Nasional Mondial Ekonomi Daerah Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Edisi Weekend Foto Video Infografis

413 Sekolah di Aceh Belajar dengan Tatap Muka

Foto : ANTARA/Khalis

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Rachmat Fitri saat meninjau aktivitas sekolah pada hari pertama tahun ajaran baru, di Banda Aceh, Senin (13/7).

A   A   A   Pengaturan Font

BANDA ACEH - Dinas Pendidikan Aceh menyatakan sebanyak 413 sekolah menengah atas (SMA) atau sederajat di wilayah zona hijau penyebaran Covid-19 mulai melaksanakan sistem pembelajaran tatap muka, seiring dimulainya tahun ajaran baru.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Rachmat Fitri di Banda Aceh, Senin (13/7) mengatakan terdapat 15 kabupaten/kota di Tanah Rencong yang berstatus zona hijau. Selain sekolah yang berada di zona itu tidak diperkenankan untuk belajar mengajar tatap muka.

"Sekitar 413 sekolah (SMA/SMK) hari ini melaksanakan sekolah tatap muka. Hari ini juga sudah mulai tim kamike daerah zona hijau untuk memastikan pelaksanaan dan mematuhi ketentuan yang kamidiberikan," katanya.

Rachmat seperti diutip dari Antara menyebutkan, Mendikbud Nadiem Makarim mengizinkan sekolah di zona hijau untuk melakukan pembelajaran tatap muka, dengan mengikuti protokol kesehatan, sekaligus ditambah arahan Gubernur Aceh untuk membuat protokol pendidikan.

Dia memastikan sekolah-sekolah yang mulai melaksanakan pembelajaran tatap muka itu telah memenuhi berbagai persyaratan yang ditetapkan, dan memiliki kesiapan menjalankan protokol kesehatan dan protokol pendidikan dalam aktivitas sekolah di tengah Covid-19. "Sekolah-sekolah yang sanggup dan mampu melaksanakan dan menjalankan protokol itu maka itulah yang kamiberi izin untuk belajar tatap muka," katanya.

Disamping itu, terdapat 327 sekolah yang berada di zona kuning penyebaran Covid-19 di Aceh, masih melanjutkan sistem belajar mengajar siswa secara daring (online). Delapan kabupaten/kota yang masih belum melaksanakan sistem belajar mengajar tatap muka itu, seperti Kota Banda Aceh, Aceh Besar, Kota Lhokseumawe, Aceh Utara, Kota Langsa, Aceh Tamiang, Aceh Barat, Aceh Selatan.

"Kamisudah melihat beberapa sekolah, memang Banda Aceh belum bisa melaksanakan pembelajaran tatap muka, namun melanjutkan belajar dari rumah," katanya.

Kendati demikian, Rachmat menyebutkan pihaknya memastikan guru-guru melakukan aktivitas belajar mengajar secara daring itu dari sekolah, tidak melalui tempat lain atau luar lingkungan sekolah.

"Artinya setiap hari guru kamihadir di sekolah dan dari sekolah memberikan pelajaran. Kamisudah memastikan itu, dan alhamdulillah kamitetap taat dan patuh pada aturan untuk melaksanakannya," katanya. mar/N-3


Redaktur : Marcellus Widiarto
Penulis : Marcellus Widiarto

Komentar

Komentar
()

Top