Basket NBA: Doncic Mengamuk dengan Torehan 53 Poin, Lakers Tundukkan Portland

Minggu, 08 Nov 2026, 00:02 WIB

LOS ANGELES – Luka Doncic tampil luar biasa dengan mencetak 53 poin untuk mengantarkan Los Angeles Lakers mengalahkan Portland Trail Blazers 124-118 dalam pertandingan NBA Cup, Sabtu (7/11). Sementara itu, kepulangan LeBron James ke Cleveland bersama Philadelphia 76ers justru berakhir dengan kekalahan telak.

Doncic kembali menjadi motor serangan Lakers. Penampilan gemilangnya membantu tim Los Angeles tersebut bangkit setelah sempat tertinggal hingga 16 poin pada kuarter kedua.

Ket. Foto: Luka Doncic melepaskan tembakan tiga angka dalam laga NBA. — Sumber: NBA

Pemain asal Slovenia itu menutup babak pertama dengan tembakan spektakuler dari area jauh melewati garis tengah lapangan. Aksi tersebut memangkas ketertinggalan Lakers menjadi tujuh poin sekaligus menjadi momentum kebangkitan mereka pada paruh kedua pertandingan.

Trail Blazers sempat memperkecil selisih menjadi empat poin pada menit terakhir. Namun, Doncic kembali menunjukkan kelasnya dengan memasukkan tembakan floater yang menjaga keunggulan Lakers. Tim asuhan JJ Redick itu akhirnya mengamankan kemenangan keempat secara beruntun.

Doncic kini telah mencetak sedikitnya 40 poin dalam enam dari tujuh pertandingan terakhirnya. Ia juga menyamai pencapaian para legenda Lakers, Elgin Baylor, Kobe Bryant, dan George Mikan, sebagai pemain yang mampu mencetak minimal 40 poin dalam empat pertandingan musim reguler secara beruntun.

"Saya sangat menikmati permainan ini. Bermain basket memang selalu menyenangkan bagi saya. Apalagi ketika bisa tampil seperti ini dan membawa tim meraih kemenangan," ujar Doncic, yang juga menyumbangkan lima rebound dan lima assist.

Catatan 53 poin tersebut menjadi pertandingan ke-11 dalam karier Doncic dengan torehan minimal 50 poin. Empat di antaranya dicatatkan bersama Lakers. Ia kini melampaui LeBron James dan menyamai George Mikan di posisi keempat dalam daftar pemain Lakers dengan jumlah pertandingan 50 poin terbanyak.

Di pertandingan lain, LeBron James harus menerima kenyataan pahit dalam kunjungan pertamanya ke Cleveland sebagai pemain Philadelphia 76ers. Cavaliers merusak momen kepulangan mantan bintang mereka itu dengan kemenangan telak 119-95 sekaligus menghentikan laju lima kemenangan beruntun Philadelphia.

James, yang meninggalkan Lakers untuk bergabung dengan 76ers pada Juni, sebelumnya diperkirakan banyak pihak bakal kembali memperkuat Cleveland untuk ketiga kalinya dalam kariernya. Namun, ia akhirnya memilih Philadelphia.

Saat namanya diumumkan sebelum pertandingan, pemain berusia 41 tahun tersebut mendapat sambutan hangat dari sebagian besar penonton, meskipun terdengar pula sejumlah siulan.

Juara NBA empat kali itu kembali mendapat tepuk tangan ketika meninggalkan lapangan menjelang akhir kuarter keempat. Namun, di antara dua momen tersebut, James menjalani malam yang sulit bersama rekan-rekannya.

Pencetak poin terbanyak sepanjang sejarah NBA itu hanya membukukan delapan poin dari 12 percobaan tembakan. Ia juga mencatatkan tujuh rebound, tiga assist, dua steal, serta enam turnover.

Philadelphia bahkan semakin kesulitan setelah pemain andalannya, Joel Embiid, gagal memasukkan seluruh sembilan percobaan tembakan dari permainan terbuka. Embiid hanya menghasilkan enam poin melalui lemparan bebas.

Jaylen Brown menjadi pencetak angka terbanyak Philadelphia dengan 20 poin. Namun, Cavaliers sudah menguasai pertandingan sejak awal dan mampu meredam setiap upaya kebangkitan tim tamu.

Donovan Mitchell menyumbangkan 23 poin, termasuk 10 poin pada kuarter pertama. Evan Mobley menambahkan 22 poin. Cleveland juga mendominasi perebutan rebound dengan keunggulan 56-42, meskipun harus tampil tanpa center Jarrett Allen yang mengalami cedera.

"Saya tidak merasa menemukan ritme yang baik dalam menyerang. Secara keseluruhan, permainan ofensif kami tidak berjalan maksimal. Kami sempat bangkit dan memangkas ketertinggalan menjadi tiga poin pada kuarter ketiga. Namun, terlalu banyak turnover, terutama yang menjadi tanggung jawab saya," kata James.

Pertandingan tersebut merupakan bagian dari fase grup NBA Cup yang berlangsung sepanjang November.

Babak perempat final turnamen tengah musim NBA itu dijadwalkan berlangsung pada 4-5 Desember, dilanjutkan semifinal pada 8-9 Desember. Partai final akan digelar pada 11 Desember.

Celtics hancurkan Hornets

Sementara itu, Boston Celtics tampil dominan saat mengalahkan Charlotte Hornets 119-80 di kandang lawan.

Celtics memasukkan 24 tembakan tiga angka dari total 44 percobaan. Jayson Tatum menjadi pencetak angka terbanyak dengan 34 poin, termasuk lima tembakan tiga angka.

Boston mendominasi pertandingan sejak awal hingga akhir dan sempat unggul hingga 46 poin.

Wembanyama kembali bersinar

Victor Wembanyama kembali menjadi bintang kemenangan San Antonio Spurs. Setelah sebelumnya tampil sensasional dengan mencetak 52 poin dan 24 rebound ketika mengalahkan Dallas Mavericks, pemain asal Prancis itu kembali menunjukkan kualitasnya.

Wembanyama membukukan 30 poin dan 14 rebound untuk membawa Spurs menaklukkan Sacramento Kings 124-109 di Sacramento.

Di pertandingan lainnya, Oklahoma City Thunder melanjutkan dominasi atas Memphis Grizzlies dengan kemenangan telak 128-97.

Ajay Mitchell mencatatkan rekor poin tertinggi sepanjang kariernya dengan 35 poin. Sementara itu, Shai Gilgeous-Alexander, yang dua kali berturut-turut meraih penghargaan Most Valuable Player (MVP) NBA, menyumbangkan 28 poin.

Kemenangan tersebut menjadi yang ke-13 secara beruntun bagi Thunder atas Grizzlies dalam pertandingan musim reguler.

Hasil itu semakin mengesankan karena Oklahoma City tampil tanpa tiga pemain inti yang sedang mengalami cedera, yakni Jaylen Williams, Cason Wallace, dan Chet Holmgren.

Absennya ketiga pemain tersebut tidak banyak memengaruhi performa Thunder. Mereka langsung mengambil kendali permainan dan menutup paruh pertama dengan keunggulan meyakinkan 71-49.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.