Alexandra Eala Gagal Raih Gelar WTA Tour Kedua, Claire Liu Juara Hong Kong Open

Senin, 09 Nov 2026, 00:18 WIB

HONG KONG – Petenis Filipina, Alexandra Eala, tak kuasa menahan air mata setelah gagal meraih gelar keduanya di WTA Tour. Meski kalah telak dari petenis Amerika Serikat, Claire Liu, pada final Hong Kong Open, Minggu (8/11), Alexandra tetap menyebut musim ini sebagai periode yang mengubah hidupnya.

Unggulan kedua itu harus mengakui keunggulan Liu dengan skor 3-6, 0-6. Kemenangan tersebut menjadi gelar pertama Liu di level WTA Tour. Petenis Amerika Serikat yang tidak diunggulkan itu saat ini menempati peringkat ke-102 dunia.

Ket. Foto: Petenis Amerika Serikat, Claire Liu. — Sumber: WTA

Kekalahan di partai puncak memang mengecewakan bagi Alexandra. Namun, petenis berusia 21 tahun tersebut tetap menutup musim dengan pencapaian luar biasa. Ia kini berada di peringkat tertinggi sepanjang kariernya, yakni posisi ke-17 dunia, dan diperkirakan naik ke peringkat ke-15 pada pekan depan.

Perjalanan Alexandra sepanjang tahun ini terbilang fenomenal. Pada awal musim, ia masih menempati peringkat ke-50 dunia. Namanya kemudian melesat setelah meraih gelar WTA Tour pertamanya di Washington DC pada Agustus.

Gelar tersebut sekaligus mengantarkan Alexandra mencatat sejarah sebagai petenis pertama Filipina yang menjuarai turnamen WTA Tour.

"Musim ini telah mengubah hidup saya, mengubahnya menjadi lebih baik," kata Alexandra kepada penonton seusai pertandingan. Pada final tersebut, ia mengakhiri laga dengan balutan perban tebal di kaki kanannya.

Emosinya semakin tak terbendung ketika menyampaikan penghargaan kepada tim yang mendampinginya sepanjang musim. Dengan suara bergetar, Alexandra mengungkapkan kebanggaannya atas kerja keras yang telah mereka lalui bersama.

"Saya sangat bangga dengan semua kerja keras yang telah kami lakukan tahun ini," ujarnya.

"Hanya kami yang benar-benar tahu apa yang diperlukan untuk sampai ke titik ini dalam perjalanan kami. Ini baru permulaan."

Meski berstatus unggulan kedua, Alexandra kesulitan menghadapi permainan Liu. Petenis Amerika Serikat itu tampil percaya diri dan mampu memanfaatkan peluang untuk mengendalikan pertandingan.

Pada set pertama, Liu mematahkan servis Alexandra di gim kedelapan untuk unggul 5-3. Ia sempat menyia-nyiakan kesempatan pada set point pertama, tetapi berhasil menuntaskan peluang berikutnya untuk mengamankan set pembuka 6-3.

Hasil tersebut membuat para pendukung Alexandra yang memenuhi arena Victoria Park terdiam.

Alexandra sebelumnya sempat mendapatkan perawatan pada lututnya di set pertama. Kondisi itu tampaknya turut memengaruhi penampilannya ketika memasuki set kedua.

Tekanan langsung menghampiri Alexandra saat memulai set kedua dengan servis. Setelah melalui gim pembuka yang berlangsung ketat, Liu akhirnya berhasil mematahkan servis lawannya dan mengambil kendali permainan.

Sejak saat itu, perlawanan Alexandra praktis meredup. Liu terus menekan hingga menutup set kedua dengan kemenangan telak 6-0.

Performa Liu sepanjang turnamen memang mengesankan. Ia berhasil menjuarai Hong Kong Open tanpa kehilangan satu set pun.

Bagi Alexandra, kegagalan di final tidak menghapus pencapaian besar yang telah diraihnya sepanjang musim. Dengan usia yang masih 21 tahun dan peringkat dunia yang terus menanjak, ia menegaskan bahwa perjalanan kariernya di level tertinggi baru saja dimulai.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.