Dataiku Luncurkan Agent Management untuk Pantau dan Kelola Agen AI Lintas Platform
Minggu, 08 Nov 2026, 22:45 WIBJAKARTA â Dataiku meluncurkan Agent Management, solusi yang dirancang untuk membantu perusahaan memantau, mengukur, dan mengelola agen kecerdasan buatan (AI) yang beroperasi di berbagai platform.
Produk mandiri ini memungkinkan perusahaan mengidentifikasi seluruh agen AI yang digunakan dalam lingkungan bisnis, mengetahui kinerja teknis dan nilai bisnisnya, serta mendeteksi agen yang memiliki tingkat risiko tinggi.
Peluncuran Dataiku Agent Management diumumkan dalam konferensi tahunan Dataiku Succeed. Produk ini hadir di tengah meningkatnya penggunaan agen AI di perusahaan, yang perkembangannya dinilai lebih cepat dibandingkan kemampuan organisasi dalam menginventarisasi dan mengawasinya.
Co-Founder sekaligus CEO Dataiku, Florian Douetteau, mengatakan banyak perusahaan telah memiliki sistem pencatatan untuk mengelola perangkat lunak, mulai dari informasi kepemilikan, biaya operasional, hingga masa berlaku lisensi. Namun, sistem serupa belum banyak diterapkan untuk agen AI.
Akibatnya, perusahaan kerap tidak memiliki gambaran menyeluruh mengenai jumlah agen AI yang beroperasi, siapa yang bertanggung jawab atas pengelolaannya, serta manfaat dan risiko yang ditimbulkan.
âTim TI mengembangkan agen AI lebih cepat daripada kemampuan organisasi untuk menginventarisasinya. Dataiku Agent Management membantu perusahaan memahami apa saja yang sebenarnya sudah digunakan dan seberapa besar nilai dari agen-agen tersebut,â ujar Douetteau pada hari Kamis (5/11).
Satukan Pemantauan Agen AI dari Berbagai Platform
Salah satu fitur utama Dataiku Agent Management adalah kemampuannya mengintegrasikan berbagai platform pengembangan dan pengoperasian agen AI ke dalam satu inventaris terpusat.
Solusi ini mendukung koneksi dengan sejumlah platform, antara lain AWS Bedrock, Databricks Agents, Google Vertex, Microsoft Copilot Studio, Azure Foundry, Salesforce Agentforce, dan Snowflake Cortex. Sistem tersebut juga dapat terhubung dengan platform Dataiku serta lingkungan khusus melalui dukungan OpenTelemetry.
Melalui integrasi tersebut, perusahaan dapat memperoleh gambaran mengenai seluruh agen AI yang digunakan, tanpa harus bergantung pada sistem pemantauan dari satu penyedia teknologi tertentu.
Dataiku Agent Management juga dapat mengidentifikasi struktur setiap agen, termasuk perangkat dan model AI yang digunakan. Dengan demikian, perusahaan tidak hanya mengetahui keberadaan suatu agen, tetapi juga memperoleh informasi mengenai komponen dan cara kerjanya.
Pendekatan lintas platform ini memungkinkan organisasi mengidentifikasi agen yang belum terpantau, mengetahui area dengan konsentrasi risiko tertinggi, serta mengevaluasi agen yang memberikan manfaat bisnis sebanding dengan biaya operasionalnya.
Pantau Risiko dan Kinerja Agen AI
Selain inventarisasi, Dataiku Agent Management dirancang untuk membantu perusahaan mengawasi risiko yang muncul dari penggunaan agen AI.
Perhatian khusus diberikan kepada agen yang berinteraksi langsung dengan pelanggan, mengakses data sensitif, atau menjalankan transaksi. Untuk kategori tersebut, sistem menyediakan dokumentasi berkelanjutan yang mencakup status sertifikasi, risiko yang teridentifikasi, serta hasil pengujian secara berkala.
Dokumentasi ini dapat menjadi bahan pendukung bagi manajemen, auditor, maupun regulator ketika membutuhkan bukti mengenai pengawasan dan pengelolaan agen AI di lingkungan perusahaan.
Dataiku juga membedakan pendekatannya dari sistem pemantauan tradisional yang umumnya hanya mencakup agen dalam ekosistem satu vendor. Dengan desain yang agnostik terhadap platform, Agent Management memungkinkan perusahaan mengevaluasi seluruh portofolio agen AI secara terintegrasi.
Tim perusahaan juga dapat mengajukan pertanyaan menggunakan bahasa sehari-hari untuk memperoleh informasi mengenai kondisi agen AI yang dikelola. Informasi tersebut mencakup agen yang belum terpantau, persebaran risiko, hingga kontribusi agen terhadap pencapaian bisnis.
Tersedia dengan Skema Biaya Tahunan
Dataiku Agent Management mulai tersedia secara umum pada Oktober 2026. Perusahaan menawarkan akses produk dengan skema biaya tahunan per instance, sedangkan pemantauan dihitung berdasarkan jumlah agen AI yang dikelola.
Melalui peluncuran ini, Dataiku menyasar kebutuhan perusahaan untuk membangun tata kelola agen AI yang lebih terstruktur, seiring meningkatnya pemanfaatan teknologi tersebut dalam berbagai proses bisnis.
- Agen AI
- Dataiku
- Teknologi AI
- Teknologi Perusahaan
- Artificial Intelligence
- Tata Kelola AI
- keamanan AI
- kecerdasan buatan
- Manajemen AI
- Akal Imitasi
- Agent Management
- OpenTelemetry
- AWS Bedrock
- Microsoft Copilot Studio
- Google Vertex
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
Pendistribusian papan peringatan pencegahan karhutla di Riau
-
Haier Hadirkan TV 100 Inci M96 Series dengan Teknologi QD-Mini LED dan Audio KEF
-
Kulon Progo Perkuat Digitalisasi untuk Akurasi Penerima Bansos
-
Panas Bumi Bukan Cuma untuk Listrik, Pertamina Sulap Limbah Jadi Pupuk
-
Serangan Drone Menghantam Bandara Dammam, Dua Orang Tewas Termasuk WNA
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.