Kawal Pemilu Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video Infografis

Ahli Jantung Ungkap Berapa Langkah yang Dibutuhkan Sehari, Tak Sebanyak yang Dikira

Foto : NEWSWEEK/PEOPLEIMAGES/GETTY

Pasangan lansia jalan-jalan dengan anjing peliharaan.

A   A   A   Pengaturan Font

Para peneliti mengungkapkan berapa banyak langkah dalam sehari yang diperlukan untuk mengurangi risiko kematian dan penyakit tertentu. Ternyata tak sebanyak yang diperkirakan orang.

Berjalan 3.967 langkah sehari mengurangi risiko kematian akibat penyebab apa pun, sedangkan berjalan 2.337 langkah sehari mengurangi risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular, menurut studi baru yang diterbitkan dalam European Journal of Preventive Cardiology.

Dilaporkan Newsweek, selama ini kita percaya bahwa agar tetap sehat harus menargetkan berjalan kaki 10.000 langkah sehari. Angka itu sebenarnya berasal dari kampanye pemasaran pedometer yang ditemukan pada 1964 sebagai bagian dari Olimpiade Tokyo. Sejak itu, angka tersebut diadopsi secara luas dan menjadi tujuan banyak orang dalam kehidupan sehari-hari mereka.

Namun studi baru menunjukkan, berjalan kaki memiliki sedikit manfaat kesehatan yang signifikan, meskipun para ilmuwan menekankan bahwa semakin banyak seseorang berjalan, maka semakin baik.

Dengan menganalisis 226.889 orang dari 17 penelitian, para peneliti menemukan bahwa dengan melakukan 500 hingga 1.000 langkah, risiko kematian berkurang.

"(Berjalan 10.000 langkah sehari) sebenarnya masih merupakan cara berpikir yang benar, karena kami juga menegaskan semakin banyak langkah per hari, semakin baik efek kesehatan yang kita harapkan," Maciej Banach, pimpinan penelitian dan profesor kardiologi di Medical University of Lodz, Polandia.

Para ilmuwan menemukan, peningkatan 500 langkah sehari menyebabkan penurunan 7 persen risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular. Sementara peningkatan 1.000 langkah sehari dikaitkan dengan 15 persen risiko kematian akibat apa pun.

Nyatanya, belum ada batasan berapa langkah yang harus ditempuh seseorang dalam sehari. Manfaat kesehatan masih meningkat pada orang yang berjalan hingga 20.000 langkah sehari.

Jalan kaki seringkali menjadi bentuk olahraga yang diremehkan. Namun penelitian menunjukkan bahwa menjalani gaya hidup yang lebih aktif, hanya dengan berjalan kaki ke toko, dapat memberikan banyak manfaat kesehatan. Data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menunjukkan, kurangnya gerak dan aktivitas fisik menjadi salah satu penyebab utama kematian di seluruh dunia.

Studi ini adalah yang pertama yang melihat secara mendalam manfaat kesehatan dari berjalan kaki hingga 20.000 langkah sehari. Studi ini juga menilai apakah manfaat kesehatan itu sama tergantung pada orang-orang dari latar belakang, usia, dan jenis kelamin yang berbeda.

Pengurangan risiko kematian lebih kecil pada orang di atas usia 60 tahun dibandingkan mereka yang lebih muda dari 60 tahun, kata studi tersebut.

Ada penurunan 42 persen kematian pada orang dewasa yang lebih tua yang berjalan kaki dari 6.000 menjadi 10.000 langkah sehari. Sementara ada penurunan 49 persen pada orang dewasa muda yang berjalan 7.000 dan 13.000 langkah sehari, studi tersebut melaporkan.

"Oleh karena itu, pesan utama seharusnya tidak hanya difokuskan pada titik batas jumlah langkah minimal, tetapi pada fakta bahwa semakin banyak langkah, semakin awal kita memulai, semakin baik efeknya pada kesehatan, dan fakta bahwa setiap peningkatan langkah dengan 1.000 langkah per hari dikaitkan dengan penurunan 15 persen dalam risiko kematian akibat penyebab apa pun, dan setiap peningkatan 500 langkah per hari dengan penurunan 7 persen kematian akibat penyakit kardiovaskular," kata Banach.

Para peneliti percaya penelitian ini membantu menunjukkan bagaimana berjalan kaki bahkan dalam jumlah kecil dapat membantu mengubah kebiasaan gaya hidup tidak sehat yang pada akhirnya menyebabkan penyakit kardiovaskular.


Redaktur : Lili Lestari
Penulis : Lili Lestari

Komentar

Komentar
()

Top