Liga Champions: Manchester United Bangkit Dramatis, PSG Pesta Enam Gol ke Gawang Villarreal

Rabu, 04 Nov 2026, 09:00 WIB

PARIS – Manchester United mencatatkan kebangkitan sensasional dengan mengalahkan AS Roma 3-2 setelah tertinggal dua gol dalam lanjutan Liga Champions, Rabu (4/11) dini hari WIB. Kemenangan dramatis itu sekaligus memberikan sedikit kelegaan bagi pelatih Michael Carrick yang tengah berada dalam tekanan.

Sementara itu, juara bertahan Paris Saint-Germain (PSG) melanjutkan catatan sempurna mereka di kompetisi elite Eropa tersebut. Klub raksasa Prancis itu tampil tanpa ampun dengan melibas Villarreal 6-0.

Ket. Foto: Pemain Manchester United dan AS Roma berebut bola dalam laga Liga Champions, Rabu (4/11) dini hari WIB. — Sumber: Goal

Manchester United sempat berada di ambang kekalahan memalukan setelah kebobolan dua gol dalam 18 menit pertama. Gol Mathias Soule melalui penyelesaian cerdik dan penalti Donyell Malen membuat suasana di Old Trafford semakin panas.

Namun, Setan Merah bangkit luar biasa pada babak kedua. Mereka membalikkan keadaan dan mengubah atmosfer penuh kemarahan di stadion menjadi kegembiraan.

Matheus Cunha menjadi pahlawan kemenangan United setelah mencetak dua gol hanya dalam rentang tiga menit menjelang akhir pertandingan. Meski kemudian diusir wasit pada masa tambahan waktu, kontribusinya sudah cukup untuk memastikan tiga poin bagi tuan rumah.

Perayaan meriah para pemain dan pendukung United pada akhir laga sangat kontras dengan situasi pada babak pertama. Ketika itu, sejumlah suporter melemparkan bola tenis dan benda-benda lain ke lapangan Old Trafford. Mereka juga melontarkan nyanyian bernada kasar yang ditujukan kepada keluarga Glazer, pemilik mayoritas klub.

"Kami tahu para penggemar akan mendukung kami sampai hari terakhir. Kami hanya harus memberikan hasil yang bagus untuk mereka," kata kapten United, Bruno Fernandes, kepada TNT.

Kemenangan tersebut membuat United menyambut pertandingan melawan Aston Villa pada Minggu dengan suasana hati yang jauh lebih baik. Villa sendiri menelan kekalahan 0-3 dari Barcelona.

United berhasil menghukum Roma yang tampil ceroboh setelah sempat menunjukkan kualitas sebagai salah satu kandidat kuat perebutan gelar liga di Italia. Tim tamu kehilangan kendali permainan pada babak kedua setelah tampil meyakinkan sebelum turun minum.

"Saya berbicara saat jeda tentang pentingnya tetap berpikir positif. Apa pun bisa terjadi di sini. Saya sudah melihatnya berkali-kali selama bertahun-tahun," ujar Carrick.

"Anda hanya membutuhkan sesuatu yang berjalan sesuai keinginan kami, dan para pemain tampil fantastis pada babak kedua."

Roma sebenarnya memiliki peluang untuk mengunci kemenangan. Namun, mereka gagal memberikan pukulan penentu dan justru runtuh setelah Bruno Fernandes memperkecil ketertinggalan United pada menit ke-58 melalui titik penalti.

Eksekusi pertama Fernandes berhasil ditepis kiper ketiga Roma, Devis Vasquez. Namun, penalti harus diulang karena sejumlah pemain Roma lebih dahulu memasuki area terlarang.

Pada kesempatan kedua, gelandang asal Portugal itu tidak menyia-nyiakan peluang dan melepaskan tendangan keras yang tak mampu dibendung Vasquez.

Gol tersebut membangkitkan kepercayaan diri United sekaligus membuka jalan bagi Cunha untuk mencetak dua gol penentu. Kebangkitan itu memberikan ruang bernapas bagi Carrick menjelang jeda internasional setelah pertandingan akhir pekan ini.

Roma kembali harus menyesali kegagalan mempertahankan keunggulan besar. Sebelumnya, mereka juga sempat membuang keunggulan saat menghadapi Real Madrid dalam satu-satunya kekalahan mereka musim ini.

PSG membuktikan bahwa mereka tetap memiliki daya ledak luar biasa meski tanpa sejumlah pemain andalan. Tanpa Khvicha Kvaratskhelia, Ousmane Dembele, kapten Marquinhos, dan Nuno Mendes, tim asuhan Luis Enrique tetap tampil dominan saat menghancurkan Villarreal 6-0.

Pertandingan tersebut berlangsung pada malam ketika klub-klub elite Eropa memberikan penghormatan kepada Jesus de Miguel, pemain Tenerife yang meninggal dunia dalam usia 30 tahun. Sebelum pertandingan dimulai, seluruh laga diawali dengan mengheningkan cipta.

De Miguel meninggal akibat cedera yang dideritanya setelah mengalami benturan mengerikan dengan penjaga gawang FC Andorra dalam pertandingan kasta kedua Liga Spanyol. Kepergiannya membuat dunia sepak bola berduka, dengan ucapan belasungkawa mengalir dari berbagai penjuru.

Di lapangan, PSG langsung memperlihatkan dominasi. Joao Neves, Desire Doue, Senny Mayulu, dan Fabian Ruiz mencetak gol dalam rentang hanya delapan menit pada babak pertama.

Empat gol tersebut sekaligus mencatatkan rekor sebagai empat gol tercepat yang pernah dicetak dalam satu pertandingan kompetisi antarklub elite Eropa.

Absennya Kvaratskhelia dan sejumlah pemain utama lainnya sama sekali tidak mengurangi ketajaman PSG. Ruiz kembali mencatatkan namanya di papan skor, sedangkan pemain muda David Boly turut menyumbangkan gol untuk menyempurnakan kemenangan besar tersebut.

Hasil ini mengantarkan PSG ke puncak klasemen sementara Liga Champions.

"Kami tampil mengesankan sepanjang pertandingan dan sangat puas dengan hasil ini, meskipun tentu saja situasi tersebut sangat sulit bagi Villarreal," kata Luis Enrique.

"Namun, memang tidak mudah ketika Anda menghadapi tim seperti kami yang terus melakukan tekanan."

Bayern Munich juga berhasil meraih kemenangan penting meski kehilangan sejumlah pemain bintang. Klub Jerman itu menundukkan Atletico Madrid 2-0 di ibu kota Spanyol dan berhasil menembus delapan besar klasemen sementara.

Penyerang muda Jerman, Lennart Karl, dan Konrad Laimer mencetak gol pada babak kedua untuk memastikan kemenangan Bayern.

Hasil tersebut diraih tanpa kehadiran Jamal Musiala, Luis Diaz, Serge Gnabry, dan Ismael Saibari yang absen dalam pertandingan tersebut.

Sementara itu, Inter Milan bangkit setelah menelan kekalahan dalam derby pada akhir pekan. Nerazzurri mengamankan kemenangan meyakinkan 3-0 atas Feyenoord.

Yann Bisseck, Pio Esposito, dan Piotr Zielinski menjadi pencetak gol yang memastikan Inter kembali ke jalur kemenangan di Liga Champions.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.