Kabar Baik! Pemerintah Buka CPNS November 2026, 139 Ribu Formasi Guru Menanti
Jumat, 06 Nov 2026, 15:44 WIBJakarta - Pemerintah akan membuka rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) mulai November 2026, termasuk untuk memenuhi kebutuhan tenaga pendidik dengan kuota formasi guru sekitar 139 ribu.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan pembukaan rekrutmen CPNS dilakukan untuk menyegarkan komposisi pegawai negeri sipil (PNS), terutama menyusul banyaknya pegawai yang memasuki masa pensiun. Selain itu, kebutuhan sumber daya manusia untuk mendukung program-program prioritas pemerintah juga menjadi pertimbangan.
âPada kesempatan yang baik ini kami ingin juga mengumumkan bahwa pemerintah akan melakukan proses rekrutmen CPNS,â kata Prasetyo dalam jumpa pers seusai rapat koordinasi pemerintah dengan DPR di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (6/11).
Menurut dia, seleksi CPNS direncanakan dibuka pada November ini. Adapun informasi lebih terperinci mengenai tahapan dan persyaratan seleksi akan disampaikan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) dalam waktu dekat.
Prasetyo mengimbau masyarakat yang berminat mengikuti seleksi agar memantau pengumuman resmi pemerintah dan mulai mempersiapkan diri menghadapi seluruh tahapan tes.
âBagi adik-adik kita, perlu kami sampaikan bahwa dipersilakan untuk mengikuti pengumuman dan juga mempersiapkan diri untuk mengikuti seluruh rangkaian tes yang akan dilaksanakan oleh pemerintah dalam rangka pengangkatan CPNS,â ujarnya.
Kekurangan Guru
Salah satu formasi yang disiapkan dalam rekrutmen tersebut adalah tenaga pendidik. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyatakan siap membuka seleksi CPNS untuk guru dengan kuota sekitar 139 ribu formasi.
Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikdasmen Nunuk Suryani mengatakan pemerintah menargetkan pemenuhan kekurangan guru yang saat ini mencapai 464.856 orang dan tersebar di seluruh Indonesia dapat dilakukan secara bertahap dalam tiga tahun.
âIntinya itu ada 464.000 yang akan dibuka secara bertahap selama tiga tahun, pembagiannya 30 persen, 30 persen, dan 40 persen. Jadi nanti ya dihitung saja, dari 464 ribu itu 30 persennya berapa, itu yang akan dimulai untuk CPNS guru tahun ini,â kata Nunuk.
Ia menjelaskan pembukaan formasi CPNS guru tersebut berlaku untuk masyarakat umum sepanjang memenuhi persyaratan menjadi PNS. Dengan demikian, pelamar tidak diwajibkan memiliki sertifikat Pendidikan Profesi Guru (PPG).
Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti mengatakan guru non-Aparatur Sipil Negara (ASN) juga akan memperoleh kesempatan mengikuti seleksi untuk menjadi PNS maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Dalam keterangannya kepada wartawan seusai rapat terbatas di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, Mu'ti menyebut kebijakan tersebut merupakan bagian dari langkah Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kapasitas dan kesejahteraan guru.
"Guru non-ASN itu nanti diberi kesempatan untuk menjadi PNS atau menjadi PPPK dengan tes. Tapi kalau guru non-ASN yang tidak lulus tes PPPK atau PNS, maka statusnya tetap menjadi guru non-ASN yang digaji melalui dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah)," kata Mu'ti.
- CPNS 2027
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Antara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.