Peternak Petelur Bernapas Lega, Bulog Jabar Kirim Pasokan Jagung SPHP ke 6 Daerah
Kamis, 05 Nov 2026, 20:15 WIBBANDUNG -Â Perum Bulog Kantor Wilayah Jawa Barat menyalurkan 60 ton jagung program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di enam kabupaten guna menekan biaya pakan peternak ayam petelur skala mikro.Â
Kepala Kanwil Bulog Jawa Barat Nurman Susilo mengatakan penyaluran tersebut diharapkan dapat menekan biaya produksi, khususnya komponen pakan yang menjadi salah satu pengeluaran utama dalam usaha peternakan ayam petelur.
âDi wilayah Kanwil Bulog Jawa Barat, kegiatan dilaksanakan di enam lokasi, termasuk di Bandung. Total penyaluran jagung SPHP hari ini mencapai 60 ton untuk enam kabupaten,â kata Nurman kepada ANTARA di Bandung, Kamis (5/11).
Nurman menyebut Bulog menjual jagung SPHP kepada koperasi sebesar Rp5.000 per kilogram. Selanjutnya, koperasi dapat menjual kepada peternak dengan harga maksimal Rp5.500 per kilogram.
âHingga saat ini, realisasi penyaluran jagung SPHP di wilayah Jabar telah mencapai sekitar 1.100 ton,â kata dia.
Terkait mekanisme penyaluran, ia menjelaskan bahwa calon penerima terlebih dahulu didata oleh dinas terkait. Data tersebut kemudian diteruskan kepada pemerintah provinsi dan Badan Pangan Nasional (Bapanas).
Selanjutnya, Bapanas menugaskan Bulog untuk menyalurkan jagung sesuai alokasi yang telah ditetapkan, termasuk berdasarkan nama koperasi dan peternak yang tercatat dalam data penerima.
âBulog menerima penugasan berdasarkan jumlah tonase, nama koperasi, dan nama peternak. Seluruh penerima sudah terdata berdasarkan nama dan alamat,â ujarnya.
Selain menyalurkan jagung, Bulog Jabar juga berencana menyerap sebanyak 4,6 ton telur dari peternak di enam kabupaten dengan dilakukan secara bertahap hingga bulan depan.
âKami berharap dari program ini dapat menjaga stabilitas harga jagung di tingkat petani melalui penyerapan hasil panen oleh Bulog,â katanya.
- ketahanan pangan
- peternak ayam petelur
- jagung sphp
- bulog jabar
- harga pakan ayam
Redaktur: alfred
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
GKR Hayu Dorong Karang Taruna Hadir dan Berdampak di Tengah Masyarakat
-
Korut Tuduh Korsel Rekayasa Ranjau Darat
-
Tahu Alasan Tingginya Harga Ponsel Belakangan?
-
Konser YE Live in Jakarta Bukti Pegiat Ekraf Nasional Mampu Hadirkan Pertunjukkan Internasional
-
Apakah Termasuk Pemain Tambahan yang Akan Direktrut untuk Piala Asia 2027? Taisei Marukawa Selangkah Lagi Jadi WNI
Keselamatan Jemaah Kewajiban Negara, Gus Yaqut Dinilai Kedepankan Maslahat dalam Kebijakan Haji 2024
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.