Foto: Ashoka Umumkan 12 Tim Inisiatif Terbaik Gaharu Bumi Innovation Challenge 2026 untuk Menciptakan Ruang Hidup yang Lebih Adil dan Lestari Jaka
Direktur Regional Ashoka Asia Tenggara, Nani Zulminarni (tengah), berfoto bersama 12 tim inisiatif terbaik Gaharu Bumi Innovation Challenge (GBIC) 2026 usai konferensi pers di Ke:Kini Ruang Bersama, Jakarta, Jumat (6/11). Kedua belas tim tersebut terpilih melalui proses seleksi dari 677 pendaftar yang berasal dari 250 kabupaten/kota di 21 provinsi di Indonesia. Mereka mewakili empat kategori, yakni Keluarga, Guru, Orang Muda, dan Komunitas, dengan beragam inovasi untuk menciptakan ruang hidup yang lebih adil, inklusif, dan lestari.
Di kategori Komunitas, Hasna Mufidah mengembangkan Fantasi Tuli, sebuah inisiatif seni tari yang membuka ruang berekspresi dan berkarya bagi komunitas Tuli sekaligus memperluas pemahaman masyarakat mengenai bahasa isyarat.
Di kategori Guru, terdapat Kelas Kreatif Berbasis Alam Papua yang digagas Refol Malimpu. Kebun sekolah dimanfaatkan sebagai ruang belajar untuk menghubungkan pendidikan, pertanian, dan keterampilan praktis bagi siswa.
Salah satu inovasi yang terpilih di kategori Keluarga adalah Timor Moringa dari Nusa Tenggara Timur. Inisiatif yang digagas Meybi Agnesya Lomanledo mengembangkan tanaman kelor sebagai sumber penghidupan berkelanjutan. Pengembangannya turut membuka peluang ekonomi bagi perempuan dan petani sekaligus memperkenalkan potensi pangan lokal dari NTT.
Pada kategori Orang Muda, salah satu inisiatif yang terpilih adalah Buta Digital dari Jawa Timur. Digagas Moch Yugo Dwi Satriyo bersama Jamilah, inisiatif ini berangkat dari perhatian terhadap keterbatasan akses teknologi bagi penyandang disabilitas netra. Mereka berupaya meningkatkan keterampilan dan kemandirian melalui pemanfaatan teknologi asistif.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.