- Home
-
- Luar Negeri
-
- Soekarno-Hatta Terlempar d...
Soekarno-Hatta Terlempar dari Dua Besar Bandara Tersibuk Asia Tenggara, Bangkok Ambil Alih
Minggu, 08 Nov 2026, 06:05 WIBJAKARTA â Posisi Bandara Internasional Soekarno-Hatta sebagai salah satu bandara tersibuk di Asia Tenggara mengalami pergeseran. Pada Oktober 2026, bandara utama Indonesia tersebut harus turun ke peringkat ketiga setelah sebelumnya bertahan di posisi kedua selama dua bulan berturut-turut.
Dilansir VN Express, berdasarkan data perusahaan analisis penerbangan asal Inggris, OAG, Soekarno-Hatta mencatatkan kapasitas 3,29 juta kursi penerbangan terjadwal sepanjang Oktober 2026. Angka tersebut sebenarnya tumbuh 3,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Namun, pertumbuhan itu belum cukup untuk mempertahankan posisinya di urutan kedua. Bandara Suvarnabhumi Bangkok, Thailand, berhasil mengambil alih posisi tersebut dengan kapasitas mencapai 3,3 juta kursi, atau meningkat 3,9 persen secara tahunan.
Sementara itu, Bandara Changi Singapura masih kokoh di puncak daftar bandara tersibuk di Asia Tenggara. Sepanjang Oktober, Changi mencatatkan 3,66 juta kursi keberangkatan terjadwal, meningkat 1,66 persen dibandingkan Oktober tahun lalu.
Posisi keempat ditempati Bandara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia. Kapasitas penerbangan bandara tersebut justru mengalami penurunan 5,2 persen menjadi 3,22 juta kursi.
Pergeseran posisi ini cukup menarik mengingat Soekarno-Hatta sebelumnya mampu menempati peringkat kedua pada Agustus dan September 2026. Namun, pada Oktober, Bangkok berhasil menyalip meskipun selisih kapasitas kedua bandara relatif tipis.
Bandara Soekarno-Hatta sendiri merupakan pintu gerbang utama penerbangan untuk kawasan metropolitan Jakarta. Aktivitas operasionalnya juga kerap menghadapi tantangan cuaca ekstrem, terutama ketika memasuki musim hujan.
Dari sisi luas kawasan, Soekarno-Hatta memiliki area sekitar 1.800 hektare. Luas tersebut menjadikannya bandara terbesar keempat di Asia Tenggara, berada di bawah Bandara Internasional Kuala Lumpur, Suvarnabhumi Bangkok, dan Bandara Internasional Clark di Filipina.
Secara keseluruhan, pasar penerbangan Asia Tenggara masih menunjukkan pertumbuhan. OAG mencatat kapasitas kursi penerbangan di kawasan tersebut mencapai 50,9 juta kursi pada Oktober 2026, meningkat 1,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
- Bandara Soekarno-Hatta
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Jarak Pandang Terbatas karena Asap, Penerbangan Jakarta–Jambi Tertunda Mendarat
-
Lomba permainan tradisional Hadang di Palu
-
Pertempuran Houthi Pecah, Hampir 1.400 Keluarga di Yaman Melarikan Diri
-
Piala Liga Inggris: Savio Cetak Gol dalam Laga Debut, Tottenham Hadapi Liverpool di Babak Ketiga
-
Hari Pengayoman ke-81, Kemenkum Kalsel Libatkan Puluhan UMKM dalam Fun Walk dan Bazar.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.