Kemenhub Proyeksikan Pergerakan Nataru 2026/2027 Capai 120 Juta Orang

Minggu, 08 Nov 2026, 21:35 WIB

JAKARTA – Pemerintah memperkirakan pergerakan masyarakat selama Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 mencapai 120 juta orang. Mobilitas tersebut mencakup perjalanan pulang kampung dan kunjungan ke berbagai destinasi wisata.

Wakil Menteri Perhubungan, Suntana, mengatakan proyeksi tersebut berdasarkan hasil survei Kementerian Perhubungan. Angka tersebut meningkat dibandingkan jumlah masyarakat yang melakukan perjalanan pada periode sebelumnya.

Ket. Foto: Wakil Menteri Perhubungan, Suntana — Sumber: RRI/Zahrotin Aljannah

"Tahun 2024 sekitar 94 juta masyarakat yang merasakan kegiatan pulang kampung halaman dan ke tempat wisata, tahun 2025 naik 110 juta. Nah, sekarang di 2026/2027 diperkirakan hasil survei kita ada sekitar 120 juta masyarakat yang akan melaksanakan pulang kampung dalam rangka Nataru," ujar Suntana dalam kegiatan Kick-off Program Stimulus Diskon Transportasi Periode Nataru di Jakarta, Minggu (8/11).

Suntana menyebut Kementerian Perhubungan telah menyiapkan berbagai langkah untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas. Persiapan mencakup pemeriksaan kelaikan transportasi atau ramp check serta penyediaan program mudik gratis.

Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kendaraan dan armada transportasi memenuhi persyaratan keselamatan. Pemerintah juga menyediakan fasilitas mudik gratis bagi masyarakat, termasuk layanan pengangkutan sepeda motor.

Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Dradjad Hari Wibowo, menyampaikan pemerintah menyiapkan stimulus senilai Rp883 miliar. Anggaran tersebut dialokasikan untuk mendukung perjalanan masyarakat menggunakan empat moda transportasi.

"Program ini atas perintah arahan Bapak Presiden Prabowo, ya, kemudian dikoordinasikan oleh Bapak Menko Airlangga. Kita lanjutkan dari tahun lalu karena terbukti sudah memberikan dampak yang sangat bagus bagi mobilitas masyarakat maupun bagi ekonomi nasional dan juga ekonomi di daerah," ujar dia.

Stimulus tersebut diberikan melalui potongan harga tiket pesawat, kereta api, dan kapal laut. Pemerintah juga membebaskan tarif jasa pelabuhan untuk layanan penyeberangan ASDP di 14 pelabuhan.

Dradjad menyebut anggaran stimulus tahun ini lebih dari dua kali lipat dibandingkan alokasi tahun sebelumnya sebesar Rp387 miliar. Kebijakan tersebut diharapkan membantu masyarakat sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi daerah tujuan perjalanan.

Suntana menegaskan kesiapan transportasi menjadi perhatian pemerintah menghadapi proyeksi pergerakan yang meningkat. Pemerintah menyiapkan langkah operasional agar perjalanan masyarakat berlangsung aman, lancar, dan nyaman. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.