Semprot OPD Bangka Tengah, Wabup Efrianda Minta PJPK Tak Cuma Jadi Pajangan Kertas

Senin, 09 Nov 2026, 00:26 WIB

KOBA - Wakil Bupati Bangka Tengah Efrianda meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) memperkuat koordinasi pelaksanaan rencana aksi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) 2026 agar program berjalan terukur dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. 

"Pembangunan kependudukan tidak dapat dilaksanakan oleh satu perangkat daerah saja, tetapi membutuhkan komitmen, koordinasi dan kolaborasi seluruh pihak," kata Efrianda, Senin (9/11).

Ket. Foto: Wakil Bupati Bangka Tengah Efrianda. — Sumber: ANTARA/Ahmadi

Efrianda mengatakan keberhasilan pembangunan kependudukan membutuhkan keterlibatan seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.

Ia menjelaskan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan Bangka Tengah 2025–2029 telah menjadi pedoman untuk mengintegrasikan isu kependudukan ke dalam perencanaan pembangunan daerah.

Namun, kata dia, dokumen tersebut harus diterjemahkan menjadi program nyata dengan indikator keberhasilan dan target yang jelas serta dapat dipertanggungjawabkan.

Efrianda meminta setiap perangkat daerah memahami peran dan tanggung jawabnya serta mengintegrasikan program pembangunan kependudukan ke dalam perencanaan dan penganggaran.

Menurut dia, keterpaduan tersebut penting agar setiap kegiatan tidak berhenti pada pemenuhan administrasi, tetapi menghasilkan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.

Ia juga meminta perangkat daerah menyampaikan data dan informasi pelaksanaan program secara berkala sebagai bahan pemantauan dan evaluasi terhadap capaian indikator serta target yang telah disepakati.

"Jangan sampai rencana aksi hanya menjadi dokumen administratif, tetapi harus benar-benar menjadi pedoman kerja yang dilaksanakan dan dievaluasi secara konsisten," ujarnya.

  • bangka tengah
  • wabup bangka tengah
  • efrianda
  • koba

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.