya tidak pernah mengatakan membenci Aryna Sabalenka atau pemain mana pun. Saya hanya tidak menghormatinya karena posisinya dalam situasi ini," ujar Kostyuk. Dia ingin pemain Russia dan Belarusia secara individu mengecam perang yang telah berkecamuk sejak Februari tahun lalu.

Hasil lain, unggulan kelima asal Yunani Stefanos Tsitsipas, yang membuang keunggulan dua set jelang kalah di final 2021 dari Novak Djokovic, melaju ke putaran kedua dengan kemenangan 7-5, 6-3, 4-6, 7-6 (9/7) atas pemain Ceska peringkat 455, Jiri Vesely. Vesely, yang sebelumnya hanya bermain di dua ajang Challenger kedua tahun ini, menyia-nyiakan keunggulan empat set poin yang akan memaksa set penentuan.

"Saya merasa dia mulai merasakan tekanan lebih banyak. Servisnya tidak akurat menjelang akhir laga. Itu tentu saja membuat saya senang karena memberi kesempatan, " ujar Tsitsipas. Andrey Rublev, unggulan ketujuh dan juara Monte Carlo April lalu, mengalahkan Laslo Djere dari Serbia 6-1, 3-6, 6-3, 6-4. Rublev telah mencapai perempat final di Paris dalam dua kesempatan.
Halaman Selanjutnya....


Redaktur : Aloysius Widiyatmaka
Penulis : Benny Mudesta Putra, AFP

Komentar

Komentar
()

Top