Budi Daya Ikan Jadi Peluang Ekonomi, Pemkab Batang Bidik Kemandirian Masyarakat

Kamis, 05 Nov 2026, 17:15 WIB

BATANG – Pengenalan budi daya ikan menjadi langkah strategis untuk memperluas sumber ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

Namun, pengembangan sektor ini tidak cukup berhenti pada pengenalan teknik pemeliharaan, melainkan perlu diikuti pendampingan, akses permodalan, ketersediaan benih dan pakan berkualitas, serta kepastian pasar.

Ket. Foto: Pelaku usaha budi daya ikan lele di Kecamatan Wonotunggal Kabupaten Batang melakukan sortir ikan lele. — Sumber: ANTARA/Kutnadi

Tanpa dukungan ekosistem tersebut, potensi budi daya ikan sulit berkembang menjadi usaha produktif yang berkelanjutan, terutama bagi pembudidaya skala kecil.

Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, berupaya memberikan bekal pengetahuan budi daya ikan lele dan nila secara tepat pada masyarakat sebagai salah satu alternatif usaha produktif untuk meningkatkan penghasilan keluarga.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang Budi Santosa di Batang, Kamis (5/11), mengatakan bahwa keberhasilan budi daya ikan tidak hanya bergantung pada kualitas bibit saja melainkan juga perlu pengetahuan seperti tata cara mengatur pengelolaan kolam, kepadatan ikan, pemberian pakan, dan pemeliharaan kualitas air.

"Hal ini perlu diperhatikan pada warga yang akan melakukan budi daya ikan tawar agar pertumbuhan ikan tetap optimal," katanya pada penyuluhan budi daya ikan lele dan nila yang dikolaborasikan melalui kegiatan nonfisik TMMD Reguler ke-130 Kodim 0736Batang.

Menurut dia, ikan lele dan nila memiliki peluang pasar yang cukup baik untuk dipasarkan karena banyak dikonsumsi masyarakat dan mengandung protein hewani yang baik.

Dengan pengelolaan yang tepat, kata dia, usaha budi daya ikan dapat dikembangkan mulai dari skala rumah tangga.

Ia yang didampingi perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan Rendi Noviato mengatakan melalui penyuluhan dan pembekalan ini, warga bisa akan semakin memahami teknik dasar pemeliharaan ikan sekaligus mampu melihat peluang usaha dari sektor perikanan.

Pemanfaatan lahan yang tersedia untuk kolam budi daya, kata dia, juga dapat menjadi pilihan kegiatan ekonomi produktif.

"Kegiatan penyuluhan ini salah satu bukti nyata kolaborasi antara instansi terkait dengan pihak TNI dalam menyiapkan kemandirian ekonomi warga. Semoga ilmunya bermanfaat, bisa membuka peluang bisnis baru," katanya.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.