Bekasi Siap Jadi Magnet Industri! Cikarang Industrial Expo 2026 Resmi Dibuka

Jumat, 06 Nov 2026, 04:14 WIB

KABUPATEN BEKASI - Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat membuka kegiatan 'Cikarang Industrial Expo 2026' sebagai upaya mendorong penguatan ekosistem industri adaptif, inovatif dan berkelanjutan guna meningkatkan daya saing daerah sekaligus memperluas manfaat pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat.

Sekda Kabupaten Bekasi Endin Samsudin mengatakan sebagai salah satu pusat kawasan industri terbesar di Indonesia, daerahnya memiliki posisi strategis dalam perekonomian nasional yang keberadaannya harus diimbangi dengan peningkatan daya saing, inovasi serta pemanfaatan teknologi.

Ket. Foto: Pembukaan ajang Cikarang Industrial Expo 2026 di MaxxBox Orange County Cibatu, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Kamis (5/11). — Sumber: Antara foto

"Industri di Kabupaten Bekasi harus terus beradaptasi dan berinovasi. Kita tidak cukup hanya menjadi kawasan tempat berlangsung kegiatan produksi tetapi juga harus mampu menjadi bagian dari ekosistem industri modern yang produktif, efisien dan berkelanjutan," katanya di Cikarang, Kamis.

Ia menilai perkembangan teknologi otomotif, digitalisasi, efisiensi energi hingga tuntutan proses produksi ramah lingkungan menjadi tantangan sekaligus peluang bagi dunia industri untuk terus berkembang.

Endin berharap melalui Cikarang Industrial Expo 2026 pada 5-7 November 2026, para pelaku industri memperoleh informasi mengenai perkembangan teknologi terbaru, memperluas jejaring usaha serta membangun kemitraan strategis yang memberikan kontribusi nyata terhadap kemajuan sektor industri.

Selain mendorong pertumbuhan industri dan investasi, Pemerintah Kabupaten Bekasi juga menaruh perhatian terhadap pemerataan manfaat ekonomi bagi masyarakat khususnya melalui peningkatan kesempatan kerja dan kompetensi tenaga kerja lokal.

Menurutnya pertumbuhan industri harus berjalan seiring dengan terbukanya akses masyarakat terhadap lapangan pekerjaan serta peningkatan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha.

Pemerintah daerah juga mendorong perusahaan besar untuk memperluas kemitraan dengan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) lokal agar dapat terlibat langsung dalam rantai pasok industri.

"Dengan demikian, UMKM Kabupaten Bekasi tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga memiliki kesempatan untuk tumbuh dan mengambil bagian dalam perkembangan sektor industri," katanya.

Dirinya menekankan sinergi pemerintah daerah, pelaku industri, penyedia teknologi dan dunia usaha sebagai salah satu faktor penting menciptakan iklim investasi yang kondusif sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkualitas.

  • Pemkab Bekasi
  • Kabupaten Bekasi
  • Daya Saing Industri

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Marcellus Widiarto

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.