Foto: Wacana Ojol Jadi Karyawan Platform Dinilai Berpotensi Ganggu Ekosistem Ekonomi Digital

Executive director of the asosiasi mobilitas dan pengantaran digital indonesia (modantara) Agung Yudha (kedua kanan) berbincang dengan Driver ojol penasehat asosiasi URC bergerak Roy Rawung (kanan), Ketua Umum Kajol Indonesia Firmansyah (kiri) dan Ketua Komunitas Ojol Tuna Rungu Relawan Indonesia Fika chasasmeta (kedua kiri) usai mengikuti Diskusi dinamika regulasi dan kemitraan ekosistem ojol di Indonesia, Jakarta, Kamis (5/11).Wacana perubahan status mitra pengemudi ojek online (ojol), taksi online (taksol), dan kurir online (kurol) menjadi karyawan platform digital dinilai berpotensi menimbulkan dampak signifikan terhadap perekonomian Indonesia. Kebijakan tersebut dikhawatirkan mengurangi fleksibilitas kerja, membatasi kesempatan pendapatan mitra, hingga memengaruhi keberlangsungan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang bergantung pada ekosistem digital.

Executive director of the asosiasi mobilitas dan pengantaran digital indonesia (modantara) Agung Yudha (kedua kanan) bersama dengan Driver ojol penasehat asosiasi URC bergerak Roy Rawung (kanan), komunitas ojol mengikuti Diskusi dinamika regulasi dan kemitraan ekosistem ojol di Indonesia, Jakarta, Kamis (5/11).Wacana perubahan status mitra pengemudi ojek online (ojol), taksi online (taksol), dan kurir online (kurol) menjadi karyawan platform digital dinilai berpotensi menimbulkan dampak signifikan terhadap perekonomian Indonesia. Kebijakan tersebut dikhawatirkan mengurangi fleksibilitas kerja, membatasi kesempatan pendapatan mitra, hingga memengaruhi keberlangsungan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang bergantung pada ekosistem digital.

Executive director of the asosiasi mobilitas dan pengantaran digital indonesia (modantara) Agung Yudha (tengah) bersama Driver ojol penasehat asosiasi URC bergerak Roy Rawung (kedua kanan), Ketua Umum Kajol Indonesia Firmansyah (kiri) dan Ketua Komunitas Ojol Tuna Rungu Relawan Indonesia Fika chasasmeta (kanan) mengikuti Diskusi dinamika regulasi dan kemitraan ekosistem ojol di Indonesia, Jakarta, Kamis (5/11).Wacana perubahan status mitra pengemudi ojek online (ojol), taksi online (taksol), dan kurir online (kurol) menjadi karyawan platform digital dinilai berpotensi menimbulkan dampak signifikan terhadap perekonomian Indonesia. Kebijakan tersebut dikhawatirkan mengurangi fleksibilitas kerja, membatasi kesempatan pendapatan mitra, hingga memengaruhi keberlangsungan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang bergantung pada ekosistem digital.

Executive director of the asosiasi mobilitas dan pengantaran digital indonesia (modantara) Agung Yudha mengikuti Diskusi dinamika regulasi dan kemitraan ekosistem ojol di Indonesia, Jakarta, Kamis (5/11).Wacana perubahan status mitra pengemudi ojek online (ojol), taksi online (taksol), dan kurir online (kurol) menjadi karyawan platform digital dinilai berpotensi menimbulkan dampak signifikan terhadap perekonomian Indonesia. Kebijakan tersebut dikhawatirkan mengurangi fleksibilitas kerja, membatasi kesempatan pendapatan mitra, hingga memengaruhi keberlangsungan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang bergantung pada ekosistem digital.

Doc. Foto: Koran Jakarta/Wahyu AP

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.