Foto: KUR BRI Perluas Akses Modal Nelayan, Dorong Produktivitas dan Kesejahteraan Masyarakat Pesisir
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat pesisir melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Program pembiayaan ini menjadi salah satu upaya mendukung pengembangan usaha nelayan, meningkatkan produktivitas perikanan, sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat pesisir.
Pedagang membersihkan ikan hasil tangkapan untuk di jual di pasar Muara Angke, Sabtu (7/11).PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat sektor kelautan dan perikanan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR). Hingga April 2026, penyaluran KUR BRI telah menjangkau sekitar 23 ribu nelayan di berbagai wilayah Indonesia. Secara keseluruhan, BRI telah menyalurkan KUR sebesar Rp65,95 triliun kepada sekitar 1,3 juta debitur selama Januari-April 2026. Dari total penyaluran tersebut, sebanyak 66,47% diarahkan ke sektor produksi, meliputi pertanian, perikanan, dan industri pengolahan.
Pedagang membersihkan ikan hasil tangkapan untuk di jual di pasar Muara Angke, Sabtu (7/11).PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat sektor kelautan dan perikanan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR). Hingga April 2026, penyaluran KUR BRI telah menjangkau sekitar 23 ribu nelayan di berbagai wilayah Indonesia. Secara keseluruhan, BRI telah menyalurkan KUR sebesar Rp65,95 triliun kepada sekitar 1,3 juta debitur selama Januari-April 2026. Dari total penyaluran tersebut, sebanyak 66,47% diarahkan ke sektor produksi, meliputi pertanian, perikanan, dan industri pengolahan.
Akses permodalan menjadi salah satu tantangan yang dihadapi nelayan dalam mengembangkan usahanya. Keterbatasan modal kerap membuat nelayan kesulitan memperbarui mesin kapal, membeli peralatan tangkap, menambah sarana pendukung melaut, hingga mengembangkan usaha pengolahan dan pemasaran hasil perikanan.
Melalui KUR, BRI memberikan kesempatan kepada pelaku usaha produktif, termasuk nelayan, untuk memperoleh pembiayaan guna meningkatkan kapasitas usaha. Pembiayaan tersebut dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan modal kerja maupun investasi sesuai ketentuan yang berlaku.
Dari sisi fasilitas, KUR BRI menyediakan pembiayaan untuk modal kerja dan investasi bagi pelaku usaha produktif dan layak. Berdasarkan informasi produk BRI, KUR Mikro memiliki plafon hingga Rp100 juta, sedangkan KUR Kecil tersedia untuk pembiayaan di atas Rp100 juta hingga Rp500 juta. Suku bunga KUR dimulai dari 6% efektif per tahun, dengan ketentuan plafon, jangka waktu, dan persyaratan sesuai kategori pembiayaan.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.