BMKG Imbau Masyarakat DIY Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem saat Masa Peralihan Musim

Minggu, 08 Nov 2026, 16:30 WIB

YOGYAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Yogyakarta mengimbau masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang terjadi saat masa peralihan musim kemarau ke hujan.

"Waspadai potensi cuaca ekstrem pada masa peralihan musim, seperti hujan lebat yang disertai petir, dan angin kencang yang dapat terjadi sewaktu-waktu," kata Kepala Stasiun Meteorologi Yogyakarta Feriomex Hutagalung dalam keterangan di Yogyakarta, Minggu (08/11).

Ket. Foto: Radar cuaca Daerah Istimewa Yogyakarta dari BMKG Stasiun Meteorologi Yogyakarta, Minggu (8/11/2026). — Sumber: ANTARA

Dia mengatakan wilayah DIY dan sekitarnya yang kini telah memasuki peralihan musim tersebut, juga berpotensi turun hujan sehingga masyarakat juga diimbau mengantisipasi potensi kejadian dampaknya.

"Antisipasi dampak hujan berupa genangan dan pohon tumbang. Hindari berteduh di bawah pohon saat hujan disertai angin kencang," katanya.

Potensi gelombang tinggi di pantai selatan DIY, menurut BMKG, juga perlu diwaspadai masyarakat di pesisir pantai saat masa peralihan musim bulan November 2026 ini.

"Wisatawan diimbau menghindari aktivitas di bibir pantai dan mematuhi arahan petugas, terutama saat gelombang tinggi," ujarnya.

Hasil analisis dinamika atmosfer terkini, BMKG Stasiun Meteorologi Yogyakarta mengidentifikasi suhu muka laut (Sea Surface Temperature/SST) di Laut Jawa dan Samudra Hindia selatan Jawa berkisar 26 hingga 28 derajat Celcius, dengan anomali SST antara -2,0 hingga 0,0 derajat Celcius.

Wilayah konvergensi (pertemuan dan perlambatan massa udara) terpantau di sepanjang Pulau Jawa, sedangkan gelombang atmosfer MJO secara spasial berpotensi memengaruhi aktifitas konvektif di wilayah DIY pada siang hingga malam hari.

Dengan mempertimbangkan hal tersebut, BMKG Stasiun Meteorologi Yogyakarta memprakirakan cuaca periode 9-11 November adalah potensi hujan ringan sedang di sebagian wilayah DIY, dengan tinggi gelombang hingga 2,5 meter di perairan selatan DIY.

Secara rinci yaitu pada 9 November, potensi hujan ringan di wilayah Sleman bagian utara, Kulon Progo bagian utara dan Gunungkidul bagian utara, sedangkan tinggi gelombang laut 1,25-2,5 meter (kategori sedang).

Pada 10 November 2026, potensi hujan sedang di Kota Yogyakarta, Sleman, Kulon Progo bagian utara, Bantul bagian utara dan Gunungkidul bagian utara, sedangkan tinggi gelombang laut berkisar 1,25-2,5 meter (kategori sedang).

Pada 11 November 2026, potensi hujan sedang di Kota Yogyakarta, Sleman, Kulon Progo bagian utara, Bantul bagian utara dan Gunungkidul bagian utara, sedangkan tinggi gelombang laut 1,25-2,5 meter (kategori sedang).

  • Cuaca Ekstrem
  • Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG)

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.